
lalu aku pun duduk dibelakangnya. sekitar 30 menit aku menunjukkan jalan, akhirnya kami sampai dirumahku. lalu aku menyuruh satpam untuk membuka pagar. setelah pagar terbuka tampaklah sebuah rumah besar yang seperti istana.
ditengah halamannya terdapat air mancur yang dikelilingi oleh jalan untuk sampai ke pintu utama. disebelah kirinya terdapat parkiran untuk kendaraan,dan disebelah kanannya terdapat taman bunga dan sebuah gazebo.
setelah motor sportnya terpakir. kami sama-sama berjalan menuju ke pintu utama. setelah sampai didepan rumah aku memencet bel, lalu pintu dibuka oleh bi ina seorang asisten rumahku.
"baru pulang non?" tanya nya.
"iya bi" jawabku.
"oh iya bi buatkan minuman untuk teman saya ya!".
"oh ya baik non " katanya.
setelah itu aku menyuruh nya untuk duduk disofa yang ada diruang tamu tersebut.
"tap..." katanya terpotong dengan ucapanku.
"nanti kujelaskan " kataku.
tak lama bibi pun datang dengan membawa cemilan dan minuman untuk rey.
" diminum den" kata bibi.
"iya bi makasih ya". jawab rey.
"jadi..." tanyanya.
"minum dulu biar gk terkejut"ucapku.
setelah dia selesai minum aku pun membuka semua samaran yang aku pakai dengan membuka soft lens ku, lalu tompel, dan menghapus semua make up ku.dia pun terkejut dan berkata.
__ADS_1
"jadi... kamu tania syifa Aramoy, anak dari tuan muhammad naufal ar rasyid dan nyonya sania zivara aramoy." ucapnya.
"iya dan itu kulakukan agar tidak ada yang menegenaliku." kataku.
"tapi kenapa?" tanya nya
"kau tidak harus tau alasannya bukan?"kataku.
"ya, kau mungkin benar , aku bukanlah sesuatu yang penting dihudupmu ". katanya sambil memelankan suaranya ketika diakhir kalimat.
"jadi kapan kita akan latihan?" tanya nya.
" sekarang juga bisa". ucapku.
"tapi aku belum shalat dzuhur". katanya
"dan kau pikir aku sudah?
" oh gitu " katanya.
" yaudah ayuk aku tunjukin" kataku.
lalu aku menunjukkan mushola setelah itu menunjukan kamar yang akan dipakainya.
"ini kamarnya" kataku.
"oh iya makasih ya" jawabnya.
setelah itu aku aku naik ke lift untuk menuju ke lantai 4 kamarku berada. setelah sampai ke lantai 4 aku mengambil jalan ke kanan, disana terdapat 4 ruangan disebelah kanan dua dan di kiri lift pun dua. disebelah kanan ruangan yang pertama kali didapati adalah ruangan tempat ku bersantai sedangkan diruangan selanjutnya terdapat kamarku yang berada di paling ujung.
sedangkan disebelah kiri, ruangan pertama yang dijumpai adalah tempat latihanku di sebelahnya lagi tempat kerjaku.
__ADS_1
kalian jangan salah walaupun aku masih SMA tapi aku sudah merintis usahanya dari nol. dan sekarang aku sudah mempunyai perusahaan yang ku beri nama ARSYGROUP. yang berdiri di usaha desain/ arsitektur.
dan aku juga membuka sebuah boutique muslimah yang ku beri nama FAZA BOUTIQUE.
aku juga mempunyai sebuah restoran yang tak pernah sepi aku menamainya SYIFA RESTORAN.
dan aku juga punya 5 departemen store di 5 daerah yang berbeda. itu semua kumulai saat aku duduk di bangku SMP kelas 2. jadi tak heran jika keluargaku menempati posisi nomor 1 di indonesia.
setelah aku selesai mandi dan shalat aku pun kembali turun ke bawah. disana aku melihatnya baru saja selesai shalat. lalu aku menghampiri nya.
" sudah siap kan ?" tanyaku.
"iya , sudah siap kok tapi, rumah kamu kok sepi, maksudku gak ada satupun anggota keluargamu yang kulihat? "
" iya, itu karena adikku sekolah di amerika. kedua orang tuaku sedang di turki karena nenek dari ibuku sakit jadi mereka pergi kesana untuk menjenguknya sekalian ada urusan bisnis."
" oh gitu..."
" yaudah ayuk kita makan dulu."
aku membawanya ke meja makan lalu mengambil kan nasi untuknya.
" apa segini cukup?"
"iya"
"mau lauk apa?"
Maaf ya kalau di ceritaku masih banyak typo dan kesalahan.
jangan lupa like,vote,dan comen.
__ADS_1