
Tetesan air dari langit turun ke bawah saat Hitori dan Mizumi pulang sekolah.
"Eh hujan nya agak lebat." Ucap Hitori sambil lari menuju ke rumah sakit.
"Iya, kebetulan kita tidak bawa payung." Ucap Mizumi.
Sesampainya di rumah sakit, saat Hitori dan Mizumi sedang berada di tingkat.
"Yah aku basah kuyup nih." Ucap Hitori.
"Hahahahaha." Ucap Mizumi.
Dan mereka berdua menuju ke ruangan Yasou.
"Hai Yasou!" Ucap Hitori.
"Hai, lah kalian kok basah sih? Mesti gara gara kalian ke sini jadi kehujanan?" Ucap Yasou sambil duduk diatas kasur rumah sakit.
"Lah tadi aku dan Hitori pulang eh malah hujan, makanya aku kesini karena meneduh disini, kan jarak sekolahan dengan rumah sakit dekat." Ucap Mizumi.
"Oh iya, tadi pagi Hitori kena hukuman loh dari pak guru, karena membela kamu." Ucap Mizumi ke Yasou.
"Eh tidak, Mizumi itu bohong, jangan percaya!" Ucap Hitori sambil tersipu malu dan pipinya merah.
"Hehehehe." Ucap Mizumi.
"Terima kasih teman teman, kalian telah membantu ku dalam semua kehidupanku, oh iya aku nanti udah diizinkan pulang, jadi kalian gak perlu datang lagi ke rumah sakit yang menyebalkan ini." Ucap Yasou.
"Syukurlah,nanti setelah Yasou pulang kita makan makan mau ngga? Mizumi yang traktir." Ucap Hitori.
"Eh..... baiklah aku yang bayar!" Ucap Mizumi.
"Akhirnya dapat makanan enak gratis." Ucap Hitori.
__ADS_1
"Oh iya hujan udah reda, aku pulang dulu ya!" Ucap Hitori.
"Oi aku juga ikut, aku pulang dulu ya Yasou, bye!" Ucap Mizumi sambil mengedipkan mata sebelah kiri.
"Ah..." ucap Yasou.
Satu jam berlalu, Yasou pulang dari rumah sakit, Mizumi dan Hitori pergi ke rumah Yasou dan berangkat ke restoran favorite Mizumi, ketika mereka sedang berada di jalan pada malam hari dan menunjukan pukul tujuh malam.
Mereka bertiga melihat ada orang yang sedang ditindas preman.
"Hei lihat ada orang yang sedang diapain itu?" Ucap Hitori sambil menunjuk ke orang yang sedang di dalam gang yang gelap.
"Menunggu dia telah terluka itu adalah hal bodoh...arghhhh orang penindas sialan kau!" Ucap Yasou sambil lari.
"Eih, mana mungkin aku biarkan sahabatku berantem sendirian, tunggu aku kampret!" Ucap Hitori sambil lari.
"Semangat ya!" Ucap Mizumi sambil melambaikan tangan.
Sesampainya di gang yang gelap itu dan orang yang sedang di tindas.
"Hahahahaha, kamu ingin ikut campur!" Ucap preman sambil menatap ke Yasou dan Hitori.
"Arghhh......" ucap Hitori sambil memukul preman tersebut.
"Ampun...ampun!" Ucap preman dan langsung kabur.
"Kamu tidak apa apa kan?" Ucap Yasou ke orang yang ditindas.
"Eih" ucap Yasou sambil melihat muka orang tersebut dan kaget,Yasou langsung pergi meninggalkan tempat itu dan menuju ke Mizumi.
"Ayo kita pergi saja ke restoran!" Ucap Yasou.
"Ayo!" Ucap Mizumi.
__ADS_1
"Woi kalian, tunggu aku kampret!" Ucap Hitori.
Sesampainya di restoran mereka bertiga melihat ada anak kec yang tersesat karena restorannya besar dan anak kecilnya menangis di sebelah pintu masuk restoran.
"Haaaaa...." suara tangisan anak kecil.
"Hei dek, kamu tersesat yah?" Ucap Mizumi sambil mengelus kepala anak kecil itu.
"Iya kak, saya bingung harus bagaimana?" Ucap anak kecil tersebut.
"Ayo ikut kakak, nanti saya laporin ke pengurus restoran." Ucap Mizumi sambil mengelus kepala anak kecil yang tersesat.
"Terima kasih banyak kaka." Ucap anak kecil tersebut sambil memeluk Mizumi.
"Lah kan kita ini tujuannya untuk makan makan, kok malah ngasuh anak kecil sih?" Ucap Yasou.
"Brug" suara kaki Yasou di injak Mizumi.
"Diamm, kasihan tau dia anak kecil yang tersesat!" Bisikan Mizumi ke telinga Yasou.
"Aihh.....sakit tau!" Ucap Yaosu sambil memegang kakinya.
"Kalian berdua pacaran yah, kok akur banget sih?" Ucap anak kecil sambil menujuk Mizumi dan Yasou.
"Heh anak kecil sewot amat dah." Ucap Hitori dengan pelan.
Setelah beberapa menit kemudian, Mizumi melapor ke pengurus restoran dan ayah ibunya bertemu dengan anak kecilnya.
"Ayah..." ucap anak kecil tersebut sambil memeluk ayahnya.
"Maafkan ayah nak, ayah telah meninggalkanmu di restoran." Ucap ayahnya anak kecil tersebut.
"Iya ayah, aku juga berfikir kalau ayah pasti akan kembali." Ucap anak kecil.
__ADS_1
"Entah kenapa aku melihat mereka, aku merasa iri dengan mereka." Ucap Yasou didalam hati sambil meneteskan air matanya. Hitori melihat Yasou meneteskan air matanya.
"Eh aku sudah kamu anggap sebagai keluargaku kok, kamu tidak sendiri." Ucap Hitori sambil merangkul Yasou.