Cinta SMA Malaikat

Cinta SMA Malaikat
episode 12


__ADS_3

paginya, Seul Bi sedang berlatih menggunakan sumpit dengan memindahkan biji kemangkuk dikedai milik nenek. didepannya, ada Sunbaenya sedang duduk mengunjunginya.


Seul Bi : "lalu berapa lama aku harus hidup sebagai manusia?"


Sunbae : "sampai aku menemukan jalan."


Seul Bi : "jika kau tidak bisa, akankah aku mati saat hidup sebagai manusia?"


Sunbae : "jika aku tidak bisa, kau mungkin akan..."


Seul Bi : "aku akan mati? sunbae, temukan jalannya!"



Sunbaenya tanya mengapa Seul Bi melakukan hal itu (memakai sumpit). Seul Bi mengatakan kalau ia sedang mempelajari sesuatu yang dasar menjadi manusia yaitu menggunakan sumpit dan juga makan dengan baik layaknya manusia. Seul Bi tampak bersemangat menceritakannya pada Sunbaenya. sedangkan sunbaenya hanya diam saja seperti tidak senang.


sunbae menggunakan kekuatannya untuk mengangkat semua biji kemudian memindahkan kemangkuk bersamaan. Seul Bi terdiam melihatnya.


sunbae : "kau bukan manusia, jangan lupa itu!" serunya.


setelah mengatakan itu, ia pamit pergi. 


__ADS_1



Seul Bi : "sunbae!!" panggilnya. "maafkan aku!!"


Sunbae : "tentang apa? menjadi manusia?"


Seul Bi : "aku tidak tahu, untuk semuanya!"


Sunbaenya tidak mengatakan apapun, ia berbalik dan akan pergi. tepat ketika itu Woo Hyun datang dan Seul Bi berseru "tidak, menghindar!!"


mendengar Seul Bi berteriak, Sunbaenya dan Woo Hyun terhenti dari langkah mereka. Sunbae melihat Woo Hyun sedangkan Woo Hyun menengok kekanan-kekiri dan tidak melihat siapapun.


Woo Hyun : "apa yang kau lakukan?" tanyanya pada Seul Bi. "apa kau berbicara dengan seseorang?"




Woo Hyun : "apakah kau begini karena kejadian terakhir kali itu?" tanyanya khawatir. "apa kau kesakitan?" tanyanya lagi seraya memeriksa dahi Seul Bi.


Seul Bi justru bertanya arti kata 'sakit' pada Woo Hyun. Woo Hyun kaget mendengar pertanyaan Seul Bi. ia lapor pada neneknya kalau Seul Bi tidak normal. (haha \=D)


Nenek : "kata-katamu itu akan mengambil benih (apa yang kau katakan akan terjadi)" sahutnya pada Woo Hyun.

__ADS_1


Nenek memanggil Seul Bi dan menganjarinya memotong sayuran. saat telepon dikedai berdering, Woo Hyun menerima telepon dan mencatat pesanan ddeokkbokki.




disebuah apartemen tempat tinggal Sung Yeol. ia terlihat sedang belajar dikamarnya. ibu tirinya (Ahn Ji Hye)masuk dan mengajaknya untuk makan bersama. tapi Sung Yeol tidak menjawab ajakan Ji Hye. ia malah memakai ear phonenya.


Ji Hye mendekat lalu menulis ajakan makan dibuku yang terletak disamping Sung Yeol. Sung Yeol merobek kertas yang ditulis Ji Hye dan mengatakan untuk makan secara terpisah saja. Ji Hye menghela nafas kesal dan mengatakan kalau sebenarnya dia juga tidak ingin makan bersama Sung Yeol.


Woo Jin, ayah SUng Yeol masuk kekamar dan menyuruh istri dan anaknya untuk cepat keluar sebelum makanannya menjadi dingin. tiba-tiba bel pintu berbunyi, Ji Hye heran, seharusnya tidak ada siapapun yang akan datang. ia keluar untuk memeriksa.



ternyata yang menekan bel rumah Sung Yeol adalah Woo Hyun. ia datang untuk mengantarkan pesanan ddeokkbokki.


Ji Hye mengatakan kalau dirinya tidak memesan apapun. saat Ji Hye akan menutup pintu, Woo Hyun menghalanginya dengan kakinya.


Woo Hyun : "kau benar-benar tidak memesan?"


Ji Hye : "aku bilang aku tidak..." Ji Hye terdiam dan melihat kedalam rumah, ia berpikir kalau ini pasti ulah dari Sung Yeol.


Woo Jin yang ada di meja makan dan mendengar semuanya tanya pada Sung Yeol apakah ini adalah perbuatannya. Sung Yeol mengatakan kalau dia merasa lapar. kemudian Woo Jin berteriak pada istrinya kalau Sung Yeol yang telah memesan. ia beranjak untuk keluar.

__ADS_1


__ADS_2