CINTA DIPESANTREN

CINTA DIPESANTREN
episod 9


__ADS_3

Semilir angin sore berhembus sangat sejuk menerpa seorang gadis yang duduk melamun dibawah pohon beringin besar di depan masjid pesantren.


Terdengar suara santri yang lagi menghapal baca'an mereka, ada juga santri yang berlalu sambil bergurau dengan teman mereka.


"Asalamualaikum," ucap seseorang menghampiri lisa.


"Walaikum salam." jawab lisa.


"Tak baik sore sore melamun, lebih baik baca Al'Quran lebih berfaedah."ucap orang itu, yang tak lain adalah Gus raihan.


"Iya, saya tau. sudah buruan mulai,"


Gus raiham pun mulai membuka kitabnya dan langsung memulai bimbingannya.


sudah hampir dua jam mereka belajar,sampai mereka tak menyadari ada sepasang mata yang terus memperhatikan mereka.


Revo, ya dia selalu memperhatikan lisa dan Gus raihan yang sedang bimbingan dari dalam masjid pesantren.


Iya sangat merindukan Lisa dan selalu merasa bersalah dengan semua yang terjadi pada Lisa, andaikan hari itu iya tak ikut teman temannya dan mabuk, mungkin sekarang iya masih bisa bersama Lisa.


Disisi lain Lisa selesai bimbingan dan iya siap siap untuk kembali keasrama, karena sebentar lagi azan magrib akan segera berkumandang.


"Ukthi, sebaiknya anda cepat kembali keasrama karna sebentar lagi akan segera sholat magrib."


"Iya saya juga tau gus, kalo begitu saya permisi dulu. Assalamu alaikum,"


"Walaikum salam."

__ADS_1


Lisa terus berjalan menuju kamar asramanya,


setelah sampai ia segera membersihkan diri dan bersiap siap untuk sholat magrib.


Iya baru menyadari kalo ia tak mendengar suara sahabatnya yang bawel dari tadi.


"Rahma, lo dimana," teriaknya.


Tak ada sahutan dari sahabatnya itu, akhirnya Lisa memutuskan untuk bertanya pada teman kamar sebelahnya.


"Asalamualaikum, maaf ukthi apa kalian melihat Rahma?"


"Walaiku salam, oh iya ukthi Ramha tadi pergi sama bu nyai ukthi." jawab salah satu santi wati yang ada dikamar tersebut.


"Makasaih, wasalamu alaikum,"


"Walaikum salam."


"kenapa sih tuh kutu kupret kaga bilang kalo mo pergi!" rutuknya sambil terus melangkah menuju masjid.


Azan magrib berkumandang dengan merdu, Lisa memejamkan matanya menikmati suara muadzin yang sedang berkumandang.


entah suara siapa tapi iya kaya femiliar sama suara itu, iya pun tak ambil pusing mungkin suara salah satu Gus yang ada dipesantren ini.


Lisa pun segera masuk kedalam masjid, dan segera bergabung sama santriwati lainnya.


setelah selesai sholat magrib,Lisa dan para santri lainya mencari kitab yang mereka inginkan dan menghapalkannya.

__ADS_1


Selagi Lisa mencari kitab tiba tiba seseorang mengagetkan Lisa, siapa lagi kalo bukan rahma.


"Asalamualaikum," teriak Rahma meski tak terlalu keras.


"Astagfirulah, walaikum salam.dasarr kampret ngagetin aja lo."


"Ist.. mulut itu kalo bicara suka ga ada akhlak ya,"


"Ya lo ngapain coba ngagetin haa, dasar sahabat ga ada akhlak."


Rahma pun terkekeh melihat raut kesal diwajah sahabatnya.


"Udah ketemu belum kitabnya?"


"Udah, yu kesana! "


"Ya udah hayoo."


"Eh iya lo dari mana sama bu nyai?"


"Cieee kepo,"


"Istt terserahlah."


Lisa pun berjalan mendahului Ramha,iya kesal sama sahabatnya. sedangkan Rahma terkekeh melihat sahabatnya kesall.


TERIMAKASIH YANG SUDAH BACA,MAAF BARU BISA UP SOALNYA AUTHOR AMATIR BANYAK KESIBUKAN YANG GA PENTING JADI BARU BISA UP SEKARANG.

__ADS_1


KALO BERKENAN BISA GABUNG DIGRUP KALI AJA KITA BERTUKAR KRISAN, MAKLUM SAYA BARU BELAJAR MENULIS KALI AJA ADA SALAH SALAH DALAM PENULISAN MOHON DIKRISAN.


MAKASIH 😊


__ADS_2