
Selepas Akiene di depan gerbang sekolah nya, dan dengan kesal Akiene yang menelpon sang supir akan tetapi telpon nya tidak di angkat, serta membuat hati Akiene menjadi semakin kesal saja dan hampir menendang sebuah botol kaleng minuman yang ada di depan nya, serta tampa di duga pula,sejak kapan bila ada Daichi di belakang nya serta menawar kan kan sebuah tumpangan hendak mengantar nya pulang.
Akan tetapi, dengan angkuh serta tinggi hati nya Akiene membuat nya berkata..."tidak perlu dan terimakasih karena aku lebih baik naik taxi dari pada bersamaan pulang dengan si pecundang seperti mu.
Dengan kesabaran yang penuh dan mencoba berbaik hati, tapi ini balasan Akiene membuat Daichi kembali berang dan segerah lah Daichi turun dari mobil nya serta menarik secara paksa Akiene untuk segerah masuk ke dalam mobil nya Daichi dan dengan segerah pula menyuruh sopir nya untuk segerah menjalan kan mobil nya.
Akiene masih berontak di dalam mobil dan masih protes dengan sikap Daichi ini pun dan mulai berkata... apa mau mu sebenar nya.
Lalu Daichi pun berkata..."aku menyukai mu dan aku mengingin kan mu menjadi pacar ku sekarang.
Tidak... "dengan tegas pula Akiene berkata dan menatap tajam ke arah Daichi dengan memberi isyarat kalau iya tidak menyetujui nya.
Akan tetapi Daichi pun tidak mau kalah serta terus memaksa Akiene untuk menyetujui nya dan mendesak nya dengan berbagai cara.
Dannn...di tempat lain..."Yazuki serta Arnius mendapat sinyal yang menunjuk kan kalau keberadaan Akiene saat ini di luar dari daerah seharus nya dan mereka mengira, kalau saat ini Akiene dalam bahaya dan serta harus segerah memberi tau Kenzo untuk segerah membantu menolong nya.
Entah sejak beberapa kali pertemuan, sebenar nya Yazuki mulai menyukai Akiene, Akan tetapi karena ego dan gensi yang tinggi membuat hati Yazuki menjadi batu dan dengan keras hati menolak nya.
Akan tetapi, jauh di dalam hati kecil nya berkata.."Yazuki sangat menyukai Akiene dan saat mendapat kabar ini..."Hati Yazuki semakin gelisah di buat nya dan seperti nya, Arnius pun mulai menyadari perbedaan dari kelakuan nya itu serta mulai menggoda nya dengan berucap..."ada apa dengan mu.. ???
Tenang..."kita sudah memasang alat pelacak nya dan akan segerah mengetauhi keadaan nya.
Sontak saja itu membuat Yazuki terkejut dan menoleh serta menatap ke arah Arnius dan menatap nya tajam serta berucap.."Apa maksud dari perkataan mu ini..???
Dan..Arnius pun tertawa..serta berucap.."Aku sudah lama mengenal dan bersama mu, dannn kepanikan ini..adalah sesuatu yang sepesial, dan jujur saja lah, kalau kau menyukai Akiene kan....???
Apa maksud mu..!!!
Dannn...ahhh...aku...tidak ada menyukai Akiene kok, dia kan cuma bocil yang menyusah kan saja, dan liat, ini pun akibat dari ulah nya dia, Yazuki yang berkata gugup serta menunjuk kan luka nya dan mulai mengalih kan omongan nya supaya Arnius tidak semakin curiga ke pada nya.
Dengan berkata lagi Yazuki.."Ayo..lebih baik kita berangkat cari keberadaan nya, sebelum terjadi apa-apa terhadap Akiene si bocil tengil itu.
__ADS_1
Dengan di balas tertawa keras dan mengoda. Arnius pun berucap..iya baik lah..kita cari sekarang keberadaan pujaan hati mu itu dan sambil menepuk-nepuk bahu nya Yazuki.."Arnius terus tertawa dan menggoda nya.
Apa maksud mu, Yazuki kini mulai terpropokasi, tapi dengan memikir kan keadaan sekarang, Yazuki lebih memilih untuk mulai mengalah Dan diam serta pokus saat ini mencari titik keberadaan Akiene.
Setelah beberapa lama, akhir nya...sinyal tersebut telah menyala kan bunyi suara yang kuat di suatu Mobil mewah yang nampak memang cukup mencurigai kan.
Pada detik itu pula Yazuki mempercepat laju Mobil nya serta langsung menyerempet kesamping Mobil tersebut, hingga Mobil tersebut pun mulai oleng, karena belum kesiapan sopir nya dengan serangan mendadak tersebut, Dan mereka semua mulai panik sambil berkata....
Boss...kita seperti nya sedang di seorang oleh seorang...???
Kalian Tau siapa itu...!!!
Belum jelas boss...
Hemmm...pertahankan keseimbangan Dan kalau bisa, balas mereka...dengan tegas Daichi berucap.
Baiklah boss...kita laksana kan.
Tak lama dari tersebut...
Mereka mulai beradu Mobil dengan cara saling hantam Dan kebut-kebutan Mobil, hingga...
Daichi pun mulai mengeluar kan Salah satu senjata nya...
Dekat kan Mobil kita..."Daichi berucap....
Yang membuat Akiene melotot kan mata nya, karena iya tau itu mobil nya Yazuki, Dan saat ini Yazuki pun sedang terluka....
Akiene pun dengan cepat langsung menyambar Dan mengalih kan senjata tersebut, hingga terdengar lah suara letusan....dorrr....
Semua yang berada di situ merasa terkaget Dan saling tatap.
__ADS_1
Mereka semua, mencari siapa yang terluka saat ini.
Begitu pun yang berada di dalam mobilnya Yazuki.
Wajah mereka semua nampak pucat, hati pun berdebar-debar, penasaran siapa yang terluka serta terkena tembakan saat ini.
Yah...itu suara tembakan, Yazuki dan Arnius tidak percaya, kalau itu suara tembakan, Dan siapakah yang menembak serta yang tertembak saat ini.
Rasa penasaran mereka sangat besar hingga mereka dengan serempak atau kompak melihat ketubuh mereka masing-masing, serta merasakan, apakah Salah satu dari mereka ada yang terkena tembakan tersebut.
Mereka pun, satu persatu melihat dan tampa mereka sadari Mobil yang mereka jalan kan itu mulai melambat serta saling tatap.
Yazuki dan Arnius pun nampak cemas serta tak tertahan lagi hingga kembali menghantam Mobil tersebut hingga terjungkal dan Mobil tersebut jatuh melewati perbatasan dan terjun ke tebing yang curam.
Yazuki Tampa sengaja melaku kan nya hingga berteriak..."Akieneeeee....serta dengan cepat mengerem Mobil secara mendadak Dan keluar dari Mobil nya, hendak menyusul Akiene yang berada di dalam Mobil tersebut serta jatuh di jurang yang terjam itu.
Tak lama..."Mobil kenzo pun tiba serta terburu-buru keluar dan mencoba menanyakan keberadaan Akiene saat ini.
Tapi..."Apa yang di lihat seakan tak percaya...Kenzo pun menggoncang-goncang tubuh nya Yazuki dengan berucap...
Di mana Akiene, cepat kata kan Yazuki, Arnius...kau pasti tau juga kan..."Dengan amarah nya Kenzo berucap sambil terus mencerkam kerah baju nya Yazuki yang tampa iya sadari telah ikut menangis.
Dan Arnius pun menepuk bahu nya Kenzo sambil berucap, Yazuki tak sengaja menyerempet nya setelah mendengar suara tembakan dari dalam Mobil tersebut, Dan Mobil itu pun akhir nya jatuh kedalam jurang itu Kenzo...
Tidak ...itu pasti Salah kan Arnius...???
Apa nanti yang akan ku kata kan pada Enzie nanti....aakkhhh....
Kalau begitu...
Kita harus segerah turun dan menemukan adik ipar ku itu...!!!
__ADS_1
*******
Kita lanjut lagi nanti yah, n see you, Dan makasih dah baca.