Cinta SMA Malaikat

Cinta SMA Malaikat
episode 13


__ADS_3

Ji Hye yang mendengar itu, mengatakan kalau ingatannya bermasalah, sehingga ia lupa setelah memesan.


Ji Hye mengomeli Woo Hyun yang datang terlambat. Woo Hyun menunduk dan meminta maaf. Ji Hye mengeluarkan uang 50.000 won untuk membayar.


Woo Hyun : "aku hanya membawa 1.000 won untuk kembaliannya"


Ji Hye menghela nafas dan mengeluarkan kartu kreditnya.


Woo Hyun : "kau harus memberitahu kami sebelumnya agar kami bisa membawa mesinnya"


Ji Hye : "lalu apa yang kau ingin aku lakukan?" tanyanya kesal.


Woo Hyun : "maafkan aku, itu adalah kesalahan ku tidak membawa uang kembalian yang cukup. jadi, silahkan makan dan bayarlah untuk pemesanan berikutnya"


Woo Hyun memberikan pesanan ddeokkbokki itu. Woo Jin memberi uang pada Woo Hyun dan mengatakan untuk tidak perlu mengembalikan kembaliannya. Woo Hyun mengucapkan terimakasih.


Woo Hyun : "dan selanjutnya hanya memungkinkan untuk memesan pengiriman jika itu lebih dari 10.000 won. karena harga bahan bakar sangat mahal."


Ji Hye dan Woo Jin tertawa mendengarnya. Ji Hye mengatakan kalau lain kali dia akan memesan di tempat lain.

__ADS_1


Woo Hyun : "kau bisa melakukan itu. tapi, cita rasa buatan kami yang terbaik. nenekku memasak dengan sangat enak! jika kau memesan 10.000 won, selanjutnya kita akan memberikan banyak layanan gratis."


Ji Hye masuk dan berteriak memanggil Sung Yeol untuk mengajaknya makan. Woo Hyun pamit pergi. Woo Jin memberi semangat pada Woo Hyun untuk bekerja keras. ia tidak mengenali wajah Woo Hyun karena tertutup kaca dari helm.


diluar, Woo Hyun mengejek Ji Hye saat mengajak anaknya makan. bahkan Woo Hyun mendoakan Ji Hye mengalami gangguan pencernaan. ponsel Woo Hyun berdering, setelah menjawab panggilan, ia tampak terlihat kaget dan mengatakan akan pulang secepatnya.


dimeja makan, Ji Hye mengatakan pada suaminya Woo Jin kalau dirinya akan pergi kesekolah memasak mulai minggu depan. lalu Ji Hye mengelus kepala Sung Yeol.


Ji Hye : "mugkin karena dia semakin dewasa, tetapi tampaknya tidak punya nafsu makan."


Sung Yeol : "jika kita akan makan, buatlah makanan istana"


Woo Jin : "Sung yeol, tidakkah kau ingin tahu apa orang yang mengalami kecelakaan kemarin masih hidup atau mati?"


Sung Yeol meninggalkan meja makan begitu saja. Woo Jin marah dan kesal melihat tingkah anaknya. Ji Hye mengatakan kalau Sung Yeol hanya belum bisa menyesuaikan diri dengannya.


Sung Yeol bermain drum dikamarnya. terdengar ketukan dipintu kamarnya lalu Ji Hye masuk sambil membawa makanan dan menaruhnya dimeja.


Sung Yeol : "aktingmu itu sangat bagus!"

__ADS_1


Ji Hye : "kau juga sudah cukup untuk memenangkan penghargaan aktor terbaik."


Sung Yeol : "kau benar-benar seorang pembohong!!"


Ji Hye : "sebuah jumlah tertentu dari kepura-puraan adalah sikap yang baik. jika kau menunjukkan kepada mereka semua, mereka pasti akan sakit karenamu."


Sung Yeol tampak marah mendengar ucapan Ji Hye.


Sung Yeol : "seseorang yang menghancurkan keluarga orang lain mengajarkan tentang etika? bukankah itu benar-benar lucu?"


Sung yeol memukul drum dengan keras sehingga drumnya patah.


Ji Hye : "orang itu juga adalah ibu barumu!! aku bukanlah penyebab kehancuran itu. aku orang yang datang untuk mengambil tanggung jawab untuk keluarga yang hancur itu."


Sung Yeol : "tidak!! jika itu bukan karenamu, maka ayahku tidak akan lepas dari ibuku!"


Ji Hye malah menasehati Sung Yeol untuk belajar saja karena ujian sekolah nanti akan lebih sulit. kemudian ia pergi. Sung Woo benar-benar kesal kali ini dengan Ji Hye.


ibunya Jin Young datang lagi ke kedai ddeokkbokki milik nenek. kali ini ia membawa surat tuntutan pada nenek untuk membayar uang padanya sebesar sepuluh juta won. nenek terkejut mendengarnya. itu adalah surat tuntutan perbaikan mobil yang telah dirusak Seul Bi dengan mencorat-coretnya menggunakan cat.

__ADS_1


nenek tanya pada Seul Bi apakah Seul Bi benar-benar merusak mobil ibu Jin Young. Seul Bi hanya terdiam.


Ibu Jin Young : "dia pantas makan kacang beras (dipenjara) bersama cucumu"


__ADS_2