
Pagi tepat nya pada pukul 06.00 Vika sudah berangkat ke sekolah . Ia memutuskan untuk berangkat pagi karena ia sudah janjian dengan sahabat yaitu Vira
Setelah sampai di parkiran , Vika langsung memarkirkan mobilnya . Saat keluar dari mobil ia berpapasan dengan Lampard
" vika " panggil Lampard
" eh Lampard " balas Vika
" Sendiri aja ni ? " Tanya nya
" Iya ni " jawab Vika
" Ya udah ayo bareng aja " ajak Lampard
" Ya udah ayo " balas Vika
Mereka pun berjalan bersama , saat sampai di depan gerbang sekolah sudah terlihat Vira yang sedang berdiri menunggu vika
" Vikaaaa " teriak Vira yang langsung berlari menghampiri Vika
" Vira apa apaan sih , malu tau di liat sama yang lain " ucap Vika
" Apa hah ? Aku gak denger " bales Vira yang membuat Vika kesal
" Kenapa bisa punya temen kaya gini sih ucap Vika
" Ikh kamu mah , eh ngomong-ngomong kok kamu bisa Sama gunung es " bisik Vira
__ADS_1
" Heh gak boleh gitu " bales Vika
" Emm masih lama gak ni , takutnya udah banyak orang di kelas " ucap Lampard
" Eh ayu ke kelas , maaf yah gara gara si vira ni " balas Vika
" Iya gak apa apa "
Mereka bertiga pun pergi ke kelas bersama sama
saat sampai di depan kelas betapa terkejutnya mereka bertiga , melihat kelas yang berantakan , meja di sana sini , sapu dan pel pelan berantakan semua dan yang parahnya lagi semua yang ada di kelas berlarian kesana kemari yang membuat kelas semakin berantakan
" Vik gue mau pingsan liat kaya gini "ucap Vira sembari memijit pelipis kepalanya
" Eh itu yang naik ke atas meja si rafly Dejan sama Rifqi kan ? " Tanya Vika
" Bar bar banget ni kelas , belum juga sehari sekolah , kelas udah rusak kaya gini " ucap Lampard
Lampard yang sudah tak tahan dengan keadaan di kelasnya pun langsung menggebrak meja guru dan berteriak agar semuanya berhenti
" Woy ! Cukup !! Berhenti kalian semua ! " Teriak Lampard
Mendengar teriakan Lampard semua murid di kelas pun berhenti
" Kalian ngapain sih udah gede juga kelakuan masih kaya anak bocah ! " Tambah Lampard
" bener kata orang Lampard dingin banget " batin Vika
__ADS_1
" Vik gue takut si rafly dejan sama si Rifqi kena amukan si Lampard " bisik Vira
" Eh iya ada si tigaan itu yah " balas Vika yang masih fokus melihat ke arah Lampard
Vika memberanikan diri mendekat kepada Lampard , ia pun mencoba menenangkan nya
" Lampard tenang dulu " ucap Vika sembari mengelus punggung Lampard
" Gimana gue bisa tenang ngeliat kelas kaya gini ! " Balas Lampard nge gas
" Iya gue tau , gue juga pusing liatnya tapi lu tenang dulu jangan emosi kan bisa di selesain baik baik "
Lampard langsung terlihat agak tenang dari pada tadi
" Ya udah sekarang kalian jangan bengong , sekarang bersin kekacauan yang kalian lakuin " titah Vika
Mendengar ucapan Vika Semua murid yang membuat kekacauan pun langsung melaksanakan perintah Vika
" Sekarang udah bisa tenang kan " ucap Vika pada Lampard
Lampard hanya membuang mukanya dan beranjak pergi meninggalkan Vika
" Aku gak ngerti apa yang ada di dalam pikiran kamu , tiba tiba akrab baik , tiba tiba dingin acuh bahkan gak peduli " batin Vika
Vira menghampiri Vika dan langsung merangkul pundak Vika
" Sabar vik "
__ADS_1
" Iya "