
" assalaamu'alaikum Tante "
" ia waalaikumussalam salam ,eh putri ini siapa "
" temen Tante "
" oh bukan calon suami "
" ia doakan semoga kedepan bisa bersama Tante "
" Kholid kamu lagi sakit ya dari tadi kamu itu ngomong nya nga bisa di jaga ya dan kamu ngeselin " sambil ia berbisik bisik
" kak Emil "
"ia sayang kuu , yang lain pada kemana "
" ini siapa kak Emil kok dia nga seneng aku di panggil sayang sama Kaka "
" biarin dia emang suka cemburu "
gimana nga cemburu orang panggil sayang sama orang lain liat aja nanti ya Alhamdulillah masih bisa nahan walaupun Dede nya pengen pergi
" kak Risa dan Riso sakit , panas nya tinggi kemarin malam "
" apa benar Tante "
" ia benar , tengah maalam persis , Tante telpon kamu nga di angkat , tapi tadi minum obat panas nya turun eh beberapa ouluh menit kemudian naik"
"ia maaf ya Tante hp nya lagii"
" ia Tante tau emang ya ngeraa dunia milik berdua "
" bukan hp nya lagi di cas kemarin putri nya ngantuk "
" kok kamu tau sih "
" ia saat yang ngcas Tante "
" oh kita belum kenalan kamu siapa namanya "
" Kholid Tante "
" ia Tante Mia ya panggil aja Tante agar sama seperti putri "
" ehmm ayo kita harus ke risa dan Riso "
" maaf ya , ya sudah ayo "
" Risa ,Riso ,sayang kalain sakit apa "
" nga tau kak Emil ini kita pusing banget "
" ini cek lidah nya dan yang lain nya dulu aku akan telpon ke rumah sakit " ia memberikan senter dan langsung menelpon rumah sakit
" oke "
" risa biar Tante liat dulu ya sayang , nga sakit kan Tante "
" ia nga kok , ni coba Tante Mia sini "
" ia ada apa putri "
" coba putri ingin melihat Lidah dan mata dan yang lain nya "
" baiklah aku akan menurut nya , karena dokter putri akan baik seperti aku , apa aku akan dapat hadiah setelah di periksa "
Tante Mia tersadar karena banyak anak kecil yang takut di periksa
" wah nga sakit , Tante Mia langsung sembuh dan nga panas lagi ,apa dokter bisa memberikan hadiah nya"
" ya bisa akan tetapi siapa algi ya yang harus di periksa "
" aku " jawab mereka serempak Risa dan Riso
" tapi apa kakemberikan hadiah nya "
__ADS_1
" ia nanti akan kaka kasih hadiah , kalian mau apa "
" mau berenang dan makan eskrim "
" ya boleh tapi kalian harus sehat ya nanti kita semua akan berenang dan memakan eskrim yang banyak oke "
"bener apa setelah sembuh aku boleh makan eskrim sepuasnya dan berenang "
" ia janji ya sehat kita akan ke rumah sakit "
" apa tante dan kak Emil ikut "
" ya kami ikut tenang aja "
" ayo putri kamar ruangan nya sudah siap dan dokter nya sudah menunggu kita "
" ya sudah mana ya bibi , bilang ke bibi aja kita belanja nya setelah ke rumah sakit "
" oke "
" apa bisa kamu yang telpon karena aku mau urus anak anak "
" ya aku bisa "
bibi
kalian ada di mana sih
Kholid
masih di panti bi , ini ada yang sakit kita mau bawa ke rumah sakit
bibi
rumah sakit mana ,biar paman dan bibi ke sana siapa yang sakit
Kholid
ini anak anak panti nya ada 2 orang yang sakit demam
hati hati ya , nanti bibi nyusul
Kholid
ia bibi nanti nyusul aja ya rumah sakit ziyad yang temapt nya putri dan Kholid berkerja
bibi
oke deh
setelah selesai ada telpon dari bunda riana
bunda
assalamu'alaikum
nak kholid kamu lagi di mana sih
Kholid
maaf ya bunda kemarin aku tidur di rumah nya putri karena kemarin mobil nya habis bensin nya saat di apartemen Kholid
bunda
kenapa bisa bensin nya habis kan di apartemen nya ada isi bensin dan kamu kan punya 2 mobil di sana , dan kenapa kamu pulang dulu ke apartemen bukannya balikin langsung
Kholid
ia bensin nya habis Kholid lupa liat bensin nya Tinggal berapa , dan Kholid nganterin nya pakai mobil yang ke 2 kok , karena Kholid ada kerjaan dan mau ngambil barang yang harus di kerjakan di rumah bunda , eh malah Kholid mengerjakan nya di rumah Putri
bunda
ya sudah kamu di mana kan kamu ada mitieng
Kholid
__ADS_1
mau ke rumah sakit bunda ,kan tadi Kholid anterin putri ke panti , sekalian liat panti seperti apa , nah ternyata ada anak anak nya yang demam ada 2 anak
bunda
ya sudah mitig nya di ganti sama ayah kamu aja dulu bunda nyusul ke rumah sakit rumah sakit nya di mana
Kholid
rumah sakit kita bunda
bunda
ya sudah nanti bunda akan ke sana sama pak hamdani aja
Kholid
makasih ya Bunda sudah mengerti Kholid ,
sampai ketemu nanti
bunda
ia sayang
Kholid
bunda tau nga putri manggil sayang ke siapa
bunda
emang ke siapa
Kholid
ke anak anak yang lagi sakit
bunda
jadi kau cemburu nie sama anak anak
Kholid
ia bunda rasanya pengen banget nikah sudah nga kuat lagi nga bisa bebas dan nga bisa kuat rambut dia yang tertutup itu
bunda
sabar donk sayang , nanti aja nikah nya jangan terlalu terburu-buru untuk pernikahan
Kholid
bukannya bagus ya bunda kalau di percepat
bunda
ia dehh anak bunda yang sudah nga sabaran ingin nikah..oafahal cuma beberapa kali pertemuan doank eh sudah naruh hati
Kholid
bukan gitu bunda dia mirip temen Kholid yang waktu itu Kholid pernah suka sebentar , eh malah jadi temen kuliah ,eh semenjak itu katanya dia mau pergi pulang karena pengen melihat kedua orang tua nya yang sudah meninggal
"bunda
ya sudah lah terserah kalian aja yang penting doa bunda yang terbaik untuk kalian , ya sudah kalian cepet bawa anak anak ke rumah sakit nya , jangan pacaran di jalan aknat laam nanti
Kholid
ia bunda ku sayang .. ya sudah aku mau kerumah sakit dulu ya
telpon selesai.
" Kholid apa bisa ngendong anak ini ini pingsan " ya baiklah aku akan membawanya
setelah mereka di bawa pergi
sesampainya di rumah sakit
__ADS_1