Cinta Dara Muda

Cinta Dara Muda
Putus.


__ADS_3

Malam ini adalah malam tahun baru, Rara sedang bersiap menunggu Rama yang akan datang menjemputnya, dia sudah meminta izin bapak dan ibunya untuk pulang larut malam hari ini.


Tidak lama, Rama sampai di rumah Rara, dia segera berpamitan kepada bapak dan ibu Rara, Rama terlihat anak yang sopan dan ramah, jadi bapak dan ibu Rara mengizinkannya.


Dalam perjalanan, Rama mampir ke rumah temannya yang bernama Gama, Rara juga sudah mengenal Gama, karena Gama sempat berpacaran dengan Ana walaupun hanya sebentar.


Mereka bertiga sudah berangkat menuju lokasi untuk menikmati malam tahun baru, Rara sangat senang saat itu, karena dia bersama kekasihnya.


Rama dan Rara tidak malu menunjukkan kemesraan mereka di depan teman-teman Rama, Rara memeluk pinggang Rama dengan mesra dan Rama menyentuh tangan Rara.


Tengah malam tiba, waktunya pesta kembang api, karena jalan yang macet membuat mereka terjebak di keramaian jalan, tapi Rara sangat menikmatinya, suara klakson mobil dan motor saling beriringan dengan suara dentuman kembang api.


Tiba-tiba, Gama mendekati Rara, dia hendak memakaikan helm ke kepala Rara.


"Kamu mau ngapain?" tanya Rara.


"Pakai ini Ra, biar enggak berisik" jawab Gamma.


Rama hanya melihatnya, mencoba mencari tahu bagaimana reaksi Rara.


"Enggak usah, aku enggak papa kok" Rara tersenyum dan memberikan helmnya kembali kepada Gama.


Rama hanya tersenyum melihat Rara, ternyata Rara orang yang bisa menghargai kekasihnya, begitu fikir Rama.


*****


Tidak terasa malam semakin larut, Rama segera mengantar Rara pulang ke rumah, tapi sesuatu yang tak terduga terjadi, tiba-tiba hujan turun dengan deras sebelum mereka sampai dirumah Rara.


"Ra, pake topiku aja, biar kamu enggak kehujanan" ucap Rama.


"Enggak usah, aku pake jaket kok" jawab Rara.


"Oh iya, aku lupa, ya udah pegangan ya"


Rara memeluk pinggang Rama, suasana romantis terjadi saat itu, hingga tidak terasa mereka sudah sampai di rumah Rara, Rama segera berpamitan dan kembali kerumahnya.


Beberapa hari setelah malam itu, Rama dan Rara jarang berkomunikasi, sikap Rama tiba-tiba berubah, membuat Rara sangat penasaran, setiap Rara meminta bertemu Rama selalu membuat alasan untuk menolaknya.


Rara semakin kesal, hingga dia berniat menanyakan perubahan Rama kepada Gama.


"Ka Gama, Rama kenapa ya sekarang berubah" tanya Rara melalui pesan singkat.


"Emang kamu masih pacaran sama Rama?" balasan pesan dari Gama.


"Masih, emang kenapa ka?"

__ADS_1


"Kemaren aku tanya, katanya udah putus, dia juga kemaren bawa cewek laen" jawab Gama.


Rara merasa terkejut dan sakit hati mendengar hal itu, hingga akhirnya dia mencoba bertanya secara langsung kepada Rama.


"Rama, kamu selingkuh ya?" tanya Rara melalui pesan singkat.


"Enggak, kata siapa?" balas Rama.


"Jujur aja dech, jangan bohong, kalo emang punya cewek laen ya udah enggak papa"


"Pasti tahu dari Gama ya?"


"Kalo iya, emang kenapa?"


"Enggak papa sih, iya aku punya cewek laen"


Rara tidak terkejut lagi dengan pengakuan Rama, karena sejak awal dia sudah tahu semuanya.


"Ya udah, kita putus aja, semoga bahagia sama cewek barunya"


"Iya, maaf ya"


Rara tidak menjawab pesan itu, dia mengabaikan pesan dari Rama dan mencoba move on.


*****


Hingga suatu hari, Gama meminta bertemu dengan Rara, Rara menurutinya, mereka bertemu di sebuah taman hiburan, Gama hendak menyatakan perasaannya tapi tiba-tiba Fajri teman Gama datang menghampiri mereka.


Suasana kembali ramai, saat teman-teman Gama datang satu persatu, sampai sore hari mereka berkumpul dan berbincang.


Hari semakin senja, Gama mengantar Rara pulang, setelah Gama pergi ponsel Rara berdering ada sebuah panggilan dari nomor tidak di kenal, Rara menjawab panggilan itu, ternyata seorang laki-laki, bernama Rizal.


Rara kembali dekat denga laki-laki, Rara juga selalu memperkenalkan kenalan barunya kepada Ana dan Mia.


Suatu hari setelah pulang sekolah, Mia datang menemui Rara, tiba-tiba Mia meminta maaf kepada Rara, tentu saja itu membuat Rara bingung, karena sejak kemarin sepertinya mereka tidak punya masalah, hingga akhirnya Mia berkata jujur.


"Ra, aku jadian sama Rizal"


Rara terkejut, tapi kemudian tersenyum.


"Ya ampun, gara-gara itu, terus emang kenapa?" tanya Rara.


"Kamu enggak marah Ra, dia kan kenalan kamu duluan?"


"Iya enggak papa Mi, aku kan udah ada yang laen"

__ADS_1


Rara tersenyum, membuat hati Mia sangat tenang, Rara memang sedang menjalin hubungan dengan lelaki yang jauh lebih tua darinya, Mia dan Ana mengetahui hal itu.


*****


Disekolah.


Hari ini Rara dan Ana berangkat kesekolag hanya berdua, karena Mia sudah berangkat lebih dulu.


Saat mereka sampai di sekolah, mereka melihat Mia yang sedang duduk dengan wajah menunduk, Ana dan Mia segera mendekatinya.


"Mia, kamu kenapa?" tanya Rara.


Mia mengangkat wajahnya, dan langsung memeluk Rara bahkan menangis di bahu Rara. Rara merasa heran dengan sikap Mia yang tidak seperti biasanya.


"Mia, kamu kenapa sih?" tanya Ana.


"Iya, cerita dong" imbuh Rara.


"Ana, Rara, tadi ada cewek dateng marah-marah sama aku, dia ngaku pacarnya Rizal"


"Hah? pacar? bukannya dia bilang dia enggak punya pacar?" tanya Rara.


"Aku enggak tahu, dia dateng sama temen-temennya, dan bilang jangan deketin Rizal lagi"


"Ya ampun, dasar cowok enggak tahu diri ya, ya udah kamu jangan deket-deket Rizal lagi, cowok itu enggak pantes buat kamu" ucap Rara dengan amarah.


Mia sudah semakin tenang, bell sekolah sudah berbunyi, mereka segera masuk kedalam kelas dan memulai pelajaran.


Rara sesekali melihat Mia, tapi sepertinya Mia sudah sedikit tenang, itu membuat Rara cukup senang.


Jam istirahat tiba, Rara, Mia dan Ana pergi ke kantin, seperti biasa mereka bertemu Ricko dan teman-temannya, dan Rara pun bertemu Agung mantan pacarnya, Agung tersenyum kepada Rara dan Rara membalas senyuman itu.


"Ra, katanya Agung lagi deket sama adek kelas kita" ucap Ana.


"Terus, mau di apain?" tanya Rara sambil menyedot es yang di belinya.


"Kirain cemburu hihi"


"Iih enak aja, aku malah seneng dia punya pacar lagi" jawab Rara.


Tapi sebenarnya Agung hanya mendekati adik kelasnya hanya untuk membuat Rara cemburu, tapi nyatanya Rara nampak biasa saja, dan itu membuat Agung sedikit kesal dan semakin berusaha membuat Rara cemburu.


Agung mulai bertanya-tanya tentang Rara kepada teman-teman dekatnya, tentu mereka menjawab apa adanya kalau Rara sudah punya kekasih baru.


Agung semakin kesal, dan sekarang mencoba membuat Rara cemburu dengan mendekati Ana, Ana berkali-kali menolak tapi Agung selalu berusaha, Rara yang mengetahui hal itu sangat kesal kepada Agung karena membuat Ana merasa tidak nyaman.

__ADS_1


__ADS_2