CINTA DIPESANTREN

CINTA DIPESANTREN
episode 8


__ADS_3

Selesai sholat dan mengaji mereka pun kembali ke asrama, meski lisa barbar dan badgrils tapi dulu ia anak yang soleha.


ia tak pernah meninggalkan sholat lima waktunya, ia juga tergolong pandai mengaji.


sesampainya mereka di kamar asrama.


"lis kamu tau engga"


"engga" potong lisa.


"bisa ga sih ga motong dulu, dengerin nih" ucap rahma kesal.


"iya.. iya buruan apaan" jawab lisa.


"tapi janji jangan marah ya"


"iya apaan"


"sebenarna revo sekolah dipesantren ini" ucap rahma pelan, ia takut lisa ngamuk.


lisa hanya bisa menghela nafasnya mendengar omongan rahma.


"udah gue duga, tapi kenapa lo ga ngomong dari pertama" tanya lisa.


" itu sebenarnya permintaan orang tua kamu, mereka ingin kamu melupakan yang dulu dan memaafkan revo" terang rahma.


"iya gue tau, udahlah ancur mood gue klo terus terusan bahas cowok brengsek itu" ujar lisa.


"ya sudahlah terserah kamu saja" kata rahma.


"eh iya sebelum lupa, besok kamu disuruh ketemu gus raihan" lanjutnya


"lah ngapain tuh orang pengen ketemu gue" ucap lisa.

__ADS_1


"katanya sih les privat khusus untuk kamu, hah beruntung banget sih kamu" kata rahma.


"beruntung apaan yang ada sial gue" ucap lisa.


"ist.. beruntung kali banyak lo santriwati yang ingin diles langsung sama gus raihan, nah kamu bilang kesialan" cerocos rahma.


"iya iya bawel lu, udah lo tidur aja sana" ujar lisa.


"kamu ga tidur lis?"tanya rahma.


"gue ga terbiasa tidur sore, udah jangan bawel tidur sana" ucap lisa.


"ya udah deh, aku tidur dulu ya" kata rahma.


"hmm"


lisa pun beranjak dari tempat tidurnya menuju kursi belajar yang ada dikamar asrama itu.


iya berpikir bagaimana jika iya ketemu revo lagi, tak mungkin iya terus berlari menjauhi revo secara mereka satu pesantren.


ditambah iya besok harus menemui gus raihan, entah mengapa lisa selalu kesal melihat gus raihan. kalo disuruh memilih lebih baik lisa disuruh berantem sama sepuluh orang preman dari pada menghadapi gus raihan sendirian.


" ahh masa bodo lah,pusing gue" ucap lisa dalam hati sambil mengacak rambutnya.


jam sudah menunjukan pukul dua belas malam, lisa beranjak menuju kamar mandi untuk mengambil wudhu. meskipun lisa urakan tapi iya tak pernah meninggalkan sholat apapun termasuk sholat malam.


mendengar suara gremicik air, rahma terbangun dan melihat lisa keluar dari kamar mandi sehabis wudhu.


ia pun tersenyum dan berkata dalam hati.


"apapun caranya akan ku buat kamu kembali menjadi lisa kami yang dulu".


Adzan subuh berkumandang membangun kan lisa dari tidurnya.

__ADS_1


dilihatnya rahma sedang siap siap untuk pergi ke masjid pesantren.


"buruan lis, aku tunggu nih" ujar rahma.


"iya" jawab lisa.


setelah selesai mereka pun langsung menuju masjid untuk menunaikan sholat subuh berjama'ah.


sesampainya didepan masjid lisa melihat gus raihan sedang berbicara dengan seorang perempuan.


"rahma perempuan itu siapa yang lagi bicara sama gus raihan? " tanya lisa.


"mana" ucap rahma sambil celingukana mencari gus raihan.


"noh didepan" kata lisa sambil menujuk gus raihan.


"oh itu ustazah nurul, kenapa cemburu ya" ujar rahma sambil mengedip ngedipkan matanya sebelah.


"apaan nanya aja, siapa yang cemburu" kesal lisa.


"cie.. ciee yang cemburu" goda rahma sambil tertawa.


"bisa diem kaga sih lu" ujar lisa dengan kesal.


"engga" kata rahma sambil berlari kedalam masjid.


"Rahmaaa" teriak lisa. setelah sadar lisa teriak didepan masjid ia langsung membekap mulutnya, melihat seluruh orang sedang menatapnya tajam.


di lihat rahma belum berhenti tertawa melihat sahabatnya yang merasa malu.


"dasar sahabat lucnut" kesal lisa


iya pun langsung masuk kedalam masjid menyusul rahma.

__ADS_1


TERIMA KASIH YANG UDAH MAMPIR DAN SUKA BACA NOVELKU YANG MASIH BERANTAKAN INI.


MOHON MAAF JIKA MASIH ADA YANG SALAH, MAKLUM AUTHORNYA AMATIR HEHEHE. 😊


__ADS_2