CINTA DIPESANTREN

CINTA DIPESANTREN
episode 6


__ADS_3

"astagfirullah" gumam seseorang dari belakang pohon, siapalagi kalau bukan gus raihan.


"bisa tidak kalian tidak usah teriak teriak, ini pesantren bukan hutan" lanjutnya sambil menatap tajam lisa dan rahma.


"maaf gus" ujar rahma sambil menunduk.


"salah siapa mengagetkan,untung kami tidak jantungan" kata lisa datar.


rahma pun menyenggol lisa agar diam.


"rahma sebaiknya kalian masuk asrama, sudah waktunya sholat dhuhur" ucap gus raihan.


"baik gus kami permisi asalamualaikum" kata rahma sambil menarik tangan lisa.


"walaikumsalam" jawab gus raihan.


"dasar kulkas, muka tembok kaga bisa apa senyum sedikit huh" lisa terus mengumpat gus raihan sambil jalan.


sesekali santri wati hanya melihat sambil geleng geleng kepala.


rahma hanya tertawa melihat sahabatnya terus menggerutu.


"bisa diam tidak sih, orang lagi kesal juga" ucap lisa saat melihat sahabatnya terus tertawa.


rahmapun langsung menutup mulutnya sambil menahan tawa.


"eh iya lis nanti sore kami mau kepasar ikut yu" kata rahma.

__ADS_1


"kaga" jawab lisa.


"lu kaga bosen disini terus lebih baik ikut kita kepasar dari pada bosen disini" tanya rahma.


" sekalian kita beli baju untukmu,baju yang cocok" lanjutnya lagi.


"buat apa beli baju,gue bawa baju banyak" kata lisa.


"hmm lis sebenarnya baju kamu sudah dibawa sama gus raihan untuk diserahkan sama orang tuamu, katanya bajumu semua ga cocok dipake disini" terang rahma.


"apaa... kenapa lu kaga ngomong dari tadi sih" ucap lisa sambil melotot.


rahma pun hanya nyengir sambil mengedip ngedipkan matanya supaya lisa tidak marah padanya.


"sialan" lisa berkata sambil berbalik kebelakang dan berlari.


"woy mo kemana" tanya rahma sambil sedikit teriak.


lisa sudah mencari cari gus raihan tapi tidak menemukannya. sehingga ia bertanya pada seorang santri yang sedang duduk disekitar situ.


"hei lo. liat gus raihan tidak" tanya lisa.


santri itu hanya melongo melihat lisa, setelah ia sadar santri itu langsung menunduk dan beristigfar dalam hati.


karna haram hukumnya menatap perempuan yang bukan muhrimnya.


"maaf ukthi saya tidak lihat, setahu saya hari ini libur kalo libur gus raihan akan pulang kerumah abahnya sampai besok" terang santri itu.

__ADS_1


"oh ya sudah terimakasih" kata lisa sambil berjalan sebelum jauh ia berbalik dan berkata


" nama gue lisa bukan ukthi" setelah berkata demikia ia pun melanjutkan langkahnya menuju asrama putri.


santri itu hanya tersenyum.


"nikmat tuhan mana lagi yang kau dustakan" ucapnya dalam hati.


ia pun melanjutkan membaca kitab yang ia lagi baca.


sesampainya dikamar asrama. lisa langsung merebahkan tubuhnya keranjang.


"sialan, sialan masa gue hanya punya baju yang gue pake ini" umpatnya.


"lis sholat yu, udah masuk sholat dhuhur" ajak rahma.


"hmm" balas lisa.


"udah hayo keburu waktunya habis"lanjut rahma.


"iya bu ustad hayo" kata lisa langsung bangkit dari tempat tidurnya.


sesungguhnya dulu lisa anak yang taat beribadah sampai kejadian yang tak dinginnya itu terjadi, setelah kejadian itu ia berubah jadi dingin dan kejam.


kajadian dimana orang tuanya hanya memikirkan karir mereka, dan kekasihnya mencoba untuk melecehkan lisa.


untung kedua sahabatnya datang tepat waktu kalo tidak entah apa yang akan terjadi padanya. semenjak kejadian itu lisa langsung ikut kelas taekwondo untuk menghilangkan traumanya

__ADS_1


hanya kedua sahabatnya yang menemaninya,orang tua lisa tak pernah menghubunginya meski tau anaknya kena pelecehan. hanya orang orangnya yang langsung mencari revo kekasih lisa untuk memberi pelajaran karna ia sudah berani mau melecehkan anak mereka.


setelah itu entah apa yang mereka perbuat keluarga revo hancur,perusahannya bangkut dan mereka pindah keluar kota.


__ADS_2