
Setelah dari ruangan bayi dan sekarang Ibu nya kenzo hendak beralih menengok anak nya Kenzo.
Akan tetapi apa yang di dapat nya kaget serta lemas dan hampir pingsan.
Di lihat nya kamar kenzo yang sudah kosong serta bertanya ke pada para penjaga serta penjaga pun menjawab dengan tertunduk...takut-takut dan dengan berucap...tu...tu..tuan Kenzo tadi siang di culik orang Nyonya.
Dan setelah mendengar kabar tersebut membuat seperti tubuh nya di sambar petir dan hampir terhuyung serta di sambut kedua teman nya kenzo yang kebetulan mereka memang hendak langsung ke arah ruangan kenzo setelah mengetahui kalau saat ini Ibu nya kenzo ingin melihat Kenzo anak nya.
Tapi mereka datang nya telah terlambat dan melihat Ibu nya kenzo yang hampir pinsan...mereka pun langsung mengejar dan mencoba menangkap tubuh Ibu nya Kenzo yang hampir jatuh pinsan tersebut.
Dan di saat mereka sibuk berkumpul menenang kan ibu nya Kenzo.
Pada saat ini lah...musuh mulai kembali masuk menyamar sebagai suster dan kembali kini menculik bayi nya Enzi.
Serta Ibu nya Kenzo yang menangis terseduh-seduh yang masih duduk di dalam ruangan kenzo dan dengan menatap tempat tidur nya sambil mengelus-ngelus ranjang tempat kenzo di rawat sambil berucap... kenzo...di mana kamu sekarang nak...ibu mohon...cepat lah kembali...sambil terus menangis dan di tenang kan oleh ke dua teman nya kenzo beserta Amida.
Lalu tak lama Amida pun mendapat telpon dan bertapa terkejut nya Amida sampai berkata...apaaa...!!!
Ada apa lagi Amida...kedua teman kenzo yang penasaran akan yang terjadi serta sampai membuat Amida sampai bersikap seperti itu.
Begini...dengan ragu-ragu Amida ingin memberitahukan...tapi... Nyonya harus kuat sekali lagi setelah mendengar kabar kali ini...!!!
Ada apa lagi ini Amida...apa yang terjadi dengan Kenzo anak ku...cepat kata kan...Ibu nya Kenzo yang mulai panik karena seperti nya telah terjadi sesuatu yang buruk lagi kali ini.
__ADS_1
Begini Nyonya...sebenar nya tadi itu telpon dari rumah sakit ini dan memberitahukan kalau...kalau putri tuan muda telah di culik barusan.
Aaapaaaa...Ibu nya kenzo kali ini benar-benar jatuh pinsan karena mendapat kabar buruk yang bertubi-tubi sehiga mereka dengan segerah memanggil dokter untuk segerah memeriksa nya.
Dan di saat Ibu nya kenzo masih tak sadar kan diri...mereka semua pun langsung menemui kepala rumah sakit...karena keteledoran mereka kedua pasien telah di culik dan rumah sakit ini bisa di tuntut karena kelalaian tersebut.
Di di sisi lain...Nona Hiraku yang telah lama menunggu kesempatan ini dia merasa senang.
Karena dengan berbuah kesabaran menunggu kesempatan tersebut dengan perencanaan yang matang...rencana nya telah berhasil.
Di rumah nya, Nona Hiraku telah menahan Kenzo yang masih tak sadar kan diri tersebut dengan menempat kan beberapa dokter handal serta beberapa perawat untuk merawat nya serta barusan juga iya telah menculik anak nya Enzi dengan menempat kan juga dokter anak serta beberapa suster serta baby sister untuk merawat bayi nya Enzi.
Di dalam ruangan nya Nona Hiraku tertawa puas...hahahaha....akhir nya...aku mendapat kan mu dan buah hati kita kenzo...Nona Hira ku yang berkata seperti orang setres karena menganggap anak nya Enzi sebagai anak nya serta dengan puas dan bangga nya iya mengatakan...kalau kenzo itu suami nya serta anak nya Enzi itu adalah anak nya.
Serta lama Nona Hiraku yang sedang menatap kenzo, tiba-tiba perawat membawa bayi Enzi yang tak berhenti menangis mungkin karena kontak batin dan perawat tersebut pun membawa nya dengan segerah ke kamar nya kenzo yang mana di situ juga berada Nona Hiraku.
Setelah berkata dan Nona Hiraku yang hendak memarahi perawat tersebut karena tidak becus dalam merawat bayi serta dia sudah membayar nya dengan mahal tiba-tiba.
Kenzo yang mendengar tangisan bayi tersebut pun tersadar dan berkata di mana saya.
Sehingga membuat Nona Hiraku menoleh dan dengan segerah mendekati kenzo serta berkata sayang...kamu sudah sadar kah..dengan menggemgam tangan nya kenzo penuh kasih sayang dan hati yang senang karena mendapati kenzo yang kini telah sadar dari koma nya.
Lalu kenzo pun berkata...siapa kamu dan kenapa kepala saya sakit sekali dan ini di mana saya.
__ADS_1
Nona Hiraku yang sudah menyelidiki hasil dari dokter di rumah sakit serta epek dari operasi nya kenzo serta dengan cepat mengetahui kalau seperti nya kenzo sekarang sedang lupa ingatan yang di karena kan dia tidak mengenal Hiraku saat ini dan Nona Hiraku pun bertambah tersenyum senang menanda kan iya telah menang dari Enzi.
Lalu Hiraku pun berkata...sayang...kenapa kamu tidak ingat...ini aku istri mu dan ini bayi kita sayang dan dengan segerah memanggil perawat tersebut agar mendekat serta mengambil bayi nya Enzi untuk di gendong nya serta menunjuk kan ke pada Kenzo.
Dan aneh nya.. yang mana tadi bayi tersebut menangis tak henti-henti nya dan setelah di dekat kan ke pada Kenzo...bayi tersebut langsung berhenti menangis.
Kenzo yang tak ingat apa pun itu menatap heran bayi serta Nona Hiraku tersebut dan kembali memegang kepala nya yang terasa sakit kembali karena epek dari operasi tersebut masih ada.
Lalu tak lama Hiraku pun berteriak memanggil-manggil dokter agar segerah datang dan memeriksa nya.
Di rumah sakit Enzi pun sudah sadar dari paska operasi melahir kan dan sekarang menanya kan ke pada suster di mana bayi nya sekarang.
Semua suster pun bingung harus menjawab apa sekarang dan Enzi pun sudah mulai histeris dan berteriak membuat pihak rumah sakit menelpon Amida agar segerah datang untuk menenang kan Enzi serta dokter pun meminta izin untuk memberi nya suntikan penenang sekarang agar pasien tidak terlalu setres dan terpukul sekarang.
Amida pun tidak bisa berbuat apa-apa dan tidak ada pilihan lain selain mengiya kan keputusan dokter untuk saat ini dan merasa pusing dengan berbagai musibah yang telah menimpah keluarga tuan nya tersebut.
Ibu nya kenzo pun telah sadar sekarang dan melihat kedua sahabat Kenzo yang masih duduk menunggui nya hingga sadar serta ibu nya Kenzo pun berkata...nak Arnius dan nak Yazuki... terimakasih kalian telah membantu semua masalah yang menimpa keluarga tante serta kalau boleh tante minta tolong sekali lagi boleh tidak....???
Serta membuat kedua sahabat kenzo menatap heran dan berkata...iya tentu saja tante...karena tante sudah seperti Ibu bagi kami dan kenzo itu saudara kami dan tante tidak perlu sungkan bila meminta tolong kepada kami.
***
Kita sambung besok yah...see...you...
__ADS_1