
" aku juga mau bilang begitu kepada mu..." kata rey
" baiklah aku akan memanggil mu... habib aja deh " kata syifa
" ehm...kalau begitu aku panggil hubun " kata rey
" owh... so sweet " kata syifa sambil memeluk lengan suaminya
" yaudah ayo kita keluar pasti mereka nunggu kira makan, emang kamu gak lapar aku dari tadi pagi gak makan loh " kata rey
" ye... kamu pikir kamu aja aku juga belum makan keles..." kata syifa lalu beranjak turun ke bawah. dan rey mengejarnya.
jangan sampai di ruang makan terlihat semua kelurga menunggu mereka.
" kak ngapain sih lama banget gak tau apa orang udah lapar " kata ghiffari
" alah ngeles... bilang aja kamu yang lapar gak usah bawak - bawak orang lain deh. " kata syifa
" heh... sudah - sudah kamu syifa udah menikah masih aja kayak anak - anak tingkah nya. " kata sania
ghiffari mengejek syifa karena di marahin
" dan kamu juga ghiffari suka sekali mengejek kakak mu " kata sania menjewer telinga ghiffari .
" aduh... aduh... ma... udah ma sakit " kata ghiffari
" kamu udah insaf atau belum? " tanya sania
" iya ma... udah... " kata ghiffari
lalu sania menyiapkan makanan Naufal, elisa juga menyiapkan makanan aditya, dan syifa menyiapkan makanan rey.
" kalau om, papa, dan kakak ipar di siapkan lalu aku di siapin siapa dong ? " tanya ghiffari
" makanya nikah " jawab rey, naufal , dan aditya kompak. lalu mereka tertawa bersama - sama.
__ADS_1
" sudah - sudah kenapa kalian menertawakan adik ku yang ganteng ini kan kasian dia jomblo... udah dek minta ambil kan sama bu romlah " kata syifa
" bu romlah siapa hub? " tanya rey
" itu tetangga sebelah " kata syifa
" iya terus hubungan nya apa ? " tanya elisa kepo
" hubungan nya dia janda " jawab syifa dan sania kompak.
semua kembali tertawa...
Setelah mereka selesai ketawa mereka pun makan dengan diam karena di biasakan untuk tidak berbicara jika makan.
Setelah selesai makan para wanita membereskan piring - piring kotor.
" udah ma... biar syifa aja " kata syifa kepada elisa dan sania
" iya udah kamu bersihin ya... mama tunggu di taman belakang. " kata sania
" kenapa kamu di sini ? " tanya syifa
" aku mau bantuin kamu " kata rey
" bantuin apa? yang ada malah nyusahin " kata syifa. rey tersenyum lalu menyandarkan dagu nya pada pundak syifa .
" awas...bi...geli ah... kamu sana aja nanti ada yang lihat. " kata syifa
" gak ada yang lihat " kata rey
" ih... awas nanti makin lama loh ini " kata syifa
" baiklah aku mau pergi tapi kamu harus janji dulu " kata rey
" aduh... janji apa lagi ? " tanya syifa
__ADS_1
" kamu janji nanti malam kita lakuin ya..." kata rey
" lakuin apa? " tanya syifa bingung
" itu... loh masa kamu gak tau " kata rey
" aku gak tau apaan ? " tanya syifa
" ih maksud aku tuh malam pertama tau " kata rey. pipi syifa langsung memerah mendengar itu. bagaimana tidak dia takut karena kata orang pertama kali pasti akan sakit .
" kamu kenapa ? " tanya rey sambil menoel pipi syifa.
" gak kenapa - kenapa kok " kata syifa
" yaudah tapi kamu janji dulu " kata rey
" iya... aku janji " kata syifa.
lalu rey pun pergi dan syifa menetralkan detak jantung nya. setelah selesai syifa pergi ke taman belakang dimana semua orang berada. lalu dia duduk di samping rey.
" ma... pa..." panggil rey
" iya kenapa? " tanya Naufal
" aku dan syifa udah putuskan buat...
putuskan apa ya???
Tungguin up nya ya readers ku
Terima kasih telah membaca karya ku maaf ya kalau masih banyak typo dan kesalahan yang ada di cerita ku
jangan lupa like, comen dan vote cerita aku ya..
aku sayang kalian
__ADS_1
Dada...👋