
pria itu berjalan menuju syifa. sedangkan para musuh berhenti menyerang karena heran sekaligus bingung melihat pria itu. sedangkan syifa yang dihampiri pria itu langsung memeluknya Begitu pun ghiffari dia juga ikut memeluk pria itu yang ternyata adalah kakek nya yang baru datang dari Amerika. tidak lama setelah mereka semua berpelukan datanglah helikopter yang banyak kalau dilihat ke langit seperti burung - burung yang beterbangan. Mereka semua menyerang musuh yang masih bingung melihat kakek syifa yang aslinya bernama yusuf Ar Rasyid. musuh yang mendapat serangan mendadak pun langsung kalah dan mati tergeletak di halaman itu. setelah semua mati tidak ada yang tersisa anak buah kakek pun menyingkirkan nya. Mereka semua masuk kedalam karena terlihat letih setelah berperang.
" kenapa papa datang nya lama sekali? gak tau apa kami udah kewalahan menghadapi musuh yang banyak," kata Naufal
" alah itu berarti kamu udah tua, papa aja masih sanggup berperang melawan 10.000 pasukan mafia," kata yusuf
" ya... papa baru segitu... kami 20.000 orang lagi," kata naufal
" udah - udah jangan diteruskan, ayo diminum dulu teh nya nanti dingin," kata sania.
lalu mereka semua meminum teh yang di buatkan oleh sania. setelah meminum teh itu syifa lanjut berbicara.
" pokoknya makasih ya kek, udah nolongin syifa," kata syifa
" iya sama - sama, gimana kalau sebagai hadiah untuk kakek kamu kesana anggap aja sebagai bulan madu," kata yusuf
rey dan syifa saling menatap meminta persetujuan kemudian kedua nya saling mengangguk.
" baiklah, tapi kami tidak akan tinggal fi rumah kakek. " kata syifa
" jadi mau tinggal di mana? " tanya yusuf
" aku mau ke Savannah," kata syifa
__ADS_1
" baiklah aku akan mempersiapkan segalanya untuk mu," kata yusuf.
" terima kasih kakek " kata syifa sambil memeluk lengan kakek nya.
" heh kak ! kamu gak kasihan apa sama kakak ipar, udah terluka, gak diladeni, eh sekarang malah istrinya meluk laki - laki lain." kata ghiffari sambil memasang wajah kasihan kepada kakak ipar nya itu. Syifa yang mendengar itu merasa bersalah karena dia lupa memperhatikan suaminya itu. dia pindah duduk di dekat rey dan mengambil kotak p3k untuk suaminya lalu mengobati luka nya.
" maafin aku ya bi, aku lupa sama kamu." kata syifa
" iya gak papa aku maklumi kok," kata rey. Syifa yang merasa senang pun memeluk suaminya. dia tidak menyadari kalau mereka masih berada di ruang tamu dan sedang diperhatikan oleh semua keluarga.
" ehm...ehm..." kata ghiffari berdehem
" jangan mesra - mesraan di sini dong gak tau apa ada jomblo di sini," kata ghiffari
" aku mau belajar dulu " kata ghiffari
" gak perlu belajar juga udah bisa kerja tinggal bilang aja mau kerja dimana " kata yusuf
" ayolah pa... aku mau mereka mandiri " kata Naufal kepada yusuf
" yaudah terserah kamu aja " kata yusuf
" yaudah... karena masalahsudah beres papa mau pulang dulu " sambung yusuf
__ADS_1
" loh kok cepet banget sih " tanya syifa
" kasihan ntar nenek kamu sendirian " kata yusuf
" baiklah kalau begitu... aku dan rey akan ikut, ya kan bi? " tanya syifa pada rey
" iya ... terserah kamu saja " kata rey
lalu mereka ingin naik ke atas untuk memberskan baju - baju mereka, tapi di cegah oleh sania.
" kalian mau kemana? " tanya sania
" kami mau beres - beres baju " kata syifa
" gak usah, baju kalian sudah mama bereskan " kata sania
" kalian tinggal berangkat saja sana " kata elisa. Syifa dan rey pun pamit kepada semua orang dan berangkat bersama kakek dan ghiffari ke amerika. Mereka menaiki helikopter untuk menuju ke amerika.
Tungguin up nya ya readers ku
Terima kasih telah membaca karya ku maaf ya kalau masih banyak typo dan kesalahan yang ada di cerita ku
jangan lupa like, comen dan vote cerita aku ya
__ADS_1
dada...👋