
Woo Hyun yang akan keluar rumah, terkejut melihat Seul Bi yang ada didalam kedai dalam keadaan gelap.
Woo Hyun : "kau membuatku takut!!"
Seul Bi hanya tersenyum. ia melihat kepergian Woo Hyun.


Woo hyun ternyata keluar untuk menemui Jin Young. Jin Young meminta maaf pada Woo Hyun.
Woo Hyun : "lebih baik kita tidak saling bertemu lagi. aku tidak ingin dikeluarkan. bahkan walaupun itu sulit, jangan bunuh diri."

setelah mengatakan itu, Woo Hyun beranjak pergi. Jin Young menarik tangan Woo Hyun. ia mengatakan pada Woo Hyun untuk berbicara pada ibunya karena sudah menyelamatkannya.
Woo Hyun : "kau memintaku untuk mengemis padanya?"

Woo Hyun menghempaskan tangan Jin Young yang memegangnya. tanpa sengaja, Woo Hyun melihat Seul Bi berdiri dibalik pohon tidak jauh dari situ. sepertinya Seul Bi sengaja mengikutinya.
Jin Young tiba-tiba memeluk Woo Hyun dari belakang. ia mengatakan kalau tidak bisa membiarkan Woo Hyun pindah sekolah.
Jin Young : "aku akan mencegah mu untuk pindah. tidak peduli apa yang diperlukan, aku akan... aku akan mencegah itu!"
Woo Hyun tampak sedang memikirkan sesuatu.


__ADS_1
Woo Hyun : "jadi pada akhirnya perpindahanku berada ditanganmu?"
Jin Young : "jika kau berkencan denganku, aku akan memastikan kau tidak dikeluarkan! tolong percaya padaku!"
Woo Hyun memanggil Seul Bi lewat isyarat dari tangannya. Seul Bi menoleh kebelakang barangkali yang dipanggil Woo Hyun bukanlah dirinya. ia heran kenapa Woo Hyun memanggilnya.


Seul Bi berjalan menuju Woo Hyun dan Jin Young.
Woo Hyun : "maafkan aku, tapi bisakah kau pergi? pacarku ada disini!"
Woo Hyun melepas pelukan Jin Young. ia mendekat pada Seul Bi yang berjalan kearahnya.
Woo Hyun : "apa yang kau lakukan disini?" ucapnya pada Seul Bi. ia membuka jaketnya dan memakaikannya pada Seul Bi.
Woo Hyun mengajak Seul Bi untuk pergi dari situ sambil merangkulnya. Jin Young yang melihat itu berteriak kesal memaki Woo Hyun. Woo Hyun melarang Seul Bi untuk berbalik melihat Jin Young.


Seul Bi : "wow... kau benar-benar baik! aku bahkan tidak bisa melakukannya."
Woo Hyun : "memanggilmu pacar, aku..."
Seul Bi : "aku baik-baik saja. aku sering melihat ini didrama. itu? wow.. itu sangat menyenangkan!"
Woo Hyun tersenyum mendengar itu.

__ADS_1

Seul Bi : "aku seorang teman wanitamu bukan pacarmu! ini bahkan bukan sesuatu yang salah."
Woo Hyun : "lebih bagus kalau kau anak laki-laki."
Woo Hyun mendorong dahi Seul Bi menggunakan telunjuknya.
Seul Bi : "apa kau benar-benar tidak akan pindah? apa itu buruk?"
Woo Hyun terdiam tidak menjawab pertanyaan Seul Bi. Seul Bi bisa menebak kalau itu pasti buruk.
Woo Hyun : "itu tidak buruk. itu akan meninggalkan kenangan ku."
Seul Bi : "kenanganmu? itu pasti buruk!"
Woo Hyun : "ada kenangan yang aku ingin hapus."
Seul Bi : "meninggalkannya dan menghapusnya. ah.., manusia terlalu rumit!"
Woo Hyun : "kau berbicara seolah olah kau bukan manusia."
mereka berdua lalu menatap langit. Seul Bi mengeluh kapan ia bisa kembali. ia tidak yakin apakah dirinya bisa kembali.
Seul Bi kemudian melambaikan tangannya kelangit.
Seul Bi : "lihat disini!! aku disini!!" teriaknya.
Woo Hyun : "aku juga disini!!" teriaknya juga.
mereka berdua tertawa bersama.
Woo Hyun : "tapi dengan siapa kau bicara?"
__ADS_1
Seul Bi tidak menjawab, ia hanya tersenyum. Woo Hyun mengatai Seul Bi kalau dia sudah gila.