CINTA DIPESANTREN

CINTA DIPESANTREN
episode 3


__ADS_3

Sesampainya lisa dirumah.


waktu menunjukan jam satu malam dengan segera ia pun membuka pintu dan masuk.


sesampainya didalam lisa dikejutkan dengan suara papanya yang berteriak marah kepadanya.


" lisaa darimana kamu hahh, jam segini baru pulang" bentak bimo papa lisa.


" haha emang papa masih peduli lisa darimana dan mau kemana" tanya lisa sambil tersenyum sinis ke arah papanya.


" jangan kurang ajar kamu sama orang tua, mau jadi anak durhaka hahh" bentak papanya lagi.


"oh jadi papa sudah sadar klo udah jadi orang tua, dimana orang tua yang lebih mentingin kerjaan daripada anaknya, dan dimana mama sama papa kala aku sakit engga ada. kalian hanya sibuk sama kerjaan kalian dan urusan kalian sedangkan aku, aku terbiasa sendiri tampa kasih sayang kalian" kata lisa panjang lebar sambil menangis yang membuat papanya bungkam seketika.


"lisa semua itu papa lakukan untuk kamu agar kamu tak kekurangan apapun sayang" mama lisa berkata dengan sangat lembut dan hati hati. sebab ia tau lisa sangat keras kepala sama seperti ayahnya.


"ya lisa emang tak kekurangan apapun hanya satu yang lisa tak dapatkan kasih sayang kalian" ketus lisa sambil melenggang pergi kekamarnya.

__ADS_1


lisa berhenti sejenak sebelum masuk kekamarnya dan berkata pada orang tuanya.


"mah, pah lisa akan pergi kepesantren itu, mungkin disana lisa akan menemukan kasih sayang yang tulus untuk lisa" ucap lisa setelah itu ia masuk kamar dan merebahkan tubuh lelahnya.


ia sangat lelah dengan semua ini, seandainya memilih lisa ingin lahir dari keluarga sederhana saja tapi penuh kasih sayang.


dari pada ia terlahir dari keluarga kaya raya tapi sedikitpun ia tak pernah merasakan kasih sayang orang tuanya.


sejak kecil ia selalu bersama para pembantu sampai lisa sakitpun tidur dengan pembantu, sebab mamah dan papanya sedang keluar negeri.


karna lelah dan banyak menangis akhirnya lisa pun terbang kealam mimpi dengan nyenyak.


ponsel lisa berbunyi dengan malas lisa pun bangun dan melihat jam. waktu menunjukan jam setengan tujuh lisa pun bangun melihat siapa yang telepon pagi pagi begini.


dilayar ponselnya tertera nama rahma sahabatnya.


rahma juga sahabat lisa dari kecil selain doni mereka berdua lah yang selalu menemani lisa disaat kesepian, ia pun mengangkat teleponnya.

__ADS_1


(hallo rahma ada apa lo pagi pagi telepon gue)" ucap lisa


( lis bener lo mau kesini bareng gue dipesantren hah)" tanya rahma


(hmm) "lisa pun menjawab dengan santai.


( apaan tuh hah hmm begitu yang jelas dong)" kata rahma dengan kesel, ia tau sahabatnya itu cuek.


( iya bawel. lo tuh sebelas duabelas ama doni bawelnya minta ampun dah) "ucap lisa.


( heyy kami bawel karna sayang ama lo, doni udah tau lo mau kepesantren hah) "ujar rahma


( belum gue belum kasih tau dia)"kata lisa.


(loh kenapa bukannya sekarang ya lo kesini, buruan kasih tau) " kata rahma


( iya udah dulu deh gue mo siap siap takut srigala marah bayy)

__ADS_1


tutt... lisa mematikan hpnya segera dan mengirim pesan ke doni bahwa ia akan ke pesantren yang sama dengan rahma.


Rahma sahabat lisa ini emang setelah lulus sekolah dasar ia mondok dipesantren pamannya. dan orang tua rahma,lisa dan doni sahabat jadi mereka menganjurkan agar lisa dipondokan ditempat mereka bersama rahma.


__ADS_2