
" hmm ayah ayo kita pulang karena kasian bunda sudah menunggu di rumah "
" ia juga ayo kita pulang "
" dimana supir yang nganterin kamu tadi "
" dia sudah pulang yah "
" aku aja yang menyetir nga jauh juga kan rumah kita"
" ia nga jauh kalau lewat tol dan nga jalan kaki kalau jalan kaki ya pasti jauh lah "
" ia yaa ayo pulang " kata Kholid yang tidak sabaran bertemu keluarga nya tapi sebenarnya ia kangen kamar apa lagi kasur yang sangat empuk"
... di sisi lain..
" dok maaf kita sudah selesai tugas prakteknya sekarang lebih awal ya pulang nya Alhamdulillah" kata Hana
" ia aku akan beres beres kamu bisa keluar dulu maaf. "
" baiklah dok ... " sambil menuju ke pintu
" oh ya dok tadi laki laki yang di lift yang sama dokter ganteng ya "
" apaan deh biasa aja lagian aku nga liat banget cuma sekilas doank , kecuali kalau dia Pasien aku baru aku liat dengan tatapan dokter"
" berarti kalau dia Pasien apa mau di tatap terus sayang ganteng loh "
" yg hmm lebih tepat nya ia mirip ayah nya dan ibunya "
" dokter sudah bertemu kedua orang tuanya
... apaa jangan jangan dokter sudah.."
" sudah apa ayo kamu jangan mikir macem macem ya "
" enga dok saya lagi mikir kalau nanti bulan bulan berikut nya bakalan ada undangan dan tahun berikut nya akan ada bayi di sini karena buah dari dokter dan yang laki laki itu"
" ehh dehh kamu mau keluar aja sudah di depan pintu masih ngomong panjang lebar ya apa bisa di jaga ,, ia nanti kalau saya nikah juga Han saya undang kok nga bakalan lupa sama kamu tapi siapa nya juga saya nga tau ya"
" ya yaa kalau begitu saya minta maaf ya karena tadi jadi ngomong begituan nga apa apa kan dok bercanda dikit ya , tapi saya doain semoga dokter bisa menikah dengan laki laki yang baik dan Sholeh , doain saya juga ya dok"
" hmm ia nga apa apa kok bercanda jika di perlukan tp jangan berlebihan "
" ia dok kalau begitu saya pamit dulu ya saya mau cek untuk besok pasien yang sudah antri memboking untuk mendapat kan perawatan "
"ia semangat ya ngerjain nya han"
" ia dokter juga semangat ya ngerjain nya jadi dokter aga sulit loh "
" nga ada yang sulit semua ada jalan nya "
" jalan menuju pelaminan ya dok" sambil lari keluar dengan terburu buru
" ia lah "dengan nada tinggi nya
... eh tapi kok ia sih kan aku bilang semua ada jalan nya karena nga ada yang sulit Allah akan mudah kan jalan keluar nya bukan jalan ke pelaminan.. ya sudah lah .. didalam hatinya ia ngomong kepada diri sendiri
kringgg.....kringgg hp putri pun berbunyi ...
..siapa yang nelpon ya
" Kaka assalaamua'laikum gimana Kaka apa sudah mau pulang apa mau di jemput sama paman "
" nga usah bi biar aku aja ini aku lagi siap siap bentar lagi kok setelah siap siap kk akan pulang naik motor karena kan sekarang pasti macet karena jam pulang kantor
"
" baik lah Kaka hati hati di jalan ya ini bibi sudah masak jadi kk nga usah beli di luar ya"
" ia bii makasih ya ,, ya sudah kk tutup ya maaf ya bii kk nga sopan saolnya mendung takut nya hujan di jalan "
" ia oke "
__ADS_1
skip... selesai beres beres dan berangkat pulang
dan tiba tiba gerimis putri langsung memakai jas hujan nya karean lumayan tidak jauh juga ia harus cepat tapi masih biasa aja jangan terlalu cepat juga karena kalau cepet jatuh kan lagi hujan ..
....skip di depan rumah...sudah ada bibi yang menuggu
.
" bibi kok di depan sih kan hujan nya mau lebat "
" ia bibi khawatir Sama kk jadi bibi mau nunguin kk "
" oh makasih ya bibi ..tp paman ke mana ya bii"
aa paman di kamar karena lagi ngurusin perkerjaan di kantor ayah kamu "
" ia tapi apa sudah lama bii paman berkerjanya "
" nga kok baru aja sebelum hujan "
ayo makan Kaka
" ia bii bibi masak apa ya"
" masak yang ada aja Kaka aaolnya stok bahan makanan nya tinggal dikit "
" ya sudah nanti kita beli besok ya mumpung aku lagi libur kan besok juga ada ank anak bukan yang mengaji "
" lah ia ya kak ya sudah nanti bibi masak nasi uduk aja walaupun simple tapi enak semoga aja anak anak suka dengan nasi uduk nya"
" ia bii ,amiin ,oh ya besok ada berapa anak anak emang "
" ada 6 anak anak kok "
" baik lah bii ayo kita makan semua pangil paman aku akan tunggu di sini "
" apa nga mau ke kamar dulu Kaka "
" nga sekalian aja ganti baju nya "
" ia bi "
skip di kamar bibi
" Han ayo makan kasian putri nunguin katanya mau makan bareng bareng dia tadi khawatir sama kamu takut nya kamu nanti kecapain berkerja terus "
" ya baik lah ni aku akan beres beres sebentar "
" ya aku tunggu ya "
" ia ni ku"
.... mereka berdua pangilan nya Hani bibi panggil Han paman nya panggil ni jadi lengkap kan Hani ....
" bibi mana paman "
" itu sebentar lagi lagi beres beres letop dan kertas kertas yang banyak "
" baiklah bii "
" maaf ya kalian jadi nunggu lama karena aku "
" ia nga apa apa " jawab mereka serempak
" wah bibi wangi sekali makanan nya"
" ialah orang bumbunya paman yang ngulek pakai tenaga " sambil ketawa ketawa ..hahahaaa
" pantesan bawang bawang aja bisa di halusin pakai tenaga kalau bibi di halusin nya penuh kasih sayang dari paman .."
" wah sejak kapan anak kita bisa mengombal cinta apa jangan jangan sudah punya pacar kali " kata paman
" nga kok paman aku nga pacaran "
__ADS_1
" ia tapi nanti kalau sudah siap ngaku aja nga bakalan di marahin kok malah kami mendukung berarti kami akan mendapat kan cucu "
" ia nanti aku kasih kalian cucu yang lebih dari 1 " " tapi sekarang makan dulu ayo"
" iya tuan putri"
"Paman ,bibi aku duluan ya aku ngantuk soalnya belum beres-beres ini dari rumah sakit"
"oh ya nggak apa-apa Paman juga mau istirahat soalnya ada urusan yang lebih penting menyangkut paman dan bibi .. "
" apa paman mau bikin anak "
" hah ngapain paman ngasih tau kamu emang kalau di kamar cuma berduan di kasur aja "
" ya kali gitu siapa tau paman orang nya ketagihan selau "
" apaan dah ini anak siapa yang ngajarin kamu kaya gini
" nga paman cuma mau main main aja sama bibi "
" heeeee masih ada aku kamu kalau mau jangan ngomong di depan dia donk kan emang km nga malu "
" ia ia aku minta maaf sayang"
" ia sebagai permintaan maaf nya kamu harus cuci piring ini semua ya"
" oke dengan senag hati siap boss aku akan mencuci piring siap dan laksanakan , tapi kamu maafin aku kan "
" ia aku maafin kamu kok "
"bibi aku ke kamar dulu ya "
"oke Kaka "
" ya sudah aku cuci piring dulu ya "
" ia sayang hati hati ya kerjain semuanya kalau nga bersih kamu tidur di luar ya jangan di kamar itu sebagai hukuman kamu bilang kaya gitu ke anak yang masih remaja"
" ia aku siap menerima hukuman ini kalau soal putri nga apa apa dia mendengar pembicaraan orang dewasa kan nanti ia bakal mau ngelakuin karena ia sudah dewasa ada saat nya ia mengetahui nya lagian dia juga dokter anak bisa kandungan juga "
" ia juga ya ngapain kita berdebat kalau gitu "
" ya kamu sih "
" ya sudah "
skip cuci piring selesai ....
" ni ayo aku kan sudah ngelaksanain hukuman ini kamu harus nya balas donk"
" mau di balas apa kan namanya juga hukuman "
" ya sudah kamu laksanain kewajiban kamu lah layani suami "
" apa mau sekarang juga "
" ia lah mumpung masih ada waktu kita "
" ia pelan pelan ya aku kan sudah tua "
" ia sayang aku akan pelan pelan lagian ini juga kan sudah di jebol
" ia jangan banyak banyak ya ngeluarin nya dan tenaga nya "
" ya namanya juga olahraga ya harus banyak donk dalam semua hal yang terkait olah raga nya "
" ya sudah ayo lah jangan lama lama keburu pagi aku banyak hal yang harus di lakuin kan besok ada anak anak ngaji "
" ia sayang aku mulai ya aku pelan pelan kok
skipp pagi
..maaf nga di lanjutin lebih dalam nya
__ADS_1
besok pagi nya