
Setelah bersusah payah enzi pun akhir nya bisa tertidur juga walau dengan pikiran yang was-was...karna takut nya sewaktu-waktu enzi tertidur dan tuan Hirosi pun memasuki kamar nya disaat sedang enzi tertidur.
Akan tetapi benar saja di saat tengah malam dan pada saat itu enzi sedang nyenyak-nyenyak nya tidur...tuan Hirosi memasuki kamar enzi untuk memeriksa keadaan enzi dan segerah mendekati enzi serta duduk di samping sisi ranjang enzi sambil duduk tuan Hirosi pun menatap enzi dalam dan tersenyum serta mengelus pipi enzi dan juga mengecup kening nya enzi sambil berkata...entah mengapa hati ini ingin membalas dendan...akan tetapi semenjak beberapa kali bertemu dengan mu...aku merasa ada suatu perasaan.
Dan tuan Hirosi berkata lagi...entah lah...ini disebut perasaan apa.Pada hal selama ini tidak ada seorang pun yang bisa menarik hati ku...akan tetapi berbeda dengan diri mu...yang selalu membuat ku tertantang...kelembutan mu dan penolakan mu itu berbeda dengan semua wanita yang selalu mendekatiku karna ketampanan dan kekayaan ku ini.
Lalu tuan Hirosi pun mengusap ke pala enzi dengan lembut dan terus menatap wajah nya enzi,sambil berkata...tuan Hirosi...kamu itu cantik enzi dan juga kenapa tuhan tidak mempertemukan kita di awal saja yah...tuan Hirosi pun berkata sambil trus mengusap rambut enzi dan akhir nya tuan Hirosi pun tersadar dan buru-buru berdiri serta segerah keluar dari kamar nya enzi karna takut mengganggu dan membangun kan enzi dari tidur nya serta tak lupa tuan Hirosi pun menutup kembali kamar nya serta mengunci pintu kamar nya.
Akan tetapi...Enzi ternyata terbangun selepas tuan Hirosi keluar dan mengunci pintu kamar nya tersebut dan enzi pun buru-buru bangun serta memeriksa diri nya dan sekitar nya apa kah ada tuan Hirosi..karna di dalam tidur nya enzi merasa seperti ada seseorang tadi di samping tidur nya...dan di lihat enzi ternyata tidak ada siapa pun...enzi pun menarik napas nya hah.. merasa lega dan mengira itu hanyalah sebuah mimpi belaka.
Akan tetapi beberapa saat kemudian enzi pun menagis di dalam diam nya karna di tahan nya di dalam hati...karna enzi takut sampai terdengar dan membangun kan tuan Hirosi.
Enzi pun menangis terseduh-seduh menahan sakit hati serta rindu nya ke pada kenzo...saat ini hingga enzi pun berkata...kenzo...cepat lah datang menjemput ku...dan berkata lagi dengan meremas bantal tidur nya sambil berucap...kenzo...aku takut...aku juga kangen sama kamu...cepat lah jemput dan tolong bawa aku pergi dari sini...hingga enzi pun ke capek an dan tertidur kembali dengan posisi meringkuk seperti bayi.
Dan...Fajar pun mulai menyingsing...Kenzo dan pasukan anak buah atau pengawal pilihan serta orang kepercayaan nya pun...semua sudah siap berangkat dengan segala perlengkapan senjata dan rencana yang matang.
__ADS_1
Mereka semua pun segerah menaiki helikopter nya...karna kendaraan menuju kesana cuma helikopter dan kapal saja..akan tetapi...kalau memakai kapal,sampai nya juga akan lebih lama dan berbeda kalau mereka menaiki helikopter maka sampai nya akan lebih cepat...karna tempat tersebut adalah sebuah pulau yang di kelilingi oleh lautan lepas.
Dan oleh sebab itu kenzo menyiap kan begitu banyak helikopter untuk segerah sampai di sana.
Mereka pun akhir nya berangkat dengan di pimpin oleh Kenzo sendiri.
Setelah helikopter nya sampai di halaman depan kediaman vila tuan Hirosi...mereka mulai mengepung vila tersebut dengan cepat dan berhati-hati...mereka pun akhir nya telah mengepung ke segala sisi vila tersebut dan tinggal menunggu aba-aba saja dari tuan nya kenzo.
Dan di dalam vila..salah satu anak buah tuan Hirosi melapor kan kalau vila mereka saat ini sedang di kepung dan mereka sudah kedatangan banyak tamu saat ini...yah..tamu yang sedang tak di undang dan tak di harap kan itu...iyalah tuan kenzo yang ingin menyelamat kan enzi yang di sekap dari tangan nya tuan Hirosi.
Ayo kita akan nulai pertempuran ini.. kalian bersiap lah semua...tuan Hirosi memberi perintah ke pada semua anak buah nya.
Dan lain lagi dengan tuan kenzo...yang sudah mengepung nya di luar dan segerah memberi arahan seluruh anak buah nya agar segerah masuk dari beberapa titik yang berbeda.Akan tetapi dengan tetap waspada dan berhati-hati..
Kenzo saat ini sudah masuk dari ruang utama dan di situ tuan Hirosi yang sudah mengetahui kedatangan kenzo serta tuan Hirosi saat ini sudah menggu nya denga di kawal oleh beberapa anak buah nya untuk segerah menghadang kenzo memasuki vila nya serta mengambil enzi kembali dari tangan nya tuan Hirosi.
__ADS_1
kenzo yang sudah memasuki vila dan melihat Hirosi pun berkata...hai tuan Hirosi...di mana kau sembunyikan istri ku dan bagai mana keadaan nya saat ini...jangan sampai ku lihat kau melukai nya sedikit saja....dan apa bila ku lihat kau melukai nya sedikit saja maka akan ku bunuh kau saat ini juga.
Tuan Hirosi yang mendengar nya saat ini pun tertawa terbahak-bahak....hahaha...lalu tuan Hirosi pun mulai berkata...dia istri mu yah...aku baru ingat..akan tetapi dia akan menjadi wanita ku saat ini dan kapan pun.Dan kau tuan kenzo...sebaik nya kau melupakan dia...karna kau tak akan bisa mengambil nya dari sisi ku sekarang ini maupun nanti.Tuan Hirosi berkata dengan tegas dan membuat kenzo semakin berang mendengar nya.
Cih...kenzo berkata..lalu berucap kembali...tidak akan ku biar kau mengambil istri ku dan akan ku rebut kembali istri ku itu.Dan sekarang ayo kita bertanding..kenzo berkata dan mulai marah..hingga mereka pun sudah mulai bertarung dan segerah mengambil senjata mereka masing-masing serta bersiap dengan kehati-hatian nya serta mulai menembak dan mencari petlindungan agar tidak terkena senjata.
kenzo pun berkata ke pada asisten nya amida...Amida.. tolong kau lindungi aku...aku seperti nya tau keberadaan enzi saat ini dan aku akan segerah menyelamat kan nya.Dan amida pun berkata baik pak.
Dan untuk saar ini...kau...amida...tolong kau alih kan perhatian tuan Hirosi...agar aku bisa masuk kedalam dan mengeluar kan enzi sekarang.
Baik pak...amida berkata dan bersiap melindungi tuan nya dengan menembak beberapa kali dan berusaha mengalih kan perhatian nya.
*****
kita sambung lagi nanti yah..see you...
__ADS_1