
Dan setelah Akiene menutup mulut nya ichiro, Akiene pun tersenyum dengan cagung, karena sekarang dia lah yang akan di introgasi.
Dan benar saja, tak lama pun Nenek serta Mama nya Kenzo bersamaan berucap... siapa nama cowok itu dan Nenek pun kembali berucap...Akiene.. ingat, lo itu masih sekolah dan jan mikir yang macam-macam dahulu yah.
Dan dengan cepat pula, Akiene pun mulai menjawab dengan berkata..."Akiene kan sudah besar dan cukup umur Nek.... dengan muka cemberut nya Akiene berucap
Lalu Nenek pun menjawab perkataan Akiene dengan berkata..."Apaan sudah besar...sekolah saja belum lulus, itu sudah mau di bilang besar...dengan menggeleng-geleng kan kepala nya Nenek terus mengomeli Akiene sampai Akiene pun nerasa pusing dan menjawab....
Neeekkkk...uda dong ngomelin Akiene nya, kan yang terpenting Akiene uda bisa jaga diri Nek dan sekarang ini bukan saat nya anak-anak untuk di tekan dan di kekang seperti hidup di zaman nya Nenek.
Ingat Nek, ini zaman moderen dan bebas serta ada pepatah yang mengatakan hidup di zaman ini bila dia yang merasa kuat, maka dialah yang bisa bertahan Nek.
Maka dari itu, Nenek percaya saja ke pada Akiene, kan Akiene masih bisa jaga diri Akiene sendiri Nek dan yang harus Nenek khawatirin itu seharus nya nih anak bocil satu di samping Akiene. "Kan dia masih sekolah menengah pertama Nek, yang di usia seperti itu masih labil dan butuh bimbingan.
Dan tak lama Ichiro yang mendengar pun turut protes dan menjawab...apaan labil...ichiro juga uda besar kali Nek...
Serta Mama kenzo pun melihat perdebatan tersebut menjadi tersenyum, karema semenjak kepindahan keluarga Enzi di villa ini, villa ini pun menjadi ramai dan tak pernah sepi kembali.
Serta Nenek pun turut melerai mereka berdua dengan berkata...diam semua, pokok nya Nenek tidak setujuh yah kalian berdua pacaran, titik dan tidak ada koma.
Dan sekarang bersiap lah kalian berdua untuk segerah pergi kesekolah kalau kalian takut telambat nanti nya.
Dan dengan muka cemberut pula, mereka berdua menyelesai kan sarapan nya serta bersiap berangkat kesekolah bersama.
***
Sesampai nya di sekolah....Ichiro yang lagi kasmaran dan telas menulis surat cinta serta menyiap kan sebuah coklat untuk pujaan hati nya itu, dengan tersenyum pula Ichiro membayang kan wajah pujaan hati nya saat menerima hadia tersebut nanti saat di perpus di waktu jam istirahat nanti.
Akan tetapi di saat Ichiro yang sedang memasuki kelas nya dan berjalan sambil melamun pun tampa sadar Ichiro menabrak seseorang karena sama-sama tidak pokus berjalan.
Setelah tabrakan serta buku-buku yang di bawa oleh si perempuan itu terjatuh serta si perempuan itu pun langsung berjongkok dan bersamaan dengan ichiro yang terkaget serta meminta maaf dan ikut berjongkok untu membantu serta merapikan semua barang dan buku-buku yang berhamburan akibat tabrakan tadi yang membuat Ichiro replek ikut memunguti semua nya serta saat memberikan barang tersebut dan menoleh ternyata...
__ADS_1
Ichiro...benar-benar terkaget dan menjadi salah tingkah serta betucap...maaf...maaf...sampai tak berhenti dan menyebab kan buku-buku itu terjatuh kembali.
Dan mereka pun akhir nya kembali memunguti buku-buku tersebut serta dengan segerah berdiri dengan tatapan saling canggung.
Dan di saat mereka yang saling canggung tersebut. "Tiba-tiba teman nya perempuan tersebut memanggil nya serta membuyar kan kecanggungan mereka dan mereka berkata...maaf serta perempuan tersebut berkata iya dan saya harus seferah pergi karena teman saya sudah memanggil saya dan dengan bergegas pula meninggal kan Ichiro yang masih diam mematung tidak percaya dengan apa yang terjadi barusan.
Dan ini lah visual nya ichiro sekarang.
ini lg visual cewek yang di sukai ichiro yang bernama Naina
ini visual Daichi
Dan ini lagi visual nya geng Bulma, empat cewek pengagum nya Daich
Dan ini lagi visual nya geng Daichi
sampai di sini cukup dahulu, nanti di tambah lagi dengan visual nya Kenzo dan Enzi yang baru serta sahabat dan lain nya, dan sekarang kita lanjutin saja cerita nya yah....
***
__ADS_1
Pada saat Ichiro yang masih terbengong dengan kejadian tadi, Guru yang akan mengisi kelas nya pun tiba dan melihat Ichiro yang masih terbengong serta menyadar kan nya dengan berucap....
Ichiro...ngapain lo masih disini...kok gak masuk, mau coba bolos yah...
Ichiro pun tersadar dan kaget serta berucap...maaf bu...bukan maksud itu ibu..tapi...ini juga Ichiro mau masuk tapi kek nyaaaa....Ichiro berhenti sebentar berbicara yang membuat guru nya itu menjadi penasaran serta bertanya....
Kek nya apaan Ichiro...jangan coba cari alesan yah..ayo cepat masuk sana....
Iya bu...ini juga Ichiro mau masuk kelas kok, tapi kek nya boleh gak bu Ichiro permisi sebentar ke toilet mau menuhi panggilan alam...dengan senyum jahil nya Ichiro berucap...hihihi...dalam hati Ichiro tertawa...
Dan terang saja itu membuat guru nya akan berang tapi, Ichiro terus mengerjain guru tersebut dengan berkata...
Uuhhh...bu...kek nya uda di ujung nih...maaf...biar Ibu gak ngizini, aku tetep mau ke toilet nih...dengan berlari Ichiro meninggal kan guru nya itu yang hendak memarahi nya.
Trus...karena Ichiro walau suka usil, tapi dia termasuk murid yang cukup cerdas dan bisa di bilang murid dia murid unggulan dalam segala bidang.
Lalu guru nya hanya bisa menggeleng-geleng kan ke palanya saja dan trus masuk ke kelas nya untuk memulai pelajaran nya.
Di satu sisi.. Ichiro yang berlari tadi mencoba mengejar cewek yang di tabrak nya tadi lalu berdiri di depan kelas nya dan berusaha mengintip dari jendela kelas serta memberi kode ke pada cewek tersebut untuk janjian bertemu di perpus saat jam istirahat nanti.
Serta cewek tersebut yang melihat tingkah Ichiro yang nekat dan juga cewek tersebut takut ketahuan guru nya atas ulah Ichiro yang nekat serta berani dan tak takut akan di hukum.
Dengan cepat pula si cewek tersebut membalas kode Ichiro untuk menyetujui nya serta dengan segerah menyuruh Ichiro segerah pergi agar tak ke tahuan guru serta mendapat hukuman atas ulah nya itu.
Dan dengan jawaban yang singkat serta pasti tersebut membuat hati Ichiro semakin berbunga-bunga di buat nya serta, Ichiro langsung berlari menuju ke kelas nya dengan berjingkrak-jingkrak karena kegirangan.
Dan sesanpai di depan kelas nya, Ichiro langsung merubah sikap nya serta berkata permisi dan memulai pelajaran nya seperti biasa.
***
Kita sambung besok yah..see...you...
__ADS_1