Cinta Bersemi

Cinta Bersemi
Bab 14


__ADS_3

"Setelah kejadian malam makan itu maa sangat sedih diperlakukan tidak adil sama mamanya boby dan dia ingin keluar dari pekerjaan konyol ya itu tetapi apakah boby setuju"


Ya ampun aku gak bisa melanjutkan pekerjaan ini di tambah lagi tante windi keluarganya cika dan mungkin mereka berpikir aku merebut boby dari cika apalagi nanti windi tahu kalo aku keponakan tante susan ****** aku ujar maa dalam hati.


Aku harus bagaimana ini"bingung harus berbuat apa"oh ya aku telpon aja boby dan bilang aku gak bisa lagi kerja sama diaujar maa.


"Memanggil.......menghubungi boby"


Halo... ujar boby.


Jai..aku mau bilang sesuatu sama kamu tapi kamu jangan marah dulu ya aku mau berhenti bekerja sama kamu ujar maa.


Kamu itu apa apaan sih aku udah bilang sama kamu aku pasti lindungi kamu dan aku gak mau rencana ini gagal cuman gara gara kamu mau berhenti kerja sama aku ujar boby.


Tapi...aku gak sanggup lagi ujar maa dengan sedih


Pokoknya aku gak mau dengar apa lagi alasan kamu ujar boby dan mematikan telpon.


Ini apa apaan sih aku belum selesai ngomong udah di matiin ya udah lah aku pergi kuliah dulu ujar maa.


"Maa berangkat kuliah dengan keadaan sedih dan memikirkan bagaimana caranya agar boby tidak memaksa dia bekerja dengan sekonyol ini"


"sesampainya di kampus maa ketemu dengan cika,"


Wah...wah...wah... ternyata cewek tukang tikung dah datang guys ujar cika kepada teman temannya sambil tertawa terbahak-bahak.


Oh ya seharusnya kamu sadar bahwa boby gak mencintai kamu kalau aku sih jadi kamu mending aku pergi dan gak ganggu boby karena apa percuma kamu ngejar-ngejar dia tapi dia tidak suka dengan kamumending kamu mudur Alon Alon deh ujar maa "sambil membalas tawanya cika'


Kamu itu yah "cika mau menampar maa tetapi maa bisa menahan tangannya cika dan maa menampar balik cika"


Oh ya satu lagi aku itu gak pernah takut sama kamu kalo kamu ingin bermain main dengan aku bukan disini tempatnya sayang ujar maa lalu pergi meninggalkan cika dan temannya.


iiiiiii....kesal... kesal... ujar cika kepada teman temannya kalian juga udah lihat aku di tampar sama gadis desa itu tapi kalian diam aja memang teman gak guna kalian pergi lalu meninggalkan temannya.


Dikit-dikit kita yang salah padahal dia yang salah ia kan mela ujar meli.Tau ahhh ujar mela lalu pergi meninggalkan meli.Kok kamu ninggalin aku juga sih ikuttt berlari mengerjar Mela.


"Cika begitu kesal lalu pergi ke rumah tante nuri dia berniat ingin memberitahukan bahwa dia di tampar maa dan dia memfitnah maa agar tante nuri melakukan sesuatu sama maa"


"sesampainya di rumah tante nuri,"

__ADS_1


Tante... cika berlari dan memeluk nuri.


kamu kenapa?tanya tante nuri.


Gadis desa itu berani menampar aku dan dia bilang aku gak bisa dekat dengan boby kalau aku dekat dengan boby dia akan melakukan lebih dari tamparan tante cika takut!!! ujar cika "hahahaha ****** kamu maa kamu berani main main sama cika sangat ujarnya dalam hati"


Ok kita akan menemui dia dan beri pelajaran sama dia ujar nuri kamu jangan sedih lagi setelah pulang kampus kita temui dia di pikir jalan saat nungu angkot ujar nuri.


Ia tante ujar cika"tertawa terbahak-bahak dalam hati"


"Setelah pulang kuliah maa dan rian berencana pulang bareng dan jalan jalan karena rian udah janji akan membawa maa jalan jalan keliling kota"


Hai... kita jadi jalan? tanya maa.


jadi dong ujar rian ayok kamu naik.


"Setelah maa naik dan rian membawa motor lalu bercanda canda agar maa bisa bahagia"


Kamu pegangan dong nanti jatuh aku juga yang salah ujar rian.


Ia ujar maa memeluk rian dari belakang supaya tidak jatuh.


Kok aku cemburu melihat maa jalan dengan pacarnya ujar boby dan aku harus cari cara agar maa tidak bersama pacarnya kalo mama lihat gimana nanti ketahuan kan gagal rencana aku ujar boby.


"Memanggil....menelpon maa"


"maa yang lagi bahagia di ajak jalan dengan rian"


Maa mengambil hpnya karena dari tadi bunyi kok boby nelpon aku ini bukan jam kerja aku"mengangkat telpon"


Halo...pak ada apanya? tanya maa.


Dia manggil aku pak oh ia ya dia lagi bersama pacarnya jadi wajar takut ketahuan ujar boby dalam hati.kamu bisa gak kita ketemuan di taman sekarang ada yang harus aku ngomongin sama kamu ujar boby.


Baik pak aku segera kesana ujar maa.


Rian sepertinya aku gak bisa deh ikut kamu lagi soal ya aku mua kerja ujar maa aku pergi dulu yah.


Aku antar kamu? tawaran rian.

__ADS_1


Gak usah aku sendiri juga bolehujar maa.


lalu pergi meninggalkan rian sendiri.


Sesampainya di taman~


Boby kamu kok ngajak aku mendadak ketemunya sih ujar maa.


Oh kalo sama pacar manggil pak kalau gak ada siapa siapa boby ujar boby cemburu.


Pacar... maksudnya apa sih aku gak ngerti apa yang kamu katakan ujar maa.


Kamu gak usah pura pura gak tahu aku lihat kamu jalan naik motor mesra mesraan ujar boby kesal.


Dan maa juga jail dan ingin membuat boby kesal karena maa tahu pak boby cemburu


ya itu urusan aku lagian kita hanya berpura pura aja agar kamu dan cika tidak jadi di jodohkan dan aku bebas dong di luar kerja aku ujar maa.


Ya pasti masalah dong kalau kamu jalan sama pacar kamu nanti kalau mama lihat gimana rencana kita gagal dan aku gak mau rencana ini gagal dan aku mau kamu selama kerja sama aku gak boleh jalan sama pacar kamu dan hanya boleh jalan sama aku ujar boby lalu pergi meninggalkan maa.


Kebiasaan buruk orang belum selesai ngomong udah main tinggal tinggal aja ujarnya sambil tersenyum senyum tapi pak boby lucu juga kalau cemburu maa pergi dari taman dan menunggu angkot mau pulang.


"Saat maa menunggu angkot Ccka dan tante nuri datang dan menghampirinya


mobil mewah berhenti saat maa menunggu angkot dan yang keluar lagi lagi adalah cika dan mamanya boby"


Tante cika ngapain kalian disini? tanya maa.


Gak usah kanget aku dan tante datang kesini mau kasih kamu pelajaran ujar cika.


Salah aku apa? tanya maa.


Kamu bilang salah kamu apa setelah apa yang kamu lakukan kepada cika dan kamu pura pura gak tahu apa salah kamu memang dasar ya kamu gadis desa gak tau diri "mama boby menarik rambut maa dan menamparnya dua kali"


Maa menangis dan gak tahu harus ngapain lagi.


Oh ya satu lagi ini bukan seberapa dan kamu juga tahu akibatnya kalau kamu berani berani melawan kita ujar mama boby lalu pergi meninggalkan maa.


Maa menangis dan gak nyangka mama boby sejahat itu dan tega menamparnya dan jelas jelas bukan salahnya melainkan salah cika.

__ADS_1


Bersambung~


__ADS_2