Cinta Bersemi

Cinta Bersemi
Bab 3


__ADS_3

Sesampainya di kantor pak arya, semua karyawan tertawa terbahak\-bahak melihat maa berdandan seperti badut tetapi maa tetap percaya diri, dia masuk ke kantor dan menuju keruangan pak Arya.


Tok tok tok tok tok tok tok tok permisi pak bos " maa mengetuk pintu lalu arya mengizinkan dia masuk"


Selamat pagi pak bos, maa menyapa pak bos lalu duduk di meja kerjanya.


Hah itu muka atau gado gado yah " ujar arya sambil tertawa terbahak-bahak melihat maa"


"Maa terdiam melihat kelakuan pak arya Karena rasa penasaran wajahnya yang dia dandan dia pergi ke kamar mandi untuk melihat wajahnya"


Sesampainya di kamar mandi " kenapa sih dari tadi semua orang menertawakan aku padahal aku hanya ingin tampil cantik seperti orang lain dan tidak kelihatan kampungan ujar maa sedih" maa melihat ke arah cermin dan dia terkejut melihat wajahnya.


Aaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa....aku siapa....haaaaaaa... kok aku berubah jadi badut ini muka atau apa sih Ya Allah " pantesan semua orang tertawa baik tuan muda baik pak bos semua tertawa melihat dandanan acak acakan begini"


Maa membersihkan wajahnya lalu memperbaiki agar tidak menor dan seperti badut dan ia kembali bekerja.


"Muka badut kamu kemana"? pak arya bertanya sambil tertawa kepada maa.


Maaf pak saya sedang kerja dan bukan sedang bercanda ujar maa kesal kepada pak bos.


Yayayayyaya kamu benar tetapi kamu cukup membuat masyarakat Indonesia tertawa dan kamu bisa mengikuti audisi badut ujarnya kepada maa sambil tertawa terbahak-bahak.


Sekali lagi pak saya minta maaf tolong hargai karyawan sedang bekerja, mungkin bagi bapak lucu tetapi bagi saya tidak, permisi saya keluar dulu ujar maa meninggalkan ruangannya.


Dasar karyawan sensitif banget, arya melanjutkan pekerjaannya dengan senang karena maa bisa menghibur dia selama ini belum ada karyawan yang bisa membuat dia tertawa.


"Di taman dekat kantornya dia duduk sambil menangis, Maa begitu sedih karena semua orang menertawakan dirinya dia yang baru belajar berdandan seharusnya mereka tidak menertawakan dia"


Aku juga wanita ingin cantik seperti wanita lain dan aku ingin berubah supaya tidak cupu, kampungan, tetapi semuanya berbeda orang di sekelilingku tidak ada yang setuju ujar maa sedih.

__ADS_1


" Boby sedang sibuk mengerjakan pekerjaannya di kantor, walaupun sibuk dia tetap meluangkan waktunya kepada sahabatnya. dia ada janji dengan teman bisnisnya sekaligus sahabatnya waktu kecil mereka janjian makan siang bersama"


"Tuttutttttttttuttutttttttt suara hp boby bunyi''


Halo... "ujar boby ternyata menelpon dia sahabatnya"


"brother apa kabar?" lama tidak mendengar suaramu,oh yah malam ini kita ketemuan di kafe dekat kantor aku ujar arya kepada boby.


Huuuuu... sebenarnya aku masih banyak pekerjaan tetapi ya udah lah aku usahain untuk datang ujar boby.


Pokoknya aku tidak mau mendengarkan kamu tidak datang aku menunggumu,oh ya brother aku masih banyak pekerjaan udah dulu yh "see you again" mereka memutuskan telponan lalu melanjutkan pekerjaannya.


Hari mulai sore maa kembali ke kantor lalu mengambil tasnya Karena udah sore dia harus kembali ke rumah tuanya untuk mengerjakan pekerjaannya disana.


Sesampainya di rumah tuanya~


"Sesampainya di rumah maa tidak istirahat melainkan mengerjakan pekerjaannya lalu memasak makanan buat tuanya muda setelah selesai ia memastikan apakah semua susah bersih atau tidak"


"Boby dan Arya makan malam di restoran mereka bercanda canda karena mereka sahabat lama yang terpisahkan karena pendidikan juga bisnis sehingga mereka bisa bertemu saat semuanya sudah sukses dan mandiri"


Brother aku dengar dengar kamu bertunangan dengan cika? ujar arya kepada sahabatnya.


Maaf bro sebenarnya aku tidak mencintainya karena kedua orang tua kami menjodohkan kami harus menerima itu semua bro, ujar boby.


Brother seharusnya cinta tidak bisa di paksa Karena itu salah dan bisa bisa membuat hubungan tidak harmonis ujar arya.


Thanks bro... motifasi Lo mantan ujar boby.


" Setelah makan malam dan berbincang bincang mereka sampai lupa jam pulang dan boby dan Arya melepaskan rindunya laku mereka pulang ke rumahnya masing-masing tetapi hati boby terasa berat begitu juga Arya.

__ADS_1


Sesampainya di rumah boby masuk dan melihat makanan begitu banyak di atas meja makana dan tidak ada seorang pun yang memakannya makanan itu sangat mubajir jika di buang lalu boby mendekati dan melihat makanan itu"


Sepertinya makanan ini lezat " boby mencicipi makanan itu lalu rasanya begitu lezat melebihi rasa masakan restoran karena makanan itu lezat boby memakan makanan itu sampai dia Kenyang"


Ternyata masakan maa itu enak padahal aku berpikir aneh aneh tentang masakannya ujar boby lalu pergi ke kamarnya.


"Keesokan harinya seperti biasa maa memasak makanan walaupun tidak ada yang memakannya tetapi maa bingung melihat meja makan, semua makanan habis tetapi tidak ada orang yang memakannya walaupun dia curiga dia tetap memasak buat serapan tuanya walaupun tidak pernah di makan"


Selamat pagi "ujar boby kepada maa lalu duduk di meja makan dan memakan makanan yang ada di meja tentunya membuat maa terkejut karena selama ini pak boby belum pernah memakan masakannya kali ini di hadapannya dia melihat tuanya memakan masakannya"


Kok pak boby serapan di rumah biasanya di kantor, ujar maa. Kamu tidak suka yah kalau aku makan masakan kamu ujar tuanya.


Ti.....da.....k tuan muda,malah saya senang akhirnya tuan memakan masakan saya ujar maa lalu kembali mengerjakan pekerjaannya.


"Setelah selesai serapan pagi boby pergi ke kantor dan hari ini hatinya senang karena baru pertama kali dia serapan di rumah selama ini dia serapan di kantor dan boby merasa seperti memiliki istri sehingga hatinya senang dan semangatnya kembali"


Wahhhh akhirnya tuan muda mau juga memakan masakanku walaupun tidak senikmat di restoran setidaknya aku berusaha membuat masakan melebihi enaknya di restoran ujar maa.


" MAA berdandan kampung pergi ke kantor karena dia tidak memiliki pakaian yang layak untuk di gunakan ke kantor lagian dia tidak punya uang sepeser pun untuk membeli baju untuk di gunakan ke kantor"


Sesampainya di kantor~


Semenjak kamu masuk kantor dandanan kamu pasti aneh aneh kemarin seperti badut dan sekarang seperti gembel kamu niat kerja gak sih ujar salah satu karyawan pak arya dan menertawakan maa.


"Maa tidak membalas dan dia lanjut berjalan ke ruangannya dan dia mencoba menahan air matanya"


Sesampainya di ruangan maa duduk diam dengan wajah sedih,pak arya melihat maa sedih mencoba ingin menghibur maa tetapi maa malah menggunakan headset agar tidak mendengarkan suara ejekan bosnya.


"Kamu mengapa menggunakan headset?" "sedangkan atasan kamu mau ngomong Kepada kamu", ujar pak bos kepada maa.

__ADS_1


Jika bapak ingin mem bully saya karena pakaian saya gembel tidak apa-apa saya tidak masalah karena memang kenyataannya saya seperti gembel, saya ada urusan ke luar saya permisi ujar maa meninggalkan ruangannya dan pak arya hanya diam karena maa salah paham kepadanya.


__ADS_2