
Sesampainya di dalam kelas. Yasou tidak seperti biasanya, yang dulunya ceria, sekarang malah menjadi pendiam.
"Hei Yasou, kamu udah berangkat sekolah? " ucap Hitori.
"Iya." Ucap Yasou.
"Ehh nanti kita pergi ke caffe biasa yuk!" Ucap Hitori.
"Nggak." Ucap Yasou dengan ekspresi datar.
"Lah padahal aku bawa uang banyak, ngga tau cara menghabiskan nya." Ucap Hitori.
"Oh." Ucap Yasou dengan ekspresi datar.
Lalu Mizumi menarik Hitori dan membisikan ke telinga Hitori.
"Hei, dia terlihat agak menyeramkan yah? " bisikan Mizumi ke Hitori.
"Em menyeramkan, emang dia hantu? " ucap Hitori ke Mizumi.
"Ahh dasar ****** bekas." Ucap Mizumi ke Hitori.
"Loh kok kamu tau, saya pake ****** bekas ayahku,lumayan masih fresh sempaknya." Ucap Hitori.
"Gini nih kalo cairan otak diganti sama minyak goreng." Ucap Mizumi.
"Emang bisa yah? " ucap Hitori.
"Dah lah." Ucap Mizumi.
"Selamat pagi anak anak." Ucap pak guru.
"Eh ada pak guru." Ucap Hitori.
"Yang hari ini tidak membawa tugas atau mengerjakan tugas siapa? " ucap pak guru.
__ADS_1
"Saya." Ucap Yasou.
"Kamu lagi, sudah berapa kali kamu tidak mengerjakan tugas? " ucap pak guru.
Mendengar ucapan tersebut Hitori pun langsung menjawab perkataan pak guru.
"Eh tenang dulu pak, dia kan kemarin nggak beragkat, jadi dia nggak tau tugas yang diberikan pak guru." Ucap Hitori.
"Oh iy yah, aku lupa." Ucap pak guru.
"Gini nih ciri ciri orang udah kakek kakek." Ucap Hitori.
"Emang kenapa? " ucap pak guru.
"Ya pelupa lah." Ucap Hitori.
"Kamu keluar!" Ucap pak guru dengan nada tinggi.
"Maaf untuk Yasou, kamu tetap mengikuti pelajaran." Ucap pak guru.
"Lah apa salah gue pak? Masa gue disuruh keluar. " ucap Hitori.
"Ya elah baperan amat ni guru." Ucap Hitori dengan suara kecil. Tetapi pak guru mendengarnya.
"Sebagai bonus hukuman, kamu nanti pulang sekolah harus membersihkan ruang kelas ini sampe bersih!" Ucap pak guru.
Lalu Hitori pun keluar kelas dan waktu istitahat pun telah tiba. Tetapi Yasou masih didalam kelas membaca buku, dan Mizumi menghampiri Yasou sambil membawa bekal makanan.
"Hei Yasou, aku sengaja membawakan bekal makanan untukmu." Ucap Mizumi sambil memberikan makanannya ke Yasou.
"Anu....maaf aku sudah kenyang, ehh kebetulan ada Hitori." Ucap Yasou.
"Ehh aku dipanggil yah?" Ucap Hitori.
"Nih makanan, pasti kamu laper kan? " ucap Yasou.
"Ehh tau aja kamu." Ucap Hitori.
"Ehh padahal itukan saya buat untuk Yasou, Yasou jahat." Ucap Mizumi sambil menampar Yasou.
__ADS_1
Yasou pun terdiam sejenak dan memegang pipinya yang bekas ditampar oleh Mizumi. Lalu Yasou pun berdiri sambil memukul meja.
"Duarrrrr" suara pukulan meja. Mizumi dan Hitori pun terdiam.
"Hahaha, memang aku jahat, julukan yang pantas buat aku adalah penjahat." Ucap Yasou sambil mengambil buku dan tas, lalu pergi dari kelas.
Setelah 3 jam berlalu,namun Yasou tidak kembali ke kelas sampai pulang sekolah. Saat Mizumi pulang sekolah, tiba tiba ada orang tidak dikenal yang mengganggu Mizumi di dekat sebuah taman.
"Hei gadis muda, ayok ikut om!" Ucap orang itu sambil menarik tangan Mizumi.
"Tidak! Aku tidak mau!" Ucap Mizumi.
"Ayoo."ucap orang itu.
"Tolong!tolong!tolong!" Ucap Mizumi.
Kebetulan ada Yasou yang sedang ada di taman tersebut.
"Eh ada yang minta tolong,siapa yah? " ucap Yasou sambil mencari sumber suara, ternyata Mizumi yang meminta tolong.
"Hei hentikan,cowok kok berani nya sama cewek, ayo kalau berani lawan aku saja." Ucap Yasou. Lalu orang itu langsung lari dan memukul Yasou dengan kayu.
"Bug bug bug bug." Perkelahian pun tak terhindarkan, dan lagi lagi Yasou kalah.
"Berhenti! tolong berhenti!" Ucap Mizumi sambil ketakutan. Tak lama kemudian Hitori datang.
"Dasar orang brengsekk! Berani beraninya kamu lukai sahabat saya, rasakan ini." Ucap Hitori sambil memukul lima kali kepala orang itu.
"Ah sial! Gue dikeroyok." Ucap orang itu. Kemudian orang itu pun lari.
"Mizumi, kamu tidak apa apa kan? Syukurlah." Ucap Yasou, dengan penuh darah di muka dan langsung pingsan. Dan dibawa ke rumah sakit,Yasou dikabarkan kritis karena pukulan benda yang mengenai kepala bagian belakang.
"Apa, tidak mungkin." Ucap Mizumi sambil menangis.
"Kenapa Yasou mengorbankan dirinya demi melindungi orang seperti aku, padahal aku telah mengatakan dia penjahat, kenapa? " ucap Mizumi sambil menangis menyesali karena perbuatannya waktu di sekolah.
__ADS_1