Cinta Bersemi

Cinta Bersemi
kelas bar bar


__ADS_3

Pagi tepat nya pada pukul 06.00 Vika sudah berangkat ke sekolah . Ia memutuskan untuk berangkat pagi karena ia sudah janjian dengan sahabat yaitu Vira


Setelah sampai di parkiran , Vika langsung memarkirkan mobilnya . Saat keluar dari mobil ia berpapasan dengan Lampard


" vika  " panggil Lampard


" eh Lampard " balas Vika


" Sendiri aja ni ? " Tanya nya


" Iya ni "  jawab Vika


" Ya udah ayo bareng aja " ajak Lampard


" Ya udah ayo " balas Vika


Mereka pun berjalan bersama , saat sampai di depan gerbang sekolah sudah terlihat Vira yang sedang berdiri menunggu vika


" Vikaaaa " teriak Vira yang langsung berlari menghampiri Vika


" Vira apa apaan sih , malu tau di liat sama yang lain " ucap Vika


" Apa hah ? Aku gak denger " bales Vira yang membuat Vika kesal


" Kenapa bisa punya temen kaya gini sih  ucap Vika


" Ikh kamu mah , eh ngomong-ngomong kok kamu bisa Sama gunung es " bisik Vira

__ADS_1


" Heh gak boleh gitu " bales Vika


" Emm masih lama gak ni , takutnya udah banyak orang di kelas " ucap Lampard


" Eh ayu ke kelas , maaf yah gara gara si vira ni " balas Vika


" Iya gak apa apa "


Mereka bertiga pun pergi ke kelas bersama sama


saat sampai di depan kelas betapa terkejutnya mereka bertiga , melihat kelas yang berantakan , meja di sana sini , sapu dan pel pelan berantakan semua dan yang parahnya lagi semua yang ada di kelas berlarian kesana kemari yang membuat kelas semakin berantakan


" Vik gue mau pingsan liat kaya gini "ucap Vira sembari memijit pelipis kepalanya


" Eh itu yang naik ke atas meja si rafly Dejan sama Rifqi kan ? " Tanya Vika


" Bar bar banget ni kelas , belum juga sehari sekolah , kelas udah rusak kaya gini " ucap Lampard


Lampard yang sudah tak tahan dengan keadaan di kelasnya pun langsung menggebrak meja guru dan berteriak agar semuanya berhenti


" Woy ! Cukup !! Berhenti kalian semua ! " Teriak Lampard


Mendengar teriakan Lampard semua murid di kelas pun berhenti


" Kalian ngapain sih udah gede juga kelakuan masih kaya anak bocah ! " Tambah Lampard


" bener kata orang Lampard dingin banget " batin Vika

__ADS_1


" Vik gue takut si rafly dejan sama si Rifqi kena amukan si Lampard " bisik Vira


" Eh iya ada si tigaan itu yah " balas Vika yang masih fokus melihat ke arah Lampard


Vika memberanikan diri mendekat kepada Lampard , ia pun mencoba menenangkan nya


" Lampard tenang dulu " ucap Vika sembari mengelus punggung Lampard


" Gimana gue bisa tenang ngeliat kelas kaya gini ! " Balas Lampard nge gas


" Iya gue tau , gue juga pusing liatnya tapi lu tenang dulu jangan emosi kan bisa di selesain baik baik "


Lampard langsung terlihat agak tenang dari pada tadi


" Ya udah sekarang kalian jangan bengong , sekarang bersin kekacauan yang kalian lakuin " titah Vika


Mendengar ucapan Vika Semua murid yang membuat kekacauan pun langsung melaksanakan perintah Vika


" Sekarang udah bisa tenang kan " ucap Vika pada Lampard


Lampard hanya membuang mukanya dan beranjak pergi meninggalkan Vika


" Aku gak ngerti apa yang ada di dalam pikiran kamu , tiba tiba akrab baik , tiba tiba dingin acuh bahkan gak peduli " batin Vika


Vira menghampiri Vika dan langsung merangkul pundak Vika


" Sabar vik "

__ADS_1


" Iya "


__ADS_2