Cinta Masa Kecilku

Cinta Masa Kecilku
Menyebalkan!


__ADS_3

~di perjalanan


"Mau langsung pulang Rain? Atau langsung ke kampus?" Tanya Reno, tatapannya fokus untuk menyetir.


"Oh Ya, berhenti di minimarket sebentar ya Reno, aku mau beli sesuatu" Ucap Raina yang sedang sibuk memainkan ponsel milik nya.


"Reno? Tadi kamu memanggil lelaki itu dengan sebutan Mas, kenapa memanggil aku dengan sebutan nama?" Pertanyaan Reno membuat Raina menatap heran kearah nya.


"Dari kecil aku kan sudah biasa memanggil nama mu dengan sebutan nama, kenapa sekarang jadi dipermasalahkan?!" Tanya Raina dengan nada yang sedikit membentak.


Reno tidak menjawab pertanyaan Raina,


Tak lama mobil mereka tiba di sebuah Mall jakarta. Lagi-lagi Raina mengernyitkan kening nya, padahal tadi dia meminta untuk diantar ke minimarket, kenapa Reno malah membawa nya ke Mall? Menyebalkan!


"Reno, kenapa ke Mall? Aku kan minta diantar ke minimarket" Tanya Raina, melihat Reno yang keluar dari mobil, Raina pun mengikuti nya.


"Sekalian mencari makan siang" Jawab nya santai, membuat Raina bergerutu kesal.


Mau tidak mau Raina pun mengikuti Reno, berjalan dibelakang nya.


"Kenapa kamu berjalan dibelakang? Ayo katanya mau membeli sesuatu, aku temani" Ajak Reno berjalan mundur agar menyamakan langkah nya dengan Raina.


"gak jadi! Udah gak Mood!" dengus Raina melipat kedua tangan nya diatas dada.


Reno hanya terkekeh melihat ekspresi Raina yang menggemaskan.


"Baiklah kalau begitu kita cari makan siang saja, kamu mau makan apa?" Tanya Reno sembari mata nya mencari-cari tempat makan yang nyaman menurut nya.


"Aku tidak selera" Dengus Raina lagi.


"Yakin? Mau Ramen?" mendengar nama makanan itu, membuat Raina membayangkan betapa Nikmat nya siang-siang seperti ini menikmati Ramen yang begitu pedas.

__ADS_1


"Bagaimana?" Tanya Reno, ia seolah tahu sekali Makanan yang dapat mengembalikan Mood wanita itu.


Raina tidak menjawab, namun Reno mengerti jawaban dari wanita itu. Ia pun berjalan menuju Restoran yang terletak di lantai dua, restoran yang menyediakan Ramen paling enak.


Setelah tiba disana, Reno memesan dua mangkuk Ramen, satu mangkuk Level pedas yang satu lagi tidak terlalu pedas. Kemudian mencari kursi yang kosong disekitaran sana, diikuti oleh Raina.


"Kamu masih suka pedas kan Rain?" Tanya Reno, ia masih ingat sekali bahwa perempuan yang sedang duduk dihadapan nya sangat menyukai makanan yang Pedas, karena sewaktu kecil dulu, ia sering sekali melihat Raina memakan makanan yang Pedas, padahal umur nya masih 5 tahun tapi sudah kuat memakan makanan yang Pedas berbeda dengan Reno, yang sama sekali tidak berani memakan makanan yang Pedas.


Raina hanya menganggukan kepalanya.


"Jadi tuan putri masih ngambek nih" Reno terkekeh melihat Raina yang sedari tadi tidak mengeluarkan sepatah kata pun.


"Habis nya Kamu ini dari tadi menyebalkan!" Ketus Raina.


"Apa nya yang menyebalkan?" Tanya Reno terkekeh, matanya fokus menatap Raina yang duduk dihadapan nya. Namun tatapan Raina terfokus pada Ponsel yang ia genggam.


"Sedang apa Rain? Sibuk sekali sampai aku diacuhkan seperti ini, sedih nya" Ucap Reno menempelkan sebelah tangan nya pada dagu miliknya.


Di sebelah kanan mereka yang terhalang oleh satu meja, sekelompok gadis SMA 5 orang menatap Reno dengan tatapan kagum, tentu kagum akan ketampanan nya, seakan mereka tengah memperbincangkan Lelaki itu. Dua dari 5 gadis itu terlihat menghampiri Reno yang mata nya sibuk menatap ke sembarang arah.


Raina yang mengetahui Gadis SMA itu menghampiri meja mereka, ia hanya menatap nya sekilas lalu tatapan nya terfokus pada ponsel nya lagi.


"Maaf ya gadis-gadis Manis, aku sedang sibuk berkencan dengan Istri ku. Jadi aku tidak bisa membantu kalian untuk diwawancarai" Ucap Reno menolak dengan nada lembut, Tatapan nya masih terfokus pada Raina.


Raina yang tidak sengaja mendengar ucapan Reno, seketika membuat dirinya terbelalak, dan kini menatap tajam ke arah Reno.


"Istri? Sejak kapan aku menjadi istri nya? Semakin lama semakin menyebalkan saja!" Gumam Raina bergerutu kesal.


"Baiklah, maaf kami mengganggu kencan kalian" Ekspresi Gadis itu terlihat begitu kecewa akan penolakan Reno. Lalu mereka pun meninggalkan Meja Reno dan kembali ke meja nya yang semula.


Saat dirasa Anak gadis itu sudah kembali, Raina mulai bergerutu kesal memaki Lelaki yang menyebalkan itu.

__ADS_1


"Apa tadi kamu bilang? Istri? Sejak kapan aku jadi istri kamu?" Ketus Raina.


"Maksud ku Calon istri" Reno terkekeh geli melihat ekspresi Raina yang begitu menggemaskan.


Tak lama kemudian Pesanan mereka tiba,


Mereka pun segera menyantap nya sampai habis.


~~


"Rain mau aku antar pulang atau langsung ke kampus?" Tanya Reno. Mereka kini berada didalam mobil Reno.


"Langsung ke kampus aja deh Pak dosen" Ucap Raina terkekeh. Reno hanya menggelengkan kepala nya mendengar Panggilan itu dari mulut Raina.


30 menit kemudian, mereka tiba di kampus.


"Aku duluan ya Pak Dosen, kalau sampai Ketahuan Mahasiswa lain aku berangkat bareng Pak Dosen bisa-bisa banyak Gosip yang gak enak didengar, terimakasih traktiran nya Pak" Raina segera keluar dari mobil Reno, tak lupa melemparkan senyum nya.


Reno begitu terpana melihat senyuman Raina yang terlihat sangat manis, Wanita itu benar-benar tumbuh menjadi Wanita yang Ceria. Bahkan membuat Reno semakin Kagum dibuat nya.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


.


Maafin author ya karena jarang update😔 mau UP juga kurang semangatt🙄 Banyakin Vote dan Like nya yaa supaya author bisa semangatt lagi buat lanjut eps novel ini🤗


__ADS_2