Cinta Bersemi

Cinta Bersemi
Bab 16


__ADS_3

"Malam hari yang sangat sunyi maa duduk di depan rumah dan merindukan ayahnya di kampung tetapi dia tidak bisa pulang karena dari telpon saja tidak dapat melepaskan rindunya kepada ayahnya"


Waktu begitu cepat berlalu dan aku kangen ayah ayah lagi apa ya sekarang ujar maa dalam hati.oh ia ya aku telpon ayah dulu ujarnya.


"Memanggil........ "maa menelpon ayahnya"


Pak sanak~


"Tuttutttttttttuttutttttttt...bunyi telpon"


Siapa sih malam malam nelpon jam segini ujar pak sanak.


Halo... ujar pak sanak.


Halo...ayah lagi apa ini aku maa ujar maa.


Ternyata kamu sayang kok kamu nelpon ayah malam malam ayah udah tidur dan terbangun mendengar suara telpon kamu ujar ayahnya.


Maaf ayah maa gak punya waktu dan maa hanya punya waktu malam maa sangat kangen sama ayah"sedih karena merindukan ayahnya"


Ia sayang gapapa lagian ayah udah gak ngatuk lagi oh yah gimana kuliah kamu nak? ujar pak sanak.


Kuliah maa lancar ayah dan pekerjaan maa juga ya lumayan capek ayah ujar maa tapi ayah baik baik kan yah ujar maa.


Ia ayah baik baik aja dan kamu juga jaga kesehatan ya sayang ayah gak mau dengar kamu sakit ujar ayah.


Ia ayah maa pasti Jaga kesehatan kok oh ya yah udah dulu yah maa mau tidur soal ya kecapekan yah.


Ia ayah juga mau tidur selamat malam dan Jangan lupa berdoa ya sayang ujar ayah.


Ia ayah ku sayang"maa mematikan telpon tuttutttttttttuttutttttttt"


Huuuu..... seandainya ayah tahu hidup ku sangat rumit disini ayah ujar maa dalam hati.


Keesokan harinya~


"Sesampainya di kampus maa sangat semangat supaya apa yang ia cita citakan salama ini bisa tercapai"


Selamat pagi maa ujar rian dan maya teman satu kampusnya.

__ADS_1


Pagi tumben kalian berdua semangat dan kompak begini ujar maa kepada teman temannya.


Sesekali gapapa kompak ia gak maya ujar rian kepada maya.


Hello.... siapa sih yang mua kompak sama kamu ujar maya kepada rian.


Udah udah Jangan berantem lagi Sekarang kita ada kelas masuk yok ujar maa agar teman-temannya tidak berantam lagi.


"Mereka pergi masuk kelas dengan senang dan tertawa-tawa dan maa sangat senang punya teman seperti rian dan maya yang selalu membuat dia tertawa"


Siang harinya~


"Setelah pulang kuliah maa berencana untuk mencari kerja dan ingin meninggalkan pekerjaan boby agar dia tidak berhubungan apa apa dengan cika karena dia merasa gak sanggup menjalani semuanya"


Ya ampun aku udah keliling cari kerja tapi ko gak ada yang menerima aku yah ujar maa sedih dalam hati.


Dan tanpa sengaja boby Lewat dan melihat maa berjalan sendiri bukanya itu maa ngapai dia berjalan disini dan ini bukan arah rumahnya dan juga bukan kampusnya ujar boby dalam hati.


Dan boby berhenti di depan maa


kamu dari manaujar boby kepada maa.


A...ku... dari sana boby ujar maa dengan gugup.


Aku mau cari kerja boby dan aku gak sanggup melawan mama kamu dan cika dan aku gak bisa bekerja sama kamu boby ujar maa.


Aku mohon jangan berhenti kerja sama aku dan hanya kamu yang bisa membantu aku dan membuat perjodohan ini gagal dan aku gak mau menikah dengan orang yang tidak aku cintai maa tolong lah seandainya kamu berada di posisi aku kamu pasti melakukan hal yang sama seperti aku ujar boby Kepada maa.


Ada benarnya juga sih tapi aku takut nanti mereka melakukan yang jahat sama aku


tapi aku hanya bekerja sama boby tapi kalau dilihat lihat kasihan juga boby ujar maa dalam hati.


Kamu ada benarnya juga sih tapi aku tidak akan cari kerjaan dan akan fokus membantu mu sampai perjodohan ini batal tapi aku minta satu hal sama kamu kamu harus jaga aku dari keluarga kamu dan cika ujar maa kepada boby.


Ia bawel oh ya kamu udah makan siang atau belum? tanya boby.Belum sihujar maa.


Ya udah kita cari restoran supaya Kita makan siang lagian aku juga laper banget belum makan ujar boby.


"Sesampainya di restoran mereka makan siang tetapi mereka bertemu dengan cika dan windi"

__ADS_1


Kita duduk dimana maa? tanya boby.


Dimana juga bisa ujar maa.


Kita disana yok "Boby memegang dan menarik tangan maa dan maa melihat boby yang menarik tangannya"


Kok kamu melihatin aku sih ujar boby.


Tangan kamu boby ujar maa.


Maaf ya aku gak sengaja memegang tangan kamu ujar boby.Ia gapapa ujar maa.


"mereka duduk dan memesan makanan,"


Oh ya maa gimana kuliah kamu dan pacar kamu dia gak marah kalau kamu kerja sama aku ujar boby.


Pacar? pacar siapa ya? tanya maa kembali ke boby.


Kamu gak usah pura pura gak tau deh kemarin kamu jalan sama dia ujar boby.


Oh ia itu rian teman sekampus aku,l gak mungkin lah dia pacar aku lagian kami cuman teman ujar maa kepada boby.


Bagus dong kamu tidak punya pacar supaya rencana kita bisa berhasil kalo bisa sih kamu jangan pacaran dulu sampai misi Kita berhasil ujar boby kepada maa.


Lagian aku belum mau pacaran sebelum aku wisuda dan dapat pekerjaan yang bagus ujar maa kepada boby.


Oh bagus dong kalau gitu ujar boby.


"dan tiba tiba terdengar suara cika datang"


Jadi gini rasanya pacaran sama hasil tikungan enak banget ya bisa merebut seenaknya saja dan tanpa melihat keadaan orang yang sangat mencintai kamu boby ujar cika oh ya tante windi ini aku kenalin kamu maa yang aku bilang telah merebut boby dari aku ujar cika.


Jadi kamu maa kampungan banget yah maunya dapet yang ganteng dan tajir supaya hidup gak susah lagi di kampung hei..asalkamu tahu ya hubungan kalian gak akan di restui jadi gak usah bangga deh ujar Windi.


Kalian ngomong apa sih asal kalian tau maa tidak seburuk apa yang kalian pikirkan ujar boby ayok maa kita pergi dari sini.


"Boby pergi dari restoran dan mengantarkan maa pulang ke rumahnya"


Tante tante dengar sendiri boby lebih memilih gadis desa dibandingkan cika pelet apa sih yang di pakek tu cewek ujar cika.

__ADS_1


Kamu tenang tante udah siapkan rencana buat menghancurkan maa ujar windi yang sangat licik.


Bersambung~


__ADS_2