
ANISSA..
Hai namaku Annisa Rahman aku berusia 21 tahun orang-orang memanggilku nissa, aku sekolah di Universitas negeri Bandung sekarang aku sedang menunggu kelulusan wisuda.
Sembari menunggu aku membantu menjaga warung nasi milik ibuku walau di sebut warung nasi tapi tempatnya lumayan leluasa ada banyak meja dan kursi yang tertata rapi ada mushola juga toilet bersih ada juga meja lesehan yang langsung menghadap ke empang milik bapak asal kalian tahu ibu dan ayahku seorang guru SD negeri,dulu warung ini di bangun orangtuaku untuk menambah penghasilan dan biaya sekolah untuku dan kakaku, kebetulan aku mempunyai kakak laki-laki yang bernama Akbar prasetya dia lima tahun lebih tua dari aku dia seorang seorang polisi berpangkat AKP.
********
ARGA...
Hai perkenalkan namaku Arga Wijaya aku berusia 28 tahun aku seorang Arsitek sekaligus pengusaha properti,aku juga CEO di salah satu bidang design interior. Orang-orang selalu menyebutku si tampan yang dingin mungkin memang benar jika aku laki-laki dingin wajar jika mereka menyebutku seperti itu karna aku bukan type cowok pencicilan dan tidak suka berbasa-basi dengan orang tapi sikap cool aku ini malah membuat sebagian wanita menyukai kepribadianku.
Aku terlahir sebagai anak tunggal tanpa adik dan kakak tapi orangtuaku dulu pernah mengangkat seorang anak laki-laki dari jalan usia dia ada di bawah aku tapi walaupun status dia hanya anak angkat aku dan keluargaku sangat menyayanginya.
*******
Pagi itu aku melihat ibu dan bi Nani sudah terlihat sibuk di dapur warung nasi, ada beberapa orang yang membantu ibu memotong sayuran memasak nasi tumpeng menyiapkan snack dan lain sebagainya.Aku pun sibuk membantu mereka membersihkan meja lantai dan menyiapkan segala perlengkapan di warung ibu,hari ini warung ibu di booking oleh mandor proyek perumahan. Kebetulan letak warung ibu dan proyek perumahan hanya bersebrangan jalan.
Suatu kebetulan yang membuka rezeki bagi keluarga kami karna setiap hari mulai dari mandor dan pekerja bangunan makan di warung kami.
Walau warung nasi ibu terlihat sederhana tapi kebersihan dan kerapihanya tidak kalah dari rumah makan lainya.Fasilitas seperti toilet dan mushola sangat terjamin kebersihanya. Maka tidak heran jika orang-orang bermobil pun sering ada yang mampir makan di warung kami.
Rencananya hari ini mereka akan meresmikan pembangunan proyek Perumahan dan akan di hadiri oleh tamu-tamu penting dari kota.
Aku sejak subuh sudah sibuk membantu ibu bolak balik mengantar ke pasar memakai motor matic kesayangku.
Tidak terasa waktu sudah menujukan pukul 11.00 siang aku duduk di sudut ruangan sambil menikmati kipas angin yang terpasang persis di atas kepalaku.
"ehh kalah ngangin sok enggal gera ibak ke bantuan ibu didieu, sakedap deui tamu darongkap maenya teteh barau kitu isin atuh"
(ehh malah santai sambil menikmati angin cepet mandi nanti bantuin ibu disini, sebentar lagi tamu mau datang masa bau gitu nanti malu).
Ibuku adalah ibu yang paling cerewet sedunia setiap hari ada aja bahan omongan dia mungkin karna kebiasaan di sekolah mengajar anak-anak SD tapi cerewetnya ibu adalah sumber kebahagian keluarga kami.Sikap hangatnya bisa membuat kami merasakan kenyamanan di sisi ibu.
Kadang jika ibu tidak cerewet dunia serasa hampa haa. haa....
Siang itu aku bergegas mandi setelah selesai mandi aku memakai baju kemeja panjang warna putih yang aku gulung sampai siku di padu dengan jeans warna biru muda rambut panjangku aku ikat tinggi-tiggi supaya tidak menghalangi wajahku karna akan ribet jika aku bekerja dengan rambut terurai.Tidak lupa aku semprotkan parfum vanilla kesukaanku.
"Done... oke semangat nisa mari kita bekerja membantu ibu" tampak Nisa mengepalkan tanganya di depan cermin.
Tokkk... tokkk... tokkk..
"neng Nisa kata ibu cepet keluar sebentar lagi tamu pada mau datang cepet bantu-bantu di warung"
Warung ibu memang bersebelahan dengan rumah Nissa, ia menengok ke arah luar jendela tampak mobil-mobil mewah sudah terpakir di halaman warung.
"muhun bi sakedap deui nisa keluar (iya bi sebentar lagi nisa keluar).
Tanpa banyak kata Nisa pun beranjak pergi keluar menuju warung ibu ,disana tampak banyak orang yang sudah berkumpul di meja masing-masing.
Aku pun menggotong tumpeng yang sudah di modifikasi sedemikian cantik. Aku taruh tumpeng itu di tengah-tengah meja. Aku melihat di sekeliling mereka tampak asik mengobrol dengan rekan-rekan yang lainya.
"ibu ini snacknya masih banyak di meja udah pada terisi semua"
"ya udah nanti kita bagiin aja sama orang dapur dan pekerja yang biasa makan disini"
"kalo gitu teteh minta ya buat di kasihin ke jaka ya"
(Jaka adalah anak yatim piatu yang berusia 12 tahun ia terpaksa ikut kerja di proyek jadi tukang kuli angkut bahan bangunan seperti adukan semen batako dan lain sebaginya sepulang sekolah ia akan langsung menuju proyek.Setiap hari Nisa selalu mengantar makanan untuk jaka dan neneknya).
__ADS_1
"buat jaka mah ibu udah pisahin di rantang cuma snacknya aja yang belum riweh"
Tidak lama kemudian acara pun di mulai dengan di awali pembacaan doa dan sambutan dari mandor setelah itu tibalah seorang laki-laki tampan tinggi dan gagah beranjak memberi sambutan sepatah duan patah kata.Nissa terpana melihat laki-laki yang sedang berbicara di depan.
"ganteng ya neng" ujar ni nani sambil senyum-senyum
"ish bi nani udah tua juga tau yang ganteng"
"tau atuh da bibi juga pernah muda"
"kirain langsung tua kaya gini hii.. hii... "
"cocok lah sama neng Nisa"
"bibi.. kenal juga enggak siapa dia udah ah tuh udah beres kita siapkan makananya"
Nisa dan bi nani pun beranjak menyiapkan makanan dan minuman tampak suasana di warung begitu ramai para pekerja bangunan pun ikut serta dalam peresmian mereka ikut makan bersama suasana penuh kekeluargaaan antara pemilik dan pekerja begitu terasa.
"udah ganteng baik ya neng,, coba liat semua pekerja di ajak makan disini bareng-bareng sama si aa ganteng"
"alhmdlh bi.. semoga berkah buat proyeknya banyak rumah yang laku terjual amin.. "
"amin... "
Di salah satu meja tampak Arga, dan sahabat sekaligus staff Arga seperti Dewa,Arfa ikut berkumpul makan bersama.
"bro liat tuh cewek manis banget.. gw dari tadi liatin ga bosen-bosen" ucap Dewa kepada kedua sahabatnya.
"yang mana.. "tanya Arfa
"ahh lu liat tuh yang pake kemeja putih yang masih muda senyumnya beuhh bikin dada deg-deg ser.. "
"ba cot lu.. " umpat Arga
"bener bro cakep ya Allah akhirnya gw dapetin jodoh gw disini" ujar Arfa sambil mengusap mukanya
"weii.. siapa cepat dia yang dapat lu mau taruhan ma gw siapa yang bakal dia pilih di antara kita"
"Ga lu ga mau ikutan..."
"ogah ga penting banget urusan gw banyak bukan ngurusin cewek"ucap Arga dengan jutek
" bener ya lu jangan nyesel,, gw sama si Arfa mau taruhan nih gw yakin dia bakal mau sama gw secara gadis kota aja banyak yang kesengsem sama gw apalagi dia"
"wahh takabur dia... liat gw samperin dia gw yakin bakal dapet no HP nya"
Arfa pun beranjak menghampiri Nissa yang sedang membantu bi nani melayani para tamu.
"permisi.. maaf boleh aku minta minuman sama batagor kacangnya'ujar Arfa berbasa basi kepada Rayna.
" ohh maaf pak batagornya baru di goreng bisa ditunggu dulu sebentar nanti saya anterin ke mejanya pak"
"ohh ya udah saya tunggu di meja depan sana ya.. "
"siap pak.."
Beberapa menit kemudian Nisa membawa nampan yang berisi piring batagor.
"maaf menunggu lama pak.. "
__ADS_1
"tidak apa-apa lama pun saya tunggu.. oh ya kerja disini"
"saya hanya bantu-bantu pak"
"kalau hanya bantu-bantu berarti ga kerja tetap disini dong... "
"iya enggak... bila ada waktu senggang saya baru bisa bantu ibu disini"
"emang sehari-hari kerja apa?"
"saya sehari-hari kuliah jika ada waktu saya bantu ibu disini, kebetulan warung ini milik ibu saya"
"ohh masih kuliah pantas aja,, sekarang ga kuliah?"
"alhmdlh saya sudah beres tinggal nunggu wisuda"
"bagus dong kuliah dimana ngambil jurusan apa?"
"saya kuliah di Unpad jurusan Ekonomi"
"wahh kebetulan banget perusahaan kita sedang membutuhkan bagian akuntan siapa tahu berminat bisa hubungi kita"
'serius pak.. "
"iya.. bisa kita bertukar no WA nanti jika kamu sudah siap bisa hubungi saya"
"boleh... boleh pakk"
Dengan semangat Nisa menyimpan no Arfa begitu juga Arfa dia dengan senyum liciknya telah mendapatkan no WA Nisa.
"sebelumnya terimaksih banyak pak.. " ucap Nisa sambil menangkupkan kedua tanganya dia pun tersenyum kepada Arfa.
Tanpa mereka sadari Arga yang memperhatikan keduanya mengakui jika gadis di depanya ini mempunyai senyum yang begitu manis, saat pandangan Nisa dan Arga bertemu cepat-celat Arga memalingkan wajahnya.
"kalau begitu saya permisi dulu.. "
"iya silahkan.... Nisa... " panggil Arfa
Nisa pun membalikan tubuhnya kembali.
'ya... ada apa pak"
"jangan capek-capek ya" goda Arfa
Nisa pun tersenyum manis lalu ia meninggalkan meja Arga cs.
"gila... gila... senyumnya bener-bener meruntuhkan dunia gw bro...gw rela melepas status playboy gw demi dia ahh Nisa... hati abang jatuh karna kamu Nisa... "
"wong edan....denger ya kalau salah satu di antara kita bisa dapetin dia yang ga kepilih jangan sakit hati ya.. persahabatan tetep no satu gimana Ga elu ikutan"
"gak.... " tegas Arga
"mana mungkin dia mau ikutan dia udah cinta mati sama si maudy.."
"ahh lu payah ga masa lu ga bisa moveon dari si maudy dia kan udah ngekhianati lu selingkuh di belakang lu masa lu masih mikirin dia terus lagian inikan udah mau 3 tahun berlalu moveon dong"
"berisik lu pada, udah gw mau balik ke hotel capek kalo lu pada mau disini terserah besok pagi gw udah harus balik ke Jakarta"
"serius lu ga mau ikutan ngejar neng Nissa?? goda Dewa"
__ADS_1
"enggak... " Arga pun beranjak pergi meninggalkan Dewa dan Arfa...
🌾happy reading semua jangan lupa tinggalkan dukungannya.. like komen vote juga boleh.. 😁biar makin semangat menulianya... ❤❤