Cinta Seorang Dokter

Cinta Seorang Dokter
di ruangan makan dan mengenal lebih dekat lagi


__ADS_3

" ia putri silahkan duduk nak "


" tp apa putri tidak menggagu bapa "


" tidak kok putri bapa hanya ingin mengenalkan anak bapa aja


dia pegawai kantor lebih tepat nya dia yang punya dan dia juga dokter dannn..


" ehmm ehmm" kata Kholid


" perkenalkan saya Kholid panggil saja begitu " sambil mengulurkan tangan nya


" nama saya pangil saja putri " sambil menempelkan kedua tangan nya dan tidak menerima ukuran tangan nya


... sedangkan abi Kholid / ayah nya kolid hanya tertawa...


" ayo kita makan, sebentar lagi pelayan nya akan datang mengantarkan makanan nya yang tadi Abi pesan "


" ia Abi terimakasih "


... pelayan pun datang dan menaru nya di meja makan


" mari di nikmati ,, selamat makan " kata pelayan nya "


..... sebenarnya putri bawa makanan akan tetapi di suruh makan sama Abi nya Kholid ...


" nak makan saja ini pesana nya sudah datang makan mu simpan saja untuk di rumah "


" baik lah pak "


.... 10 menit kemudian putri melihat jam nya karena sudah waktu nya putri masuk ke ruangan nya kembali


" pak maaf putri harus kembali ke ruangan putri ...dan sebelumnya terimakasih sudah di ajak makan dan maaf jadi ngerepotin dan mengaggu waktu nya


" ia nak tidak apa apa lagian bapa seneng bisa ajak putri makan sebagai ucapan terimakasih karena merawat istri bapa segaligus menjadi membimbing ibu nya Kholid "


" ia pa , mari pa terimakasih "


.... hmm kalau di pikir pikir baik ya putri ini baik cantik tapii ibu di bimbing apa sama anak ini dan ibu sakit apa... dalam hati nya Kholid ...

__ADS_1


" Abi , bunda sakit apa "


" biasa kalau tua seperti itu makanya kamu harus kasih Abi dan bunda cucu yang banyak ya"


" hahaa abii calon nya aja belum Nemu gimana mau nikah "


" sama yang tadi aja dia juga belum nikah kok"


" hmm ya nga segampang itu juga kali bii kan baru ketemu "


" ia juga ya ya sudah kamu habibaty sin makan semuanya "


" lah Abi nga makan "


" nanti aja Abi sudah kenyang ,,"


" abi makan apa tadi bukan nya Abi ngomong terus ya sama dokter ituu ,, apaaa abii inginn


" ingin apa ayoo "


" ingin nikah lagi ,, kasian bunda mentang mentang bunda nga muda lagi Abi mau cari yang lain masih muda lagi keliatan nya kalau gitu Abi nga usah jadi Abi aku lagi "


" emang kenapa di kamar Abi nga ada guling"


" karena bunda kamu jadi gulingg nya ,,hahahaa"


" ihh Abi kejam sama bunda massa bunda di jadiin guling sih "


" nga juga kok kadang Abi jadi guling bunda kamu ,, mana sekarang berat lagi badanya karena sudah ngelahirin banyak anak "


" ihh apaan orang anak anak nya aja ada 5 doank emang itu banyak ya"


" sebenar nya sih nga banyak banyak juga kalau segitu doank ,, malah Abi pengen nambah tapi kasian bunda kamu liat perjuangan melahirkan nya mengeluarkan kalian ke dunia ini "


" ia ya bii tapi bunda sakit apa emang"


" biasa kalau sudah tau emang seperti itu "


" ia ya Bi "

__ADS_1


" emang kamu mau punya anak berapa "


" di atas nya Abi "


" berarti lebih dari lima donk "


" ia lah selagi bisa mah aku sama dia "


" ia ya Abi dukung kan seorang istri harus melayani suaminya dengan baik dan suami juga ingat ituu"


" ia bii tenang aja sih .. tapi kenapa dari tadi kita bahas seperti itu ya bii seperti aku lagi mendekati hari pernikahan saja "


" hehee ia juga ya tapi kan kita ngomong nya masih wajar wajar aja nga lebih "


" ia jadi gimana keputusan nya yang tadi hampir lupa kan ngomongin yang tadi "


" yang mana bii "


" yang tadi loh"


" ihh abii ingin tau aja sih nanti saat aku sudah menemukan yang cocok dan siap jadi ibu untuk anak anak aku dan kalau berapa nya bisa di diskusikan nanti saat bersamanya "


tanpa di sadari banyak orang yang melihat karena tadi aga tinggi suaranya di karenakan Kholid kesal sama ayah nya


" " ihh aapaan dehh ini anak orang Abi lagi omongin perkerjaan , tuh liat gara gara kamu orang orang jadi ngeliatin kita kan Abi kan maluu karena abii yang tinggi jabatan nya "


" tapi emang Abi pernah langsung dan sering bertatap muka sama mereka sudah lah bii jangan malu lagi ayo tunjukan sikap Abi "


" yang maana sikap Abi yang harus di tunjukin Abi sudah malu "


.. hadehh abii ku kenapa jadi begini yaa kan harus nya aku yang malu karena aku yang ngomong..


" ehmm ehmm ia bii aku akan berkerja di sini jadi dokter untuk sementara waktu dulu karena nanti mungkin aku di butuh kan lagi di sana .. "


" ia kamu juga nanti kerja nya nga sekarang besok besok "


" oke bii "


setelah selesai makan dan mereka pulang karena sudah sore..

__ADS_1


__ADS_2