
Diletakkan nya kembali cangkir itu, Rasanya berat sekali untuk Reno berbicara kala itu. Tenggorokan nya seketika merasa begitu kering, telapak tangan nya saling menggenggam terasa begitu basah oleh keringat, kemudian..
"hemmm" Sebelum memulai Reno berdehem terlebih dahulu
"Maaf Om, seperti nya Om sudah tau apa yang akan Reno bicarakan sekarang, Tentu nya karena Om pasti sudah berpengalaman akan hal seperti ini. Sebelum itu Reno ingin bertanya, apa Raina sudah mempunyai Kekasih, atau sudah mempunyai seseorang yang sudah ia kenalkan pada Om?" Tanya Reno dengan hati-hati.
Mendengar Ucapan Reno, seketika Pak Firman menarik sudut bibir nya membentuk sebuah senyuman disana.
"hem, Begini Ren. Perlu Om beritahu, Setau Om, Raina itu anak yang tertutup jika bersama Om, tapi berbeda dengan Bunda nya, Dia tidak pernah mau berbagi cerita apapun pada Om. Namun walaupun begitu Om sangat peka terhadap dirinya, Om tahu jika dia sedang mempunyai masalah, Maka Om akan Melakukan apapun supaya dia bisa merasa selalu baik-baik saja. Dan soal Kekasih, Setau Om dia tidak pernah mempunyai kekasih, Tante Ranti yang memberitahu Om, Katanya setiap Ada lelaki yang mendekati Rain, Rain seringkali bersikap Acuh. Sehingga membuat Lelaki manapun menyerah untuk mendapatkannya. Dan sampai umur nya yang sudah menginjak dewasa ini dia sama sekali belum pernah mengenalkan lelaki manapun pada Om atau tante, dan jika memang nanti akan ada lelaki yang datang pada Om meminta izin untuk menjadikan Raina sebagai kekasih nya, Om akan langsung menolaknya" Tutur Pak Firman panjang lebar.
Reno semakin kagum pada Raina, Wanita yang jika didekati oleh lelaki lain malah bersikap Acuh. Pasti Raina adalah Tipe yang setia menurut nya, dan lagi saat mendengar kalau Raina tidak pernah mempunyai kekasih semakin membuat Reno Terkagum saja. Namun, Ucapan Pak Firman yang terakhir seketika membuat Reno sedikit menciut.
"Namun Ren," Ternyata Pak Firman belum menyelesaikan ucapannya. Pak Firman seolah mengerti melihat Ekspresi lelaki yang sedang duduk dihadapan nya itu.
"Namun, jika lelaki itu datang meminta izin untuk menjadikan Raina sebagai istri nya atau langsung melamar nya, dengan senang hati Om akan menerima nya" Ucap Pak Firman dengan seringai diwajah nya.
__ADS_1
Reno yang mendengar nya begitu terkejut, seketika mengangkat wajah nya yang semula tertunduk, Perlahan sudut bibir nya membentuk sebuah senyuman indah disana.
"Jadi Maksud Om, Jika niat Reno ingin melamar Raina, Om akan senang hati menerima Reno?"
Reno seolah tidak mempercayai ucapan Pak Firman, Rasanya begitu lega, pak Firman pun seperti Tahu apa yang saat ini Reno rasakan. Karena ia pun pernah mengalami hal yang sama ketika dirinya waktu dulu melamar Bunda nya Raina.
"Om menerima dengan Senang hati, namun tetap saja Om serahkan semua nya pada Raina, dan Om akan sangat bersyukur jika yang menjadi suami Raina kelak adalah kamu" Pak Firman menepuk bahu Reno pelan. Seolah menyalurkan sebuah kebahagian pada Reno.
"Tapi Reno tidak yakin jika Raina akan menerima lamaran Reno." Ucapan Reno membuat semangat dirinya kembali drop.
"Nanti Om akan membicarakan nya dengan Tante Ranti, Supaya dia bisa membujuk Raina agar mau menikah denganmu. Om akan sangat Lega jika melihat Raina sudah menikah, setidaknya Om tidak akan terlalu khawatir lagi, karna kelak akan selalu ada yang menjaga nya dimanapun dia berada. Dan Om berharap itu Kamu" Ucap nya kembali lirih seolah dirinya begitu terharu mengingat putri kesayangan nya sudah bertumbuh besar bahkan sudah ada lelaki yang dengan bersedia menggantikan posisi nya untuk melindungi dan menjaga Raina.
"Tapi Om, Reno tidak mau kalau kelak Raina menikah dengan Reno karena terpaksa" Ucap Reno lirih.
"Tidak akan ada paksaan dalam pernikahan nya nanti, Om akan membuat Raina merasa Siap untuk menikah dengan mu, bukan karena paksaan, Percaya saja pada Om. Dan lagi kamu juga jangan berhenti untuk berdoa agar tuhan senantiasa selalu melancarkan niat baikmu pada anak Om" Ucap Pak Firman tegas disertai senyuman hangat.
__ADS_1
Ia sangat tau betul kalau Reno adalah Anak yang baik, karena sedari Reno Kecil ia merasa Reno akan tumbuh menjadi laki-laki sejati. Dan ketika hampir belasan tahun lamanya, ia kembali bertemu dengan anak laki-laki itu, dirinya berharap jika yang akan menjadi Suami Raina kelak adalah Reno. Ia percaya Reno tidak akan pernah menyakiti putri satu-satu nya yang ia miliki. Dan juga ia percaya Bahwa Reno adalah Pria yang bertanggung jawab serta pekerja keras.
.
.
.
.
.
.
.
__ADS_1
Ayoo jangan lupa Like dan Vote nya yaa😊🤗 Biar Author lebih semangat lagi Update nya😍