
Woo Hyun yang melihat Jin Young sedang lengah, mendorongnya menjauh ketepi. tetapi akibatnya ia terjatuh dari gedung. malaikat mendegar teriakan dan menatap keatas gedung, dilihatnya Woo Hyun akan jatuh menimpanya. dengan kekuatannya, ia berusaha menahan Woo Hyun agar tidak menimpanya. mereka berdua saling berpandangan dan beberapa saat kemudian, muncul cahaya yang sangat terang menyinari mereka, buku kematian si malaikat hilang dan langit kembali cerah.
ibu Jin Young yang akan pulang, ia sangat terkejut melihat Woo Hyun dan seorang wanita sedang pingsan diatas mobilnya.
ibu Jin Young : "apa yang kalian lakukan? oh tuhan! mobilku! mobilku! mobilku rusak!!! oh tuhan, apa yang kau lakukan?" teriaknya.
pak guru melihat Jin Young yang berada diatap gedung dan memanggilnya.
pak guru : "hei! Kim Jin Young, kesini kau!"
ibu Jin Young kaget melihat putrinya ada diatap gedung. ia ikut berteriak memanggil anaknya. kemudian ia dan pak guru berlari pergi menemui Jin Young.
Woo Hyun dan malaikat si pencabut nyawa berada dirumah sakit. mereka berdua sedang di infus.
Woo Hyun yang lebih dulu sadar, kaget melihat keberadaanya. ia menoleh kesamping melihat seorang wanita (malaikat si pencabut nyawa) yang masih belum sadar.
__ADS_1
Woo Hyun : "apa? apa aku baik-baik saja?"
seorang perawat datang memeriksa Woo Hyun. Woo Hyun menanyakan keadaan wanita yang menyelamatkannya (malaikat si pencabut nyawa).
perawat : "dia hanya terkejut. dia hanya perlu mendapatkan beberapa cairan infus lalu boleh pergi." setelah mengatakan itu perawat pergi.
Woo Hyun duduk sedikit mendekat pada malaikat si pencabut nyawa. selang beberapa saat, malaikat si pencabut nyawa sadar, ia melihat Woo Hyun sedang menatapnya.
Woo Hyun : "apa kau sudah sadar?"
malaikat si pencabut nyawa heran, apa Woo Hyun bisa melihatnya.
malaikat si pencabut nyawa bingung dengan maksud ucapan Woo Hyun yang mengatakan 'terluka'. ia berusaha untuk bangun dan menatap Woo Hyun.
Woo Hyun : "apa kau benar-benar baik-baik saja?" tanyanya lagi.
__ADS_1
malaikat : "kau tidak mungkin bisa... melihatku, kan?"
Woo Hyun : "apa yang kau katakan?"
Woo hyun mencoba untuk memeriksa dahi wanita yang ada didepannya, tapi malaikat justru malah menggigit tangan Woo Hyun. Woo Hyun berteriak kesakitan. malaikat si pencabut nyawa memegang tubuhnya dan terkejut melihat dirinya telah menjadi manusia, ia lalu teriak histeris hingga membuat Woo hyun kaget.
malaikat si pencabut nyawa turun dari tempat tidur pasien lalu beranjak pergi dengan kaki telanjang. Woo Hyun mengambil sendal selop yang ada dibawahnya dan membersihkannya. tapi tiba-tiba malaikat si pencabut nyawa teringat tentang buku kematiannya. ia kembali ke tempat tidur pasien dan mencari bukunya.
Woo Hyun menanyakan apa yang sedang dicari oleh si malaikat. malaikat si pencabut nyawa mengatakan ia mencari buku catatan hitamnya.
malaikat : "tidak mungkin!! apa yang harus aku lakukan?" serunya kebingungan.
Woo Hyun : "catatan hitam? apa kau mencari notebook hitam?"
malaikat si pencabut nyawa duduk lemas mengetahui kalau buku kematiannya hilang.
__ADS_1
Woo Hyun : "kau harus memberitahuku itu apa. aku akan menemukan apapun itu kecuali pikiranmu."
Woo Hyun dan malaikat sudah keluar dari rumah sakit. malaikat si pencabut nyawa kini memakai sendal yang tadi dibersihkan Woo Hyun. Woo Hyun bertanya pada wanita yang menolongnya itu apakah sudah ingat tempat tinggal dan nomor teleponnya.