
"Hei bangun, kalau kamu udah sembuh kamu bisa membantu paman bekerja, tetapi kalau belum sembuh mending tiduran saja." Ucap paman sambil membuka gorden jendela.
"Huah, iya nanti saya pergi bantu paman, letaknya dimana yah?" Ucap Yasou sambil tiduran dan mengucek matanya.
"Di toko barang." Ucap paman sambil keluar dari kamarnya Yasou.
"Iya,aku datang kok." Ucap Yasou dan langsung berdiri untuk sarapan.
"Hari yang sangat membosankan!" Ucap Yasou sambil makan.
Yasou pun pergi ke toko untuk membantu paman nya, ketika Yasou berada di depang gerbang sekolahan, Yasou melihat teman teman nya yang memakai seragam sekolah,dan teman temannya yang melihat Yasou langsung dikerubungi dan jadi bahan ejekan teman temannya.
Yasou langsung berjalan menundukan kepala di depan teman teman nya.
Mizumi melihat ada orang yang sedang di kerubungi, lalu Mizumi lari mendekat ke arah orang yang sedang dikerubungi.
"Yasou!" Ucap Mizumi dengan keras sambil memegang pundaknya.
"Apa kalian pantas menghina teman teman yang sedang kesusahan, dimana letak hati kalian,dasar sampah!" Ucap Mizumi.
"Heh liat lah tidak malu dia (Yasou) mendekati Mizumi, yang cantik itu,dia tidak tahu diri." Ucap seorang teman yang sedang mengejek Yasou.
__ADS_1
Yasou merasa perasaannya tertusuk, Yasou pergi tanpa berkata sepatah kata pun ke Mizumi.
"Kalian semua sampah!" Ucap Mizumi.
Lalu ada Hitori dan Yuki datang ke tempat itu.
Waktu pun telah berlalu, setelah beberapa jam kemudian, saat Hitori pulang sekolah, Hitori pergi ke tempat bekerjanya Yasou.
"Hei paman!" Ucap Hitori sambil menggendong tas dan membuka pintu toko.
"Hei Hitori." Ucap pamannya Yasou yang sedang duduk tempat kasir.
"Lihat lah paman! Yasou sangat bekerja keras sekali!" Ucap Hitori sambil melihat Yasou yang sedang menata barang.
"Paman tidak tega melihat Yasou begitu? Makanya paman jangan paksa dia bekerja, dia kan harusnya sekolah seperti saya bukan bekerja!" Ucap Hitori.
"Ha... " ucap paman sambil menyesal dan memandang Yasou yang sedang bekerja, dan paman nya Yasou langsung berdiri lalu menghampirinya.
"Nak maafkan paman, kamu kan harus nya belajar, jika kamu ingin sekolah lagi ya nggak papa, paman juga harusnya tahu kalau kamu itu adalah anak yang berkewajiban untuk sekolah." Ucap paman sambil memegang pundak Yasou.
"Hah, kenapa paman jadi aneh, aku nggak papa kok bekerja, dan aku juga tidak ingin selalu dimanjakan." Ucap Yasou.
__ADS_1
"Oh iya, temen kamu nungguin didepan toko." Ucap paman sambil meninggalkan Yasou.
Yasou pun menghampiri Hitori yang ada di luar toko.
"Yo. " ucap Hitori sambil duduk di depan teras toko.
"Tangkap, pasti kamu haus." Ucap Hitori sambil melempar minuman kaleng.
"Terima kasih Hitori." Ucap Yasou sambil menangkap minumannya.
"Eh kenapa kamu malah bekerja sih?" Ucap Hitori.
"Hehe, aku adalah orang yang terlahir miskin, aku tidak punya apapun sekarang melainkan paman yang terus mengurus aku." Ucap Yasou.
"Tapikan aku juga bisa membantu membiayai sekolah kamu!" Ucap Hitori.
"Aku pasti menolaknya,oh iya menurutmu arti ayah bagi kamu itu apa?" Ucap Yasou.
"Ehh, ayah menurutku, dia adalah orang yang merawatku dari kecil." Ucap Hitori.
"Baiklah, walaupun aku tidak mempunyai ayah, aku hanya memiliki paman, jika ayah adalah orang yang merawat dan memberi banyak perhatian, nah itulah, paman telah banyak memberiku perhatian dan merawatku sejak kedua orang tuaku pergi satu per satu. Paman telah aku anggap sebagai ayahku sendiri, aku ingin membuat paman merasa senang walaupun dengan cara ini." Ucap Yasou.
__ADS_1
"Oh iya aku masih banyak kerjaan, nanti malam ya jika ingin bertemu, bye!" Ucap Yasou langsung masuk ke toko.