
''Tante maa begitu cemas di rumah karena udah tengah malam maa belum saja pulang dan susan sangat khawatir dengan maa dan dia mencoba menghubungi maa tetapi maa tidak mengangkat telpon dan mencoba menghubungi boby dan hasil nya juga sama boby tidak menjawab telpon susan"
Ya Tuhan lindungi keponakan ku dimana pun ia berada aku tidak mau terjadi apa apa sama dia sambil menangis dan menunggu maa pulang.
Boby yang ingin mendekati kamar yang ia dengar ada suara maa sesampainya ia di pintu kamar itu dia tidak mendengarkan suara apa apa.
Mungkin perasaan aku saja mendengar suara maa ada disini dan boby merasa aneh kamar tersebut dan boby membukanya tetapi tidak bisa di kunci dari dalam dan lama kemudian ia mendengar teriakkan dari dalam yaitu suara maa.
"Tolong....suara maa sambil menangis"
Maa apa kamu di dalam? tanya boby.
Boby...tolong aku... ujar maa.
Boby mendobrak pintu kamar itu dengan kuat dan akhirnya terbuka dan dia melihat maa dengan keadaan lemas dan menangis dan bajunya maa Tersobek sobek akibat kelakuan laki laki brengsek itu.
Dan maa berdiri lalu memeluk boby sambil menangis karena ketakutan kamu tenang yah aku ada disini ujar boby.
Boby melepaskan pelukannya lalu menghajar kedua penjahat itu dan membawanya ke kantor polisi.
"Boby membuka baju jas ya dan memberikan kepada maa agar tidak kelihatan seksi dan bajunya yang robek bisa tertutupi"
Kamu kenapa bisa ada disini ujar boby.
Ceritanya panjang ujar maa.
Ia udah sekarang kita pulang yah kamu bisa cerita kepada ku di mobil ujar boby.
''lalu mereka pergi dari kamar terkutuk itu dan sesampainya di mobil maa selalu menangis dan dia tidak mau ketempat seperti itu lagi"
Aku minta maaf ya aku tidak pernah mengirim kamu paket atau surat ke kamu dan aku juga gak mungkin membawa kamu ketempat seperti itu ujar boby dan aku akan mencari tahu siapa yang udah menjebak kamu.
"Maa hanya terdiam dan menangis dan tidak mau bicara yang ia inginkan dia ingin sampai ke rumahnya agar dia merasa lebih tenang"
Sesampainya di rumah maa dia boby mengantarkan maa ke rumahnya dan mereka melihat ada tante susan menunggu maa yang belum pulang pulang udah larut malam.
Ya ampun maa kamu kenapa kok bemar seperti ini maa hanya diam dan menangis sambil memeluk susan ia udah kamu istirahat dulu dan kamu gak usah jelasin ke tante.
__ADS_1
Susan mengantarkan maa ke kamar dan Menganti bajunya dan maa pun tidur beristirahat.
Boby yang masih di luar dan susan menghampiri boby dan bertanya apa yang sedang terjadi kepada mereka.
Nak boby sebenarnya apa yang terjadi kepada maa? tanya susan begitu cemas dan sedih.
Bu susan aku juga kurang ngerti sebenarnya yang terjadi Kepada maa setahu aku dari maa boby pun menceritakan apa yang dikatakan maa kepadanya.
Jadi seperti itu dan kita harus mengetahui siapa yang udah tega melakukan ini kepada maa ujar susan begitu kesal.
Bu... pelakunya udah ketangkap dua orang tapi boby belum tahu siapa yang menyuruh mereka dan besok pagi boby akan mencari tahu ujar boby kepada susan.
Ia nk boby ini udah larut malam sebaiknya nk boby pulang dan besok kembali bekerja dan nk boby pasti capek ujar bu susan.
"Boby pun pulang dan berpikir siapa yang udah menjebak maa dan ingin melukai maa dan besok pagi boby akan langsung ke kantor untuk bertanya langsung kepada penjahat itu"
Keesokan harinya~
Cika sangat ketakutan setelah mengetahui orang suruhan mereka di penjara dan dia menemui windi agar mencari solusi supaya mereka tidak di penjara.
"tuukktuktuktu....tante ujar cika"
Windi membuka pintu dan mempersilahkan cika masuk ke rumahnya.
Tante ini gawat ujar cika begitu ketakutan karena takut di penjara.
kamu kenapa? tanya windi kepada keponakannya.
Orang suruhan kita di penjara dan nanti mereka buka mulut gimana dong dan aku harus masuk penjara gak aku gak mau masuk penjara nanti nama baik aku rusak dong dan aku gak jadi ratu di kampus tante cari cara dong biar kita bebas ujar cika begitu ketakutan.
"Hahaha... windi tertawa terbahak-bahak karena dia sangat geli melihat sifat cika begitu ketakutan" ya ampun cika tante membuat rencana pasti udah manteng mateng mereka gak bakal buka mulut mereka gak akan mendapatkan upah ujar windi kepada keponakannya itu.
Ternyata tante windi sangat pintar aku pikir kita akan di penjara dan membusuk disana ujar cika.
Ya udah kamu pergi sana kuliah dan kamu harus bersikap biasa biasa aja supaya boby tidak curiga kepada kita ujar windi.
Ok "lalu cika berangkat kuliah dan melakukan aktifitas seperti tidak tahu apa yang sudah terjadi"
__ADS_1
Pagi hari boby langsung pergi ke kantor polisi dan bertanya kepada dua penjahat itu mereka tidak mau buka mulut sampai polisi memukuli mereka tetap tutup mulut dan boby membiarkan mereka sampai waktunya mereka untuk buka mulut.
Dan boby berencana untuk menemui dan melihat keadaan maa tetapi sebelum boby kerumahnya dan boby melihat maa berangkat kuliah dan ia langsung menghampiri maa.
Hai.. emang ya kamu udah bisa kuliah ujar boby kepada maa.
Ia dong aku cuman pusing aja tadi malam mungkin mereka memberikan aku minuman terlalu banyak dan aku merasa pusing banget dan belum pernah meminum minuman keras ujar maa.
Ia yang penting aku udah tangkap penjahat ya lain kali kamu harus hati hati yah karena kita tidak tahu siapa yang udah menjebak kamu ujar boby.Ia aku berangkat kuliah dulu yahujar maa.
"Setelah sampai di kampus maa berusaha tersenyum agar tidak ketahuan ia lagi bersedih"
Hai maa ujar maya.hai kok kamu kelihatan beda ya ujar maya.Beda kenapa aku baik baik saja ujar maa
Ia kamu boleh bohongi orang tapi aku gak bisa ujar maya karena aku tahu bagaimana kamu kamu hanya pura pura senang agar luka kamu tertutup kalau kamu mau curhat curhat aja sama aku aku sahabat kamu juga sama seperti rian.
Ia makasih maya udah mau mengerti aku dan aku akan curhat sama kamu tapi tidak sekerang yah ujar maa mending kita masuk kelas sekarang ujar maa.
"mereka pergi dan masuk keruangan"
'Susan yang lagi membuka toko dan tiba tiba windi datang"jadi ini toko kue baru susan bagus juga ya ujar windi.
Kamu ngapain kesini ujar susan.Aku kangen sama kamu ujar windi.
Dan tiba tiba maa datang menghampiri tantenya hai...tante.kamu udah pulang ujar susan Kepada maa.
Ia dan hari ini maa mau bantuin tante aja dulu besok baru kerja ujar maa lalu masuk ke dalam toko dan meninggalkan susan dan windi di luar toko.
Dia siapa kamu? tanya Windi
itu keponakan aku ujar susan.
Ternyata tante sama keponakan sama ya sama sama penikung ujar windi lalu pegi meninggalkan susan.
Windi kamu keterlaluan banget kalau ngomong ujar susan begitu kesal sama windi.
Bersambung~
__ADS_1