
Makasih ya karena udah mau mampir ke cerita ku... selamat membaca....
Setelah aku selesai mandi dan berpakain aku pun melaksanakan kewajiban ku yaitu beribadah. setelah selesai shalat ashar aku melanjutkannya dengan membaca AL- Quran hingga adzan maghrib pun berkumandang , aku menjawab seruan itu lalu melakukan shalat maghrib setelah selesai aku pun pergi kebawah untuk makan malam. di. dapur aku sudah melihat bi ina sedang memasak dan dibantu dengan bi ira. lalu aku pun menghampiri nya.
" lagi masak apa bi ? "
" ini non lagi masak pasta, roast chicken , dan tomato soup. "
" oh gitu , saya bantuin ya bi."
" oh iya non silahkan."
Author POV
Begitulah syifa walaupun dia orang kaya dia tidak malu untuk membantu siapun bahkan dia sering membantu membereskan rumah dan menyiram tanaman yang ada di depan halaman.
sedangkan di lain tempat...
Di kediaman Aditya
" kok aku terbayang wajahnya ya, wajahnya yang cantik, alisnya yang tebal, matanya yang indah, bulu mata yang lentik, hidung yang mancung , dan bibir yang tipis. astagfirullah.... ya allah gk baik aku memikirkan nya dia bukan mahram ku, dan kenapa juga aku harus memikirkannya. "
" rey ayo makan kenapa masih disini."
__ADS_1
" eh mama ngangetin aja, iya ini udah mau turun kok ma."
"yaudah ayuk."
Setelah sampai dimeja makan dia bertemu dengan papanya yang sudah duduk Di meja makan sambil meminum teh.
" hai pa selamat malam." sapa rey pada papanya.
" hai rey selamat malam, jadi gimana kamu jadi latihan ke tempat teman kamu?" tanya papanya
" jadi pa... dan ternyata dia anak dari om naufal pa."
" uhuk...uhuk... apa? "jawab papanya terkejut
" loh kok papa terkejut." ucapku heran
" gak papa kok ma, gimana papa gak heran sebenarnya dia itu teman papa kami dulu sekolah di tempat yang sama bahkan kami juga kuliah ditempat yang sama..."
" terus kok bisa aku gak tau?"
" ya makanya jangan dipotong dulu..."
"hehehe iya ya... lanjut pa."
" tapi setelah kami tamat kuliah papa kembali ke indonesia..."
__ADS_1
" lah emang papa kuliah dimana? "
" ya kan papa bilang makanya jangan dipotong dulu..."
iya...iya pa maaf janji deh gk lagi."
" terus.. terus...pa." lanjutku
" papa itu kuliah sama naufal di turkey, jadi pas lulus papa diminta kakek kamu untuk kembali ke indonesia mengurus perusahaannya , dan naufal dia bertemu dengan sania ..."
" yang sekarang jadi istrinya ya pa..."
" hi...kan udah papa bilang jangan dipotong tapi tetep aja dipotong juga."
" iya....iya pa maaf."
" setelah mereka bertemu mereka langsung memutuskan untuk menikah dan papa pun pulangke indonesia saat itu kami masih sering kontak walau dari jauh. setelah itu papa pergi untuk perjalanan bisnis ke prancis dan papa pun ketemu dengan mama kamu lalu setelah 3 bulan kami berteman kami pun memutuskan untuk menikah, dihari pernikahan kami naufal datang bersama dengan sania disitu kami memutuskan kalau kami pun anak cowok dan cewek maka kami akan menikahkan mereka...dan ternyata benar setelah 2 bulan kami menikah kamu pun hadir dan Sania pun mengandung saat itu kandungannya 5 bulan dan saat diperiksa ternyata anaknya perempuan... setelah itu beberapa bulan kemudian kalian pun lahir di hari yang sama, tapi saat umur anak perempuan itu 3 tahun mereka mendapatkan kabar duka bahwa ibu angkat meninggal dia sangat sedih dia terpuruk dalan kesedihan hingga dia tidak pernah tersenyum saat itu dan dia juga membenci musik karena ibu angkatnya dulu lah yang mengajarkannya musik bahkan papa pernah melihat mereka berdua bermain piano dengan nada. yang hanya ke empat orang yang tau lagu itu, tapi papa gak tau siapa keempat orang itu yang papa tau cuman ibu angkat nya sama dia dua orangnya lagi papa gk tau."
" oh jadi dari dulu aku udah dijodohin sama dia....eh..APA???"
terimakasih karena telah membaca karya ku maaf ya kalau masih banyak typo dan kesalahan yang ada di cerita ku. jangan lupa like, comen dan vote.
kira - kira apa ya yang terjadi setelah itu...
tungguin up nya ya...bye..bye...👋💖🌷
__ADS_1