
"Maa dan cika ternyata satu kampus dan cika sangat senang melihat maa karena dia bebas untuk mem bully maa tetapi maa bukan gadis yang lemah dia tidak terima jika ada orang mem bully dia karena tujuannya kuliah untuk belajar bukan bahan bully an.
Hei... ujar cika kepada teman temannya.
Hai cika ujar teman temannya "serentak" "Yaitu teman temannya ya yang bernama meli dan mela mereka memiliki sifat yang jahat sama seperti cika karena mereka ikut ikutan sama cika apa yang cika bilang mereka harus turutin karena cika selalu mentraktir mereka dan memberikan uang untu shopping mereka"
Tumben kamu cepat ujar meli kepada cika "meli yang memiliki sifat pemalu dan takutdan otak ya kadang tidak konek"
Kamu juga ada ada saja meli "jawab Mela kepada meli" ya dia mau kuliah lh dan pastinya dia punya masalah kalo dia cepat dan pasti minta bantuan kepada kita ujar mela.
Ia kamu betul aku mau kalian berdua membantu aku untuk mencari seseorang dan beri dia pelajaran dan kita buat dia takut dan akhirnya pergi dari kehidupannya boby ujar cika kepada teman temannya.
Maksud kamu kita harus gimana? tanya meli yang kebingungan dan sama sekali tidak mengerti maksud cika.
Ya ampun meli lebih baik kamu diam dan ikuti rencana cika jika kamu tidak mengerti "ujar mela yang sangat geram dengan kelakuan temannya yang satu ini karena otaknya lelet"
Udah udah kalian jangan berantem aku ke kelas dulu yang terpenting sekarang kalian siap siaga kalo kita akan segera mencari tahu
siapa wanita itu ujar cika lalu pergi.
"Diperjalanan ke kampus cika melihat seorang gadis berpenampilan sederhana dan sangat mirip dengan wanita yang dia lihat"
Tunggu dulu itu bukannya cewek yang bersama dengan boby tapi dia tidak mungkin kuliah disini lagian dia berpenampilan kampungan banget lebih baik aku hampiri dia aja ujar cika dalam hati "pergi mengejar cwek itu"
Hei... tunggu...hei... tunggu ujar cika kepada maa yang sedang berlari mengejar maa.
Kamu memanggil aku ujar maa kepada cika.
Ia aku memanggil kamu udah tahu di panggil tetap aja kamu jalan seharusnya kamu berhenti jika ada orang memanggil kamu ujar cika dengan kesal.
Maaf ya saya tidak mengenal kamu dan kamu tidak memanggil nama ku jadi aku tidak tahu kalau kamu memanggil saya ujar maa kepada cika.
Ya udah sekarang saya tanya nama kamu siapa dan namaku cika dan apa urusan kamu dengan boby? tanya cika begitu sombong.
Nama saya maa boby siapa ya? ujar maa.
Kamu gak usah pura pura memang ya kalo cewek kampungan itu pintar geles ujar cika kepada maa dengan kesal.
Maaf ya walaupun saya dari desa dan kuliah di kota bukan berarti kamu seenaknya menghina saya seperti itu saya tahu kamu orang kaya dan terhormat tapi bukan berarti kamu bisa menginjak injak harga diri saya ujar maa kepada cika.
Saya tanya kamu,m betul kamu tidak kenal dengan boby adipuro? tanya cika kepada maa.
__ADS_1
Ia saya kenal dan dia mantan bos saya ujar maa kepada cika.
Mantan bos? hei...kamu sadar gak penampilan kamu yang sangat tidak enak di pandang ini bisa bekerja di perusahaan boby oh ia mungkin kamu sebagai OB atau apalah itu "tertawa terbahak-bahak"bangun bangun kamu ujar cika kepada maa.
Terserah kamu yang penting saya dan pak boby tidak memiliki hubungan apa apa kecuali pekerjaan lagian saya udah di pecat pak boby ujar maa.
Ya bagus dong dan asal kamu tahu aku itu calon istri boby dan kamu jangan berharap bisa memiliki boby dan satu lagi kamu tidak boleh dekat dekat dengan boby jika saya melihat kamu dekat dengan boby saya akan melakukan sesuatu sama kamu byee ujar cika kepada maa"tertawa dan pergi meninggalkan maa"
Itu cewek udah gak waras apa udah sinting
kalau aku jadi pak boby gak akan mau menikah sama cewek gak waras seperti itu lagian siapa yang mendekati pak boby lagian aku gak pernah naksir sama pak boby aku tahu diri kok gak mungkin pak boby naksir sama aku ujar maa dalam hati"duduk di taman sambil baca buku"
Cika sangat senang dan ingin memberitahukan kepada tante nuri ibunya boby bahwa dia sudah menemukan gadis yang laki didekati boby.
Sesampainya di rumah boby cika langsung masuk ke rumah boby dan memanggil manggil tante nuri.
Tante....tante...cika datang tante ujar cika memanggil tante nuri.
Ehh..kamu cika ngapai tumben siang siang dah kesini emang ya kamu gak kuliah? tanya tante nuri Kepada cika.
Tante cika dah pulang dari kampus dan cika udah membawa kabar bagus tante ujar cika kepada tante nuri dengan semangat dan tersenyum.
Kabar bagus apa sih cika? tanya tante nuri.
Dia kuliah di kampus kamuberarti dia anak orang kaya dong? tanya tante nuri.
Hahaha hahaha.... cika tertawa terbahak-bahak Ya ampun tante lumanya kalau kaya ini dekil corok kampungan dan ngaku ngaku mantan karyawan boby "tertawa terbahak-bahak" ujar cika kepada tante nuri.
Ya ampun boby masa kamu naksih Sama cewek seperti itu nanti tante kasih Pelajaran sama cewek itu kamu tahu dimana rumah cewek itu? tanya mama boby kepada cika.
Kurang tahu sih tante mending kita samperin aja dia di jalan depan kampus biasanya kalau pulang dia naik angkot jadi kemungkinan dia nunggu disana tante ujar cika.
Ia udah kita kesana sekarang ujar tante nuri "mereka pergi untuk menemui maa"
"Akibat salah paham cika menuduh maa pacaran dengan boby dan maa harus menerima beban hidupnya yang berat di tambah lagi mulut mama boby seperti cabe rawit pedas banget"
"Maa menunggu angkot sendiri dan duduk sambil main hp tiba tiba ada mobil mewah berhenti di depannya dan turun seorang wanita separuh baya dan seorang gadis menghampirinya"
Apa kamu yang bernama maa? tanya wanita separuh baya itu.
Ia saya sendiri bu ujar maa.
__ADS_1
Perkenalkan saya nuri ibu boby dan ini cika calon menantu saya ujar mama boby kepada cika.
Ada apa ya bu kalian datang untuk menemui saya? tanya maa.
Saya gak perlu basa basi saya minta sama kamu jauhi boby atau saya tidak akan segan segan melukai kamu dan anak saya tidak pantas dengan kamu kamu itu kampungan miskin dekil dandanan kamu aja norak dasar rakyat jelantah ujar mama boby kepada maa
dan cika tertawa terbahak-bahak saat mama boby menghina maa.
Maa terdiam dan menangis dia bingung kenapa mama boby ngomong seperti itu padanya padahal dia dan boby tidak memiliki hubungan apapun lagian dia tidak suka sama pak boby karena dia tahu bahwa mereka beda dan sangat beda.
Maaf tante saya memang orang miskin tapi tante tiba bisa seenaknya ngomong seperti itu kepada saya lagian saya dan pak boby tidak memiliki hubungan apapun ujar maa dan saya permisi "maa pergi meninggalkan mama boby dan cika sambil menagis"
Gasar gadis desa yang tidak tahu diri ujar mama boby ayok kita pergi "mereka pergi dan meninggalkan tempat itu"
"Maa yang berjalan dan menangis dan tidak mengerti apa yang sedang terjadi dan dia bingung harus ngapain lagi"
Kenapa mereka tega menghina aku padahal aku tidak mengenal mereka sama sekali aku tahu aku miskin dekil apakah mereka pantas menghinaku aku dan pak boby tidak memiliki hubungan apapun ujar maa dalam hati.
Bukannya itu maa yah kok dia jalan seperti orang menangis boby mempercepat membawa mobil dan berhenti di depan maa.
Boby turun dari mobil maa kamu kenapa kok menangis seperti ini? tanya boby Kepada maa.
Aku gapapa pak ujar maa oh ya pak lebih baik bapak gak usah peduli dan menemui aku aku begini karena mama pak boby dan cika calon istri bapak mereka menuduh aku ada hubungan apa apa dengan bapak karena mereka pernah melihat aku naik mobil bapak ujar maa menangis.
Tiba tiba boby memeluk maa maaf ya mama aku dan cika mereka udah salah paham sama kamu oh ya cika bukan calon istri aku aku belum memiliki calon istri ujar boby kepada maa.
Maa melepaskan pelukan pak boby dan berlari mengejar angkot dan pergi meninggalkan pak boby sendiri di jalan.
Mama dan cika memang keterlaluan ujar boby dalam hati naik ke dalam mobil dan membawa mobil lebih cepat agar bisa ketemu dengan mama dan cika tak lama kemudian sesampainya di rumah boby melihat cika dan mamanya tertawa terbahak-bahak.
Mama cika kalian memang keterlaluan ujar boby kepada cika dan mamanya.
Kamu ini apa apaan sih datang marah marah ujar mama boby.
Mah apa yang udah kalian lakukan kepada maa ujar boby.
Oh jadi gadis desa itu memberitahukan kepada kamu kalo mama dan cika menemui dia dan menghina dia ia mama memang lakukan itu supaya dia tidak dekat dekat lagi dengan kamu dan sampai kapan pun mama gak akan setuju dengan hubungan kalian ujar mama boby.
Mah aku capek ngomong sama mama"pergi lalu meninggalkana mama dan cika).aku ke kamar dulu ujar boby"
Sesampainya di kamar ya ampun gara gara mama dan cika salah paham maa yang kenak batunya maafin aku ya maa tapi aku bisa mengambil kesempatan ini supaya aku gak di jodohkan dengan cika biar lah mama berpikir bahwa aku pacaran dengan maa lagian maa jauh lebih cantik dibandingkan cika dan maa juga baik pekerja keras lagi ahk...apa sih yang ada di pikiran ku kok aku jadi memikirkan dia
__ADS_1
ah...kok semua jadi serumit ini sih ujar boby sambil rebahan.
Bersambung~