
Angin malam berhembus,Mizumi sedang duduk di taman sendirian, dan teman nya pun menghampiri Mizumi.
"Eh Mizumi, sedang apa kamu malam malam sendirian di tempat seperti ini?" Ucap Sakura.
"Lah kamu ngapain disini?" Ucap Mizumi.
"Anuu....aku dari toko, eh lihat kamu disini lagi duduk sendirian. Ucap Sakura.
"Oh." Ucap Mizumi.
"Oh iya, ayo kita ke pasar malam pasti seru! kebetulan saya juga tidak ada teman." Ucap Sakura.
"Emang ada pasar malam?" Ucap Mizumi.
"Eh kamu ngga tau? Haduh, didekat sini ada pasar malam selama dua minggu loh." Ucap Sakura.
"Eh aku baru tahu." Ucap Mizumi.
"Ayok kita kesana!" Ucap Sakura sambil menarik Mizumi.
Disisi lain Hitori yang sedang bermain HP di kamar nya, dan ibunya Hitori pun masuk ke kamarnya Hitori.
"Hitori, tolong temani adikmu pergi ke pasar malam!" Ucap ibunya Hitori.
"Eh, aku kan bisa pergi sendiri?" Ucap Hitori.
"Pokoknya kamu yang temani!" Ucap ibunya Hitori sambil membentak dan pergi dari kamar.
"Kakak, ayo lah!" Ucap Hana, adik perempuan Hitori.
"Iya iya sebentar, sialan kenapa gak pergi sendiri sih?" Ucap Hitori.
"Ya kan aku baru pertama kali ke pasar malam, lagi pula jauh dari sini tau." Ucap Hana.
"Heh,padahal kan cuma tiga kilometeran kira kira." Ucap Hitori di dalam hati.
"Ayok kak berangkat!" Ucap Hana.
Mereka pun berjalan menuju keluar rumah.
__ADS_1
"Ibu, kami pergi dulu ya bu." Ucap Hana.
"Iya, hati hati yah, eh Hitori jaga adik mu, awas kalo sampe kenapa kenapa!" Ucap ibunya Hitori dengan tatapan yang mengerikan
"Iya iya iya tenang, kami berangkat." Ucap Hitori.
Sesampainya di pasar malam.
"Kak, ayo kita beli ice cream!" Ucap Hana.
"Iya iya." Ucap Hitori.
"Haduh dasar merepotkan saja ni orang." Ucap Hitori.
"Kak,ayo kita kesana kak ayok!" Ucap Hana sambil menarik tangan Hitori.
"Kakak istirahat dulu ya, capek soalnya, sana kamu kesana dulu, nanti kakak nyusul." Ucap Hitori.
"Iya kak, nanti nyusul ya?" Ucap Hana.
"Iya iya." Ucap Hitori.
Hitori pun duduk di sebelah toko ice cream di pasar malam sambil bermain HP, setelah setengah jam kemudian.
"Eh itu Hana, sama siapa yah dia? Saya hampiri aja lah." Ucap Hitori sambil menuju ke Hana.
"Hana,maafkan kaka ya, kaka tadi kecapean." Ucap Hitori.
"Huuu, Hana hampir saja tersesat, untung ada kak Mizumi dan Sakura." Ucap Hana.
"Hehehe tadi kami melihat Hana menangis sendirian, sepertinya Hana kebingungan, kami ajaklah Hana bersama kami." Ucap Mizumi.
"Hehehe terima kasih ya Mizumi, Sakura." Ucap Hitori.
"Ayo kita kelilingi pasar malam!" Ucap Mizumi.
"Ayo!" Ucap Hana dan Sakura.
"Kamu bagaimana, Hitori?" Ucap Mizumi.
__ADS_1
"Hehehe aku ikut saja." Ucap Hitori.
Setelah beberapa menit kemudian.
"Kak aku mau pergi beli makanan dulu ya!" Ucap Hana.
"Eh aku ikut, kamu mau ikut ngga Mizumi, Hitori." Ucap Sakura.
"Aku tidak lah, aku cape." Ucap Mizumi.
"Aku tunggu disini aja." Ucap Hitori.
Mereka pun pergi,Hitori dan Mizumi duduk di kursi panjang.
"Mereka seperti kakak beradik ya, akur banget." Ucap Mizumi.
"Maksud mu Hana dan Sakura?" Ucap Hitori.
"Iya." Ucap Mizumi.
"Oh iya, kamu nggak marah ke aku?" Ucap Hitori.
"Marah kenapa?" Ucap Mizumi.
"Karena masalah tadi sore di caffe." Ucap Hitori.
"Ah itu, sudah jangan dipikirkan lagi." Ucap Mizumi.
"Oh iya,Yasou udah sadar loh dari koma nya." Ucap Hitori.
"Benarkah, syukurlah." Ucap Mizumi.
"Tapi jika aku menjenguk dia pasti dia akan mengusirku." Ucap Mizumi.
"Besok kita pergi menjenguk Yasou yuk!" Ucap Hitori.
"Aku nggak ikut, kamu saja sana, karena kamu kan sahabat dekatnya, sedangkan aku cuma membawa malasah doang." Ucap Mizumi.
"Tapi kan kamu suka Yasou?" Ucap Hitori.
__ADS_1
Lalu Mizumi mengalihkan pembicaraannya.
"Andai saja waktu itu saya tidak mengusir Yasou dari kelas pasti dia tidak akan terkena musibah, dan bisa menikmati kehidupan seperti yang lain nya. Sejak ayah dia meninggal, dia selalu merasa dirinya payah, dan pengecut." Ucap Mizumi.