
Setelah mencari cari akhirnya nasha menemukan keberadaan erland. Ia sedang melamun di tepi pantai, ia melihat keindahan alam tersebut, sambil menenangkan pikirannya.
Erland sesekali menyebutkan nama nasha, karena ia benar-benar sayang dengan nasha, walaupun nasha membuat perasaan erland kecewa. Tetapi ia tidak sama sekali membenci nasha.
Dan membuat nasha tersentuh dengan kata kata erland.
"Nasha, gue bener-bener berharap lo beneran cinta sama gue, dan bukan cinta seorang sahabat, walau lo udah sedikit perasaan gue sakit, tapi gue gak akan benci atau marah ke lo nash, gue hanya bisa berdoa dan berdoa supaya hati lo terbuka buat gue nash, huh!"ujar erland yang membuat nasha merasa bersalah memberikan erland cinta sahabat.
"Ternyata erland bener-bener serius sama gue, dia sama sekali gak marah ke gue apalagi sampai benci sama gue, gue udah salah kasih cinta sahabat kedia." ucapan nasha kepada dirinya sendiri
Ia pun menghampiri erland yang menatap kearah air yang biru dan langit yang cerah. Yang senada dengan rasa sayangnya ke nasha.
"Land, aku akan coba buat bener-bener cinta sama kamu, aku merasa bersalah udah buat perasaan kamu hancur dengan kata kata aku yang bener-bener gak pantas tadi!"
ucapan nasha yang muncul dari arah belakang erland yang berjalan menghampirinya.
"Nasha?kamu ngapain kesini" ujar erland kaget
"Aku cuma pengen jadi teman terdekat kamu dan mungkin bisa jadi teman hidup kamu, tapi tidak sekarang, aku masih mencoba untuk mencinta kamu seutuhnya land, maafin aku kalau aku belum bisa menempatkan hati aku ke kamu, semuanya butuh proses dan waktu"
__ADS_1
ujar nasha yang membuat erland tersenyum
"Aku menghargai jerih payah kamu untuk bisa membuka pintu hati kamu untuk aku nasha, aku berharap bisa menjadi teman kamu dan teman sisa hidup kamu" ucap erland berharap
"Land, kamu masih mau kita menjalani kehidupan sebagai kekasih, walau aku masih berusaha untuk mencoba cinta sama kamu" tanya nasha yang dijawab seyuman manis dari erland.
"Iih, kok kamu malah seyum, jawab, aku akan coba land, kasih aku kesempatan kedua" nasha merayu erland
"Iya, jangan kan kesempatan kedua, kesempatan ketiga keempat kelima juga aku kasih buat kamu" gombalan erland
"Ih, kamu malah gombal, em kita main disini dulu yuk land, sambil ngerayain hari jadian kita, kemaren kan kita gak jadi makan" ajak nasha ke erland
Mereka pun segera pergi ke pantai dan bermain air disana, Dan beberapa menit kemudian nasha ditelpon oleh nachita karena acara seminar akan segera dimulai.
"Halo chit, kenapa?" tanya nasha
"Ih, lo kemana sih, acaranya udah mau mulai ni, lo ketua panitia malah pergi dari lagi. Lo cepetan kesini sebelum bu erna sama dekan tau kalau lo pergi dari acara, bisa bisa lo dikasih nilai nol loh!" jawab nachita memberi tahu nasha
__ADS_1
"Oh iya gue lupa, iya deh gue kesana sama erland, lo jangan bilang sama bu erna ya apalagi dekan bisa gak lulus gue" ujar nasha agak panik.
"Iya, eh tunggu lo sama erland?" tanya nachita bingung.
"Iya gue tadi nyari dia, karna gue yakin kalau erland ngundurin diri jadi panitia gara gara gue, dan gue merasa bersalah jadi gue cari dia deh" jawab nasha panjang lebar
"Ha bagus tu, lo ajak dia kesini sekalian ajak dia balik jadi panitia, gue pusing ngurusin acara karna kurang panitia" ujar nachita senang.
"Iya yaudah gue langsung ke kampus deh. Bye" jawab nasha
"Iya. Bye!"
Nasha pun segera memberi tahu erland kalau ia masih dibutuhkan sebagai panitia acara seminar.
"Land kita balik ke kampus yuk, acaranya udah mau dimulai dan kalau kita gak balik bisa bisa kita gak lulus, dan nachita bilang kalau dia masih butuh panita buat seminar." ucap nasha kepada erland.
"Oh iya aku lupa, yaudah yuk kita kekampus, oh ya kamu kesini naik apa?" tanya erland
"Aku kesini tadi naik mobil! kenapa?" jawab nasha
"Oh yaudah oke, kita berarti balik ke kampus nya sendiri sendiri, aku juga bawa mobil soalnya" ujar erland.
__ADS_1
"Okeh yuk!" ajak nasha.
SELANJUTNYA...