
Pagi hari yang cerah di sebuah kelas, ada Hitori, Yuki yang sedang berbicara.
"Bro tugas kamu gimana? Sudah atau belum?" Ucap Yuki dengan panik karena belum mengerjakan tugasnya.
"Hahahaha udah dong, mau lihat?" Ucap Hitori.
"Mau lah, cepat bro nanti gue kena hukuman, dan dicap jelek seperti Yasou." Ucap Yuki.
"Apa kamu bilang! Yasou itu pemalas?" Ucap Hitori sambil mencekik leher Yuki.
"Eh kenapa kamu? Apa aku salah bicara?" Ucap Yuki dengan paniknya.
"Kamu itu merendahkan saya bro!" Ucap Hitori.
"Eh kan aku bilang Yasou bukan Hitori." Ucap Yuki.
"Sama saja, karena Yasou adalah sahabat baik ku, aku anggap sebagai keluargaku, jadi jika kamu merendahkan dia, kamu sama saja menantang aku!" Ucap Hitori sambil melepaskan cekikan nya di leher Yuki.
Dan saat mereka Yuki dan Hitori sedang membahas Yasou, semua orang langsung memandang Yuki dan Hitori.
"Heh liat, Hitori kenapa yah?" Ucap Sakura ke Mizumi.
"Entah." Ucap Mizumi.
__ADS_1
Pak guru pun datang dan mendengar bahwa ada laporan siswa yang berkelahi yaitu Hitori.
"Selamat pagi!" Ucap pak guru.
"Pagi!" Ucap semua orang yang ada dikelas.
"Hitori, kamu sini maju!" Ucap pak guru.
Hitori maju ke depan kelas dengan ekspresi datar.
"Ada apa pak?" Ucap Hitori.
"Ada apa, ada apa! Kamu tadi kan yang berkelahi?" Ucap pak guru.
"Kamu kenapa sih? Gara gara apa?" Ucap pak guru.
"Yuki pak, merendahkan harga diriku!" Ucap Hitori.
"Eh, aku kan cuma bilang Yasou pemalas,payah." Ucap Yuki menyaut pembicaraan pak guru dan Hitori.
"Apa kamu bilang!" Ucap Hitori sambil mendekati Yuki dan langsung menampat Yuki.
"Prakkk" suara tamparan Hitori ke Yuki.
__ADS_1
"Hitoriiiiii!" Ucap pak guru sambil memukul tangannya ke papan tulis.
"Kamu itu sama saja seperti Yasou, pemalas, bodoh, payah." Ucap pak guru.
"Hahaha kalian semua itu lah yang bodoh, kalian semua itu adalah penjahat tanpa kalian sadari, kalian anggap Yasou itu bodoh,pemalas, dan payah, kalian tidak memandang sisi lain nya Yasou!" Ucap Hitori sambil membanting buku yang dipegang.
"Keluar kamu!" Ucap pak guru.
Di kursi paling belakang ada Mizumi yang kaget melihat ini.
"Ah." Ucap Mizumi tidak berani mengatakan sepatah katapun.
Dan setelah beberapa jam,pada waktu istirahat Mizumi mencari Hitori ke taman sekolah dan menemukan Hitori.
"Eh kenapa dengan kamu?" Ucap Mizumi.
"Kami tidak akan tahu?" Ucap Hitori dengan nada sedih.
"Emang nya kenapa sih?" Ucap Mizumi.
"Yasou sebenarnya tidak seperti yang kamu kira, Yasou juga tidak ingin berhenti sekolah, kemarin aku dengar pembicaraan pamanya dengan Yasou, bahwa Yasou ingin sekolah seperti anak anak yang lain dan ingin mewujudkan keinginan ayahnya, tetapi paman nya melarang nya karena alasan biaya." Ucap Hitori.
"Ah." Ucap Mizumi sambil meneteskan air matanya.
__ADS_1