
Dengan amarah nya Akiene yang mendengar perkataan Daichi barusan, serta Akiene pun mengepal kan tangan nya, ingin rasa nya Akiene menghajar pria tersebut sekarang juga dan Akiene masih berusaha bersabar serta berucap.
Ooohhhh...jadi ini semua adalah ulah mu yah...Akiene sudah menyadari nya sekarang, dan berucap lagi...pantas saja...hari ini terasa aneh dan semua menjadi buruk...Akiene yang berkata sambil melipat ke dua tangan nya di dada dan mulai menghadap ke arah Daichi serta mencoba menantang nya.
Daichi pun dengan santai nya menjawab...kalau iya kenapa dan tersenyum licik serta berkata lagi...
Aku berkuasa di sekolah ini dan aku tidak suka ada yang menentang ku termasuk itu kau sekalipun.
Hahhh...Akiene...pun menjawab dan menatap Daichi tajam serta berkata lagi dan bila aku tetap kekeh tidak mau menurutimu bagai mana...tantang Akiene ke pada Daichi.
Ooohhhh... Daichi mulai berdiri dari duduk nya dan kembali menatap tajam Akiene dan mencoba mendekati Akiene serta kembali berucap...jadi lo berani menantang gue dan Daichi pun mencengkram wajah mungil Akiene sambil terus menatap wajah nya Akiene serta ingin hendak mencium Akiene.
Akan tetapi Akiene yang cepat menyadari nya, langsung menepis tangan Daichi sehingga terlepas dari cengkraman wajah nya Akiene serta dengan gerakan cepat Akiene memplintir tangan nya Daichi kebelakang serta membuat Daichi meringis kesakitan dan meminta melepas kan nya serta membentak dengan berucap....cepat...lepas kan tangan ku.
Akan tetapi bukan nya Akiene melepas kan dan malah Akiene mempererat pelintiran nya sehingga membuat Daichi semakin meringis kesakitan dan Akiene pun berucap...cepat perintah kan teman mu yang di luar agar mau membuka kan pintu nya atau...
Atau apa ucap Daichi masih menantang Akiene, walau keadaan nya seperti itu, Daichi masih terus bertahan dan ingin segerah membalas serta menunduk kan Akiene.
Ooohhh...kau tidak takut yah...ucap Akiene dan kembali mempererat perintiran nya dan kembali membuat Daichi menjerit kesakitan...Aaaaww...lepas kan ucap Daichi...
__ADS_1
Apa...ucap Akiene...atau kau mau membalas ku, coba saja sekarang..bagai mana dan apa kau bisa...serta Akiene pun tertawa terbahak-bahak...hahaha...dan kembali berucap...dasar lelaki lemah....!!!
Daichi yang mendengar perkataan Akiene tersebut menjadi tersulut emosi serta mencoba berontak dan berpikir sampai...Daichi menginjak kaki nya Akiene dan Akine pun dengan replek melepas kan cengkraman nya dan memegang kaki nya yang terasa sakit tadi dengan sambil menjinjit...aawwuuuhhh...sakittt....
Hahaha...Daichi menertawa kan nya..akhir nya kau merasakan juga akibat nya serta kamu pun tidak akan bisa keluar dari sini dan jam pelajaran olaraga mungkin sudah berlangsung sekarang.
Akiene pun melihat jam tangan nya serta dengan geram nya melihat Daichi sambil berucap....mungkin lain kali kita akan bermain-main lagi, tapi sekarang aku harus segerah pergi dan dengan santai nya Akiene berjalan mendekati pintu keluar dan menatap lama pintu tersebut.
Sampai Daichi pun berucap... sudah... menyerah lah dan kau akan menjadi budak ku serta bisa hidup dengan aman tampa gangguan siapa pun. dengan santai nya Daichi berucap dan terus memperhatikan Akiene yang diam mematung melihat pintu tersebut sambil berpikir.
Akan tetapi Akiene pun membalas nya dengan berucap...Cihhh....sampai mati pun aku tidak mau menjadi budak mu dan apa lagi mesti berlutut dan mencium kaki mu dan tak lama Akine pun mengeluar kan jurus salto nya dan menendang pintu ruangan ganti tersebut hingga pintu tersebut jebol dan rusak serta terbuka.
Dan lain lagi dengan Akiene yang setelah pintu itu di rusak nya dengan santai Akiene keluar serta berucap...Aaahhhh...terpaksa akhir nya pintu ini kurusak dan seperti nya aku akan dengan sangat terpaksa juga merayu kakak ipar untuk mengganti kerugian ini...serta dengan selesai berkata demikian dan menggeleng kan ke pala nya dan mengambil seragam ganti nya yang tergeletak serta keluar dengan santai nya Akiene menuju ke lapangan.
Dengan panik nya melihat kejadian demikian, semua pengikut Daichi terburu-buru mendekati Daichi dan mencari tau serta bertanya apa yang terjadi....
Daichi yang baru tersadar pun berjalan terus menuju lapangan dengan tampa menjawab semua pertanyaan yang di lontarkan oleh semua pengikut nya yang masih penasaran dengan apa yang terjadi tadi.
Dan sesampai nya di lapangan serta karena Akiene yang datang nya terlambat pun akan segerah mendapat hukuman yaitu dengan berlari mengelilingi lapangan sekolah sebanyak lima ratus kali dan juga tampa mengenakan alas sepatu.
__ADS_1
Akiene pun menghempas napas panjang nya dan besiap membuka sepatu serta bersiap hendak berlari mengelilingi lapangan dan tak lama Daichi serta rombongan nya mendekati Akiene sambil berucap...apa kau mau menyerah dan memohon ampun ke pada ku sebelum terlambat...dengan muka datar nya serta menatap ke arah Akiene hendak memberikan bantuan bila Akiene bersedia memohon ke pada nya.
Akan tetapi dengan keras ke pala nya...Akiene pun berucap...hehhh...dari awal sudah ku bilang kan.
Lebih baik aku mati dari pada merendah kan drajat ku ke pada mu dan aku tidak perlu pertolongan mu itu.
Dan tak lama...Akiene yang sebelum nya berbicara ke pada Daichi sambil melakukan pemanasan dan sekarang Akiene memulai lari nya dengan meninggal kan Daichi yang masih diam mematung di sana.
Dan dengan santai nya pula...Akiene memulai lari nya serta tidak nampak sedikit pun terlihat di wajah nya nampak kelelahan dan malah seperti nampakmenikmatinya dengan santai serta sekali-kali Akiene melintasi Daichi dengan melempar kan sedikit senyuman manis nya dan melambai kan tangan nya, menunjuk kan kalau iya tak butuh bantuan nya.
Dengan wajah yang kesal pula Daichi melihat nya serta berucap...seperti nya kita meremeh kan wanita itu dan berlalu meninggal kan lapangan hendak kembali menuju kelas nya serta kembali mengikuti pelajaran dan kembali menyusun siasat agar bisa kembali membalas Akiene.
Selesai Akiene menjalan kan hukuman nya dan selesai pula jam pelajaran olahraga nya, Izumi dan Hanna dengan segerah mendekati Akiene dan bertanya..Apa yang terjadi dengan nya.
Dengan santai pula Akine menjawab...hanya sedikit..masalah dan tak perlu di hirau kan serta berlalu mengajak teman-teman nya itu untuk segerah masuk ke kelas nya dengan sambil merangkul ke dua teman nya itu.
Setelah sampai di kelas mereka pun dengan segerah pula memberes kan barang-barang nya hendak bergegas pulang karena jam pelajaran telah selesai.
***
__ADS_1
Kita sambung besik lagi yah...see...you...