CINTA SEBELUM KEMATIAN

CINTA SEBELUM KEMATIAN
Episode 13


__ADS_3

"Hai kak! Saya mau pesen makanan kak!" Ucap Mizumi.


"Iya, boleh dipilih menunya." Ucap pelayan restoran sambil memberikan buku menunya.


"Aku pesen udon aja kak!" Ucap Yasou tanpa membaca buku menunya.


"Eh kamu nggak pilih pilih dulu?" Ucap Hitori sambil meletakan buku menunya ke meja.


"Pilih saja dulu, ada banyak menu loh." Ucap Mizumi.


"Tidak, aku cuma pesen udon!" Ucap Yasou.


"Baiklah aku juga udon." Ucap Mizumi.


"Aku juga!" Ucap Hitori.



diatas adalah gambar makanan udon


"Berarti kalian bertiga udon semua?" Ucap pelayan restoran sambil mencatat pesanan.


"Entah kenapa aku pesan udon, kenapa aku tiba tiba pesan udon? Ada apa dengan aku ini?" Ucap Yasou di dalam hati.


Setelah beberapa menit kemudian pesanan pun datang.


"Silahkan dimakan." Ucap pelayan restoran sambil meletakan makanannya di meja.


"Akhirnya makan juga, selamat makan semua!" Ucap Hitori.


"Selamat makan!" Ucap Mizumi.


"Ho" ucap Yasou.


"Wih enak banget nih!" Ucap Hitori.


"Restoran udon yang enak di dekat taman, sayang nya udah beberapa tahun restoran itu tutup." Ucap Hitori.


"Hah... restoran udon yang ada di dekat taman." Ucap Yasou didalam hati.

__ADS_1


Gara gara mereka membahas udon, Yasou pikirannya terjebak ke masa lalu.


Waktu itu ketika malam hari Aku dan ayahku pergi ke sebuah restoran yang berada didekat taman, aku dan ayah pesan udon tetapi semuanya habis dan tinggal satu.


"Yeh makan udon!" Ucap aku.


"Iya nak ayo kita pulang, udon nya makan dirumah aja nak!" Ucap ayah.


"Iya." Ucap aku.


Setelah dijalan ayahku melihat ada orang yang sedang duduk di pinggir jalan, seperti orang yang sedang kelaparan, ayahku langsung menemuinya.


"Pak, kamu belum makan yah?" Ucap ayah.


"Iya pak, aku belum makan, aku tidak punya uang untuk makan." Ucap orang yang duduk dipinggir jalan.


"Ini pak makanan untukmu." Ucap ayah sambil memberikan udon nya.


"Tapi yah, itukan punya ku!" Ucap aku sambil menarik baju ayah.


Lalu seorang yang duduk dipinggir jalan tersebut langsung menerimanya.


Aku dan ayah pergi meninggalkan orang itu.


"Yah, itukan punyaku, udon nya kan tinggal satu satunya buat aku." Ucap aku sambil agak marah.


"Nak, kan kamu itu udah makan, lihatlah orang itu, apa kamu nggak kasihan, walaupun udon itu hanya satu, tetapi kamu kan bisa menikmatinya kapan saja." Ucap ayah sambil mengelus rambutku.


"Yah, aku kan udah nunggu dari tadi." Ucap aku.


"Kamu nunggu dari tadi, tetapi dia nunggu dari pagi agar bisa makan, ada banyak orang disana yang lebih membutuhkan." Ucap ayah.


"Dengar nak, aku ingin kamu jadi orang baik. Sikap itu tidak tentu baik, tetapi hati yang tulus itu membuktikan orang baik." Ucap ayah sambil menunjuk dada aku.


"Haa...." ucap aku sambil terkagum.


Mizumi dan Hitori melihat Yasou sedang melamun.


"Hei, kenapa kamu melamun? cepat makan! nanti udon kamu dingin loh." Ucap Mizumi.

__ADS_1


"Y." Ucap Yasou.


"Hei kenapa Yasou tiba tiba jadi berubah, bagikan langit cerah yang tiba tiba hujan." Bisikan Hitori ke Mizumi.


"Entah." Ucap Mizumi.


"Oh iya aku pulang dulu ya!" Ucap Yasou sambil meletakan sumpitnya dan berdiri.


"Eh kan makanannya belum habis!" Ucap Hitori.


Yasou pun keluar dari restoran dan berjalan pulang melewati taman dan melihat warung udon kesukaan Yasou.


"Hah, kenapa aku melihat warung itu, aku merasa seperti terjebak di masa lalu ku, ahh dasar aku!" Ucap Yasou sambil menampar pipinya sendiri.


Ketika Yasou di penyebrangan orang atau Zebracross Yasou melihat ada orang yang duduk di bawah lampu lalu lintas, Yasou pun menghampirinya.


"Kek,kakek lapar ya kek?" Ucap Yasou sambil jongkok.


"Iya, kakek belum makan nak." Ucap kakek.


"Sebentar ya kek, aku belikan makanan dulu." Ucap Yasou dan langsung lari menuju warung makanan dan dia kembali lagi ke kakek tersebut.


"Ini kek makanan, dimakan ya kek, maaf say hany bisa memberikan ini kek." Ucap Yasou sambil memberikan makanannya.


"Terima kasih ya nak." Ucap kakek.


"Iya sama sama." Ucap Yasou.


"Kenap kamu tiba tiba membelikan makanan ke aku?" Ucap kakek.


"Karena aku melihat, kakek sepertinya belum makan, dan ayahku bilang bahwa di dunia ini banyak orang yang susah dari pada aku." Ucap Yasou.


"Ayah dan anaknya baik semua." Ucap kakek.


"Sayangnya ayahku meninggal minggu lalu." Ucap Yasou sambil meneteskan air mata.


"Eh, maafkan kakek telah membuatmu mengingat kenangan yang sedih, tapi kakek jamin pasti ayahmu bangga disana, karena memiliki hati yang baik dan tulus." Ucap kakek.


"Terima kasih kek." Ucap Yasou langsung pergi dari kakek tersebut sambil meneteskan air mata.

__ADS_1


__ADS_2