CINTA DI BATAS ASA

CINTA DI BATAS ASA
mulai bekerja...


__ADS_3

Tidak terasa waktu sudah berjalan 2 bulan lamanya komunikasi Nisa dan Arfa tidak pernah putus setiap hari Arfa selalu menghubungi Nisa hanya untuk sekedar basa basi menanyakan kabar, jika ada kepentingan di proyek Arfa lebih sering meminta tolong kepada Nisa secara tidak langsung Nisa kini menjadi tangan kanan Arfa segala sesuatu yang berhubungan dengan proyek ia percayakan kepada Nisa.


Arfa sangat mempercayai Nisa walau kadang ia sering di tegur Arga agar tidak terlalu membebankan pekerjaan kepada Nisa.


Hari ini Nisa sudah bersiap dengan baju toganya ia terlihat cantik dengan stelan kebaya warna pastel tidak lupa kakaknya yang seorang polisi turut hadir di acara wisuda Nisa, tampak keluarga Nisa sudah berkumpul mereka pergi menggunakan mobil SUV milik kakak Nisa.


Tepat pukul satu siang Nisa dan keluarga terlihat sedang berfoto merayakan kelulusan Nisa.


Dari arah parkiran tampak Arfa memarkirkan mobilnya ia sengaja datang untuk menghadiri acara wisuda Nisa.


"kak Arfa.... " Nisa terkejut dengan kedatangan Arfa ia melihat senyum lebar dari Arfa dan sebuah buket bunga yang ia Terima dari Arfa.


"selamat ya atas kelulusanya gimana sudah siap buat berkarir di kota besar?"


"siapp... " Nisa dengan lantang menyambut ucapan Arfa


"ohh ya ka Arfa kenalin ini kakak aku Akbar"


Arfa dan Akbar pun bersalaman saling mengenalkan diri.


"ok kalau begitu kita rayakan kelulusan kamu dengan makan-makan di restoran aku sudah reservasi tempatnya"


Akhirnya Nisa dan keluarga beserta Arfa pergi ke restoran mereka memesan hidangan yang mereka inginkan.


"alhmdh teteh udah jadi sarjana aa Akbar sudah mapan jadi polisi bapak sama ibu cuma bisa mendoakan semoga hidup kalian berkah sehat bahagia jangan sombong selalu rendah hati jangan merasa tinggi hati semua ini cuma titipan Allah,, kalau kalian sudah kerja jangan lupa sering-sering nengok bapak sama ibu yang udah tua ini"


Air mata ibu tidak bisa terbendung melihat bapak dan ibu saling berpelukan sambil menangis Nisa dan Akbar pun beranjak menghampiri keduanya mereka berpelukan satu sama lain.


Arfa yang menyaksikan kehangatan keluarga Nisa di buat ikut terharu.


"udah jangan sedih-sedih sekarang waktunya kita bergembira insha Allah Akbar akan selalu menengok bapak sama ibu tapi walau Akbar jarang pulang tapi jatah bulanan dari Akbar kan tetep ngalir buat bapak sama ibu,,hee... hee.. "


"dasar ya kamu waktu ga bisa di beli dengan uang ketika kamu sudah jadi orangtua dan di tinggalkan anak bekerja jauh akan tahu rasanya jadi bapak dan ibu lagian uang yang kamu beri setiap bulan selalu ibu tabung buat nanti jaga-jaga kalau akbar mau menikah udah ada tabungan"


"ibu kenapa di tabung buat akbar,, itu kan uang ibu sama bapak buat pergi haji umroh atau keperluan lain jangan mikirin soal biaya nikah akbar calonnya aja belum ada lagian akbar udah punya tabungan sendiri pokoknya jangan pusingin hidup akbar bapak sama ibu harus menikmati hari tua kalian jangan terlalu banyak mikirin kehidupan anak-anak insha Allah akbar yang akan menyuplai kebutuhan nisa sampai dia bisa berdiri di kakinya sendiri"


Arfa yang melihat sikap Akbar yang dewasa sungguh sangat menginspirasi dirinya.


"udah kapan makanya ini.. ngobrol terus dari tadi" sela Nisa


Akhirnya seluruh keluarga nisa dan Arfa makan dengan penuh kehangatan.Tidak lama kemudian mereka pun akhirnya pulang ke rumah begitu juga Arfa yang pulang ke hotel ia berencana malam hari akan bertamu lagi ke rumah nisa ia akan meminta izin kepada orangtua nisa untuk membawa nisa bekerja di Jakarta.


******


Dua hari kemudian setelah segala persiapan sudah di siapkan akhirnya Nisa dan Arfa pamit kepada orang tua Nisa,ibu dan bapak menitipkan nisa kepada Arfa.


Akbar sudah pulang lebih dulu karna ia hanya cuti 2 hari.

__ADS_1


Selama perjalanan nisa dan Arfa banyak menghabiskan waktu dengan mengobrol sedikit lebih banyak kini Arfa tau siapa Nisa tapi tidak dengan cinta di masa lalunya.


"kita akan langsung cari kosan yang deket dengan kantor aja supaya tidak terlalu jauh, besok aku akan mengajak kamu keliling kota Jakarta kita punya waktu satu hari besok next setelah itu kamu akan aku bawa berlari mengejar impian kamu menjadi wanita karir apa kamu siap"


"aku sudah ga sabar kak untuk langsung kerja pengen tau rasanya kerja di kantor yang sesungguhnya seperti apa? duduk di kursi sambil menatap layar komputer dengan tumpukan pekerjaan sepertinya akan sangat menantang,belum lagi kita akan bertemu dengan banyak karyawan lain yang nantinya akan menjadi teman-teman kita"


"aku senang kalau kamu bersemangat begini.. " ucap Arfa sambil tersenyum kepada Nisa.


"kak boleh aku bertanya sama kak Arfa... '


" boleh mau tanya apa..?"


"kenapa kakak baik banget sama aku dari awal jumpa sampe sekarang kak Arfa selalu mendukung aku"


"Nisa aku seneng membantu kamu, kamu anaknya baik pintar ceria humoris dan yan paling penting rasa sosial kamu tinggi itu yang bikin aku respeck sama kamu"


Tampak Nisa menganggukan kepalanya tanda mengerti.


"terimakasih banyak ya kak atas semua bantuan kak Arfa aku ga tau harus bagaimana membalas semuanya"


"kamu cukup jadi wanita yang selalu menyenangkan aja nis,, " ucapnya sambil tersenyum


(aku ingin mendekatkan kamu dengan Arga supaya hidup Arga bahagia aku yakin kamu adalah wanita yang tepat yang bisa membuat Arga kembali seperti dulu andai kamu dan Arga bisa berjodoh maka aku adalah orang pertama yang akan merasa bahagia),,,batin Arfa.


Setelah sampai di depan kosan yang sudah Arfa siapkan mereka pun masuk sembari membereskan barang-barang Nisa.


"sekali lagi terima kasih kak"


"iya.. Sama-sama"


Akhirnya tinggalah Nisa sendiri di kosan baru, ia mulai beberes dan berbenah ia merasa beruntung sekali bisa bertemu dengan Arfa.


*******


Keesokan harinya seperti janjinya Arfa menjemput Nisa ke kosanya.


"sebenarnya jarak kosan ini ke kantor tidak terlalu jauh bisa naik ojeg online atau angkutan umum sekali tapi kalau mau jalan kaki pun ga masalah hee.. hee"


"itung-itung olahraga ya kak" kekeh Nisa


"iya.. haaa.. haaa.. "


Sesampainya di kantor Arfa mengantar Nisa ke ruang Arga,,Arfa pun mengetuk pintu ruangan Arga


Tokk. tokk..tokk..


"masuk.."disana tampak Arga sedang fokus dengan laptopnya, ia terlihat lebih tampan ketika sedang fokus bekerja.

__ADS_1


"Bro serius banget ini siapa yang gw bawa" ucap Arfa sambil cengengesan.


Seketika Arga menengadahkan wajahnya menatap Nisa seketika hati Arga memuji Nisa ia tampak lebih cantik dan manis dengan potongan rambut yang berbeda.


"ehmmm..... " Arfa seakan menyindir Arga yang lama-lama menatap Nisa


Arga pun seketika sadar dan segera memalingkan wajahnya.


"oke selamat datang dan selamat bergabung di perusahaan Arga Grup nanti Arfa yang akan menjelaskan langsung situasi di kantor ini juga jobdesk buat kamu"ujarnya dengan singkat


"Nisa disini pak Arga menjabat sebagai direktur juga CEO dari perusahaan ini,disini kita menjunjung tinggi nilai adab dan attitude nah jadi kalau kamu bertemu dia di kantor gunakan bahasa layaknya seorang bawahan kepada atasan tapi kalau di luar kamu mau manggil dia apa terserah bebas,ayo aku unjukan tempat kamu bekerja.


Arfa pun keluar ruangan dan mengantar Nisa ke ruangan Dewa disana Dewa sudah menunggu kedatangan Nisa.


"selamat datang Nisa.. " ujar Dewa sambil menyalami Nisa.


"kamu akan bekerja di bagian keuangan sesuai dengan jurusan kamu kuliah yaitu Ekonomi '


di sini yang akan jadi atasan kamu langsung itu Dewa jadi dia yang akan bertanggung jawab dengan pekerjaan kamu baru sampai ke saya setelah itu ke pak Arga mengerti..?"


"ya saya mengerti pak.. "


"sekarang saya serahin Nisa sama lu sekarang dia tanggung jawab lu"


"oke..."


"oke kalau begitu saya tinggal selamat bekerja.. "


Arfa pun segera meninggalkan Nisa di ruangan Dewa.


"oke Nisa sudah siap bekerja... "


"siap pak... "


Dewa pun segera mengantar Nisa ke meja kerjanya di sana sudah ada beberapa pegawai staff yang lain yang bekerja di bagian keuangan di sana juga Ruangan dewa terlihat terpisah hanya di sekat kaca besar mungkin kalau dari luar tidak akan terlihat tapi bila kita di dalam akan jelas terlihat ke arah luar.


"apa CV kamu sudah kamu berikan sama Arfa biar langsung di urus ke bagian HRD..??


"" sudah pak.. "


"oke kalau gitu untuk satu minggu ini kamu akan di bimbing sama senior kamu,,, Dimas"


#slow respont ya... 🤗🤗


makasih buat yg sudah mampir disini bab awal masih dalam perkenalan saling memuji cuma dalam hati.. 😅


Happy reading semua.. 💜

__ADS_1


__ADS_2