
makasih ya karena udah mau baca cerita aku...
selamat membaca
💐🌸💮🏵🌹🌺🌻🌼🌷
"kalian gak tau apa yang lucu?" tanya sania.
dan mereka berdua hanya menjawab dengan menggelengkan kepalanya ke kiri dan kanan.
Mereka semakin tertawa melihat tingkah mereka yang seperti anak bayi polos banget kelihatan nya.
" ada apa sih. " kata mereka berdua. lalu mereka saling memandang dan ikut tertawa. karena mereka tau ternyata dari tadi mereka lah yang jadi bahan tertawaan.
" udah...udah... perut ku sakit." jawab elisa
" iya aku juga." jawab yang lain nya serentak.
Mereka hanya saling memandang dan melirik sesama. lalu mereka pun mulai serius.
" baiklah kami akan mengizinkan kalian untuk tidak mengadakan resepsi tapi...ada tapi nya nih…" kata aditya.
"apa pa…? " tanya rey penasaran.
" nungguin ya..." tanya aditya.
dan mereka semua mengangguk. aditya tertawa...sangking lucunya melihat tingkah mereka yang seperti anak bayi.
" ya allah… hahaha…hahahahaha……"
" cepet. dong pa apa ..." kata elisa
" iya apa om..." kata syifa menambahi.
" baiklah...baiklah tapi…kalian harus janji setelah kalian selesai kuliah maka kalian akan melangsungkan resepsi. " sambung aditya.
" iya bener tuh kami setuju...iya gak? " tanya sania.
" iya aku setuju" kata Naufal
" apalagi aku, pasti mendukung apapun yang suamiku pilih." kata elisa sambil memeluk lengan suaminya.
" sabar ya kami diskusikan dulu." kata syifa.
__ADS_1
dan orangtua hanya 33. Mereka pun pergi ke tempat duduk yang tak jauh dari kata kata situ lalu duduk .
" jadi menurut mu gimana ? " tanya syifa ke rey.
"kalau menurut aku sih ya terserah kamu aja , gak ada bedanya juga mau resepsi atau gak." jawab rey.
" iya emang sih...tapi aku juga mau kita rahasia kan dari publik dulu." kata syifa
rey terlihat berfikir sejenak lalu menghembus kan nafasnya. " baiklah," kata rey.
" yaudah ayuk kita kembali." ajak syifa
" hm..." jawab rey cuek.
setelah sampai di tempat duduk orang tuanya mereka pun duduk dan rey mulai bicara.
" baiklah kami menyetujuinya dan syifa mau hubungan kami tidak diketahui publik sebelum kami selesai kuliah." kata rey
Mereka semua terdiam, mereka masih berfikir dan berusaha mencerna nya.
" berikan alasannya?" tanya Naufal
" apaan nya adalah karena aku gak mau nanti dapat teman hanya karena hartaku dan kecantikanku " kata syifa
" enggak kamu gak boleh berpenampilan seperti dulu lagi, aku gak akan ijinkan kamu, tapi kalau kamu tidak mau orang lain berteman karena harta maka aku mengijinkan. " kata rey menentang ucapan syifa.
" hm...baiklah aku tidak akan menyamar seperti dulu lagi. " kata syifa.
" nah itu baru benar."kata rey tersenyum ke arah syifa.
"udah malam yuk pulang. " kata Naufal.
" iya nih apalagi banyak harus dipersiapkan untuk acara mereka ." kata sania
" mama masih lama masih ada 2 minggu lagi " kata syifa
" 2 minggu itu sebentar syifa." kata elisa
" baiklah begini saja…Naufal dan sania persiapkan acara nikah nya kan ditempat kalian jadi itu urusan kalian. nah… akudan elisa akan mengurus baju seragam kita, mahendi untuk mereka, baju nikah mereka, cincin . dan seserahan untuk syifa. gimana...pas kan" tanya aditya sambil menaik turunkan alis nya.
" setuju " jawab semua orang .
karena hari sudah malam mereka pun pulang ke rumah masing2.
__ADS_1
Pagi yang cerah secerah hati rey yang sangat bahagia karena ingin menikah dengan syifa. dia terbangun dan langsung mandi setelah itu dia shalat dan segera turun ke bawah. dibawah dia melihat mama dan papanya sedang sarapan pagi... lalu dia pun menyapa nya.
Pagi ma… pa… " kata nya.
" pagi " kata mamanya.
dan papanya hanya menjawab dengan mengangguk kan kepala.
" kamu kenapa kok seneng banget? " tanya elisa
" hah masa sih ma...biasa aja deh kayaknya. " jawab rey.
" yaudah aku mau makan dulu ya...apa jadwal hari ini? " kata rey
" jadwalnya kamu akan mengukur baju kebaya untuk nikah dan memilih seserahan untuk syifa, jangan lupa cincin." kata papanya.
" seserahannya apa aja pa… aku kan gak tau " kata rey.
" ya kamu ajak aja syifa mau gak" kata mamanya
" iya coba aku telpon sebentar" jawab rey
rey pun pergi ke taman belakang rumah untuk menelpon syifa.dan elisa yang penasaran langsung ikut untuk melihat apa yang dibicarakan anaknya.
📱 assalamualaikum syifa
📲 waalaikummusalam ada apa rey nelpon pagi" gini
📱 gak aku cuman mau bilang hari ini kita pergi untuk mengukur baju dan memilih seserahan untuk kamu .
📲 seserahan kan emang dari kamu kenapa aku yang repot jadi ikut milih
rey menggaruk kepalanya 📱 ya tapi kan aku gak tau apa aja... mau ya... ya... peach
📲 please kali bukan peach
📱 ya sama aja, mau ya...
Apakah syifa mau menemani rey untuk membeli seserahan? tungguin up nya ya readers
Jangan lupa like, comen dan vote cerita aku ya.
terima kasih telah membaca ...
__ADS_1
aku sayang kalian 🤗
Da...da...🖐