
setelah sampai di rumah syifa. mereka pun masuk tampak banyak orang menunggu kehadiran rey untuk melangsungkan ijab qobul. rey di suruh duduk ditempat yang disediakan, lalu bersiap - siap.
" sudah siap nak ? "tanya pak penghulu.
" insyaallah sudah pak " jawab rey gugup.
" baiklah pak Naufal silahkan jabat tangan rey." kata pak penghulu.
lalu Naufal menjabat tangan rey yang dingin karena gugup.lalu Naufal mulai berbicara.
"Ankahtuka wazawwajtuka makhtubataka binti Tania Syifa Aramoy alal mahri tuqum min adwat alsalat waeasrhat jaramat min dhahab." kata Naufal
" Qabiltu nikahaha wa tazwijaha alal mahril madzkur wa radhiitu bihi, wallahu waliyu taufiq" kata rey dengan satu tarikan nafas.
" sah" tanya penghulu
" sah " semua orang berucap dengan semangat.
Syifa yang berada didalam kamar bersama mama nya pun merasa bahagia, sedih, terharu semua bercampur menjadi satu.
" selamat nak kamu sudah sah menjadi istri nya rey. " kata sania
" makasih ma " kata syifa
" iya, yaudah ayuk kita keluar rey pasti udah nungguin kamu." kata sania
lalu syifa keluar dituntun oleh sania dia berjalan menuju lift dan turun ke bawah. saat tiba di bawah semua mata melihat nya takjub karena syifa terlihat sangat cantik seperti bidadari, bahkan rey pun melihat syifa yang sekarang menjadi istri nya.
Syifa dituntun duduk di samping rey. dia disuruh mencium tangan rey sebagai bakti kepada suaminya. seraya berdoa
Allahumma inni as'aluka min khairiha wa khairi ma jabaltaha 'alaihi. Wa a'udzubika min syarriha wa syarri ma jabaltaha 'alaihi
artinya :
"Ya Allah, sesungguhnya aku mohon kepada-Mu kebaikan dirinya dan kebaikan yang Engkau tentukan atas dirinya. Dan aku berlindung kepada-Mu dari keburukannya dan keburukan yang Engkau tetapkan atas dirinya." ucap syifa lalu rey mencium kening istrinya dan berdoa
Allaahumma baarik lii fii ahlii wa baarik li ahlii fiyya
Artinya:
__ADS_1
"Ya Allah, berkahilah istriku untukku dan berkahilan aku untuk istriku."
Setelah itu mereka saling memasangkan cincin lalu menandatangani buku nikah dan surat - surat lainnya. setelah selesai mereka menuju ke halaman depan tempat acara di buat, mereka duduk di kursi pelaminan yang tidak terlalu besar. para tamu undangan menyalami mereka sambil mengucap selamat. walau cuman pesta kecil tapi tetap banyak karena para tetangga di undang. setelah itu mereka di suruh berfose di samping rumah syifa.
ini ya guys maaf kalau tidak sesuai sama khayalan kalian ini juga susah nyari nya..
.
Setelah selesai berfose mereka kembali ke tempat duduk dan menyalami tamu. karena sudah shalat dzuhur mereka memutuskan untuk masuk dan shalat dzuhur terlebih dahulu apalagi sudah sepi orang yang datang.
di dalam kamar mereka tampak gugup. pasalnya batu kali ini mereka satu kamar dengan yang bukan mahram.
" ehm...rey kau tidak mandi dulu ? " tanya syifa gugup.
" oh, iya apalagi harus shalat jum'at. baiklah aku mandi duluan ya ..." kata rey lalu membuka jam nya dan masuk ke kamar mandi.
sedangkan syifa dia mencari pakaian yang akan digunakan oleh rey untuk shalat jum'at. setelah dapat dia menaruh nya di tempat tidur, lalu mulai mengambil bunga yang ada di kepalanya dan membuka jilbab nya.
lalu syifa tersadar dan segera berpaling arah begitu pun rey mereka sama - sama canggung.
" ehm...baju mu sudah aku siap kan di tempat tidur " kata syifa
" terima kasih " ucap rey
" tak masalah itu sudah menjadi kewajiban mu sekarang " kata syifa sambil tersenyum kepada rey.
rey yang melihat syifa tersenyum bergumam dalam hati " ya allah manis sekali kamu syifa " ucap rey dalam hati
" yaudah kamu cepet pakai baju aku juga mau mandi dulu gerah nih " kata syifa membuyarkan lamunan rey.
" ehm...iya " kata rey
lalu syifa masuk ke dalam kamar mandi dan mandi sedangkan rey masih memakai bajunya dan bersiap - siap .tapi rey tidak bisa memakai baju nya jadi dia hanya memakai singlet saat dia ingin meminta tolong kepada syifa , syifa malah memanggil nya.
" memang kalau jodoh pasti sehati " *kata rey dalam hati.
__ADS_1
" ya " ucap rey
" bisa tolong ambilkan handuk ku, aku lupa membawanya " kata syifa
" baiklah " kata rey lalu mengambil kan handuk dilemari. setelah itu rey mengetok pintu nya dan tangan syifa muncul dari pintu itu lalu mengambil handuk nya.
" makasih" kata syifa
" iya, cepet lah aku butuh bantuan mu " kata rey
" iya , aku sudah keluar kau butuh bantuan ap... REY!!!! " teriak syifa rey langsung menutup mulut syifa. setelah syifa diam baru dia melepaskannya .
" kenapa kau teriak ? " tanya rey pada syifa
" kenapa kau hanya memakai singlet saja kenapa tidak pakai baju ? " tanya syifa
" itu..aku tidak bisa memakai nya makanya aku meminta bantuan mu " kata rey
" baiklah sini ku bantu " kata syifa
lalu mengambil baju rey dan memasukkan nya ke kepala rey lalu menariknya ke bawah.
" begini saja kau tidak bisa " kata syifa
" baju ini terlalu ketat makanya aku tidak bisa memakai nya " ucap rey
" alah...bilang aja modus " ejek syifa
" hehe...kamu tau aja sih " kata rey sambil tersenyum .
tok...tok...tok...
suara pintu di ketuk
" siapa ? " tanya syifa
" ntah " jawab rey
lalu syifa masuk ke dalamkamar mandi karena tadi dia hanya memakai handuk . lalu rey membuka kan pintu. setelah pintu terbuka muncul lah ghiffari yang sedang tersenyum.
__ADS_1
kira - kira apa yang terjadi ya*...