
Woo Hyun datang langsung merampas kertas tuntutan itu dari tangan nenek. kemudian ia menatap Seul Bi dengan pandangan marah. Seul Bi menghindar dari tatapn Woo Hyun.
Woo Hyun : "apa kau melakukan ini agar aku pindah?" tanyanya pada ibu Jin Young.
Ibu Jin Young : "ya! tampaknya kepalamu sedikit bekerja! bukankah aku sudah pernah bilang, jika kau mendekati Jin Young ku sekali lagi kau akan diusir? tapi kau memanggilnya lagi kemarin malam."
Seul Bi : "anakmu yang memanggilnya keluar!"

Woo Hyun menyuruh Seul Bi untuk diam. ia mengatakan pada ibu jin Young kalau ia tidak akan pindah.
Ibu Jin Young : "oke, maka jangan pergi! kau (Seul Bi) akan membayar harga untuk kejahatanmu dan aku akan menerima 10 juta won. dan untukmu, pengusiran!"
Woo Hyun : "akan lebih baik untuk memindahkan Jin Young kesekolah lain, ketika kau masih memiliki banyak uang dan kemampuan."
Ibu Jin Young : "itu tidak benar!! sebenarnya, tidak ada jaminan Jin Young-ku akan menjadi orang pertama disekolah lain. jadi, kau harus pergi. lalu aku tidak akan menerima hal sedikit 10 juta won ini."
Woo Hyun tertawa kesal mendengar ocehan Ibu jin Young. nenek yang juga ikut kesal, menggebrak meja dan mengatakan kalau Woo Hyun tidak akan pindah. nenek juga mengatakan kalau dia akan membayar 10 juta won itu. nenek mengancam Ibu Jin Young untuk tidak muncul lagi didepan cucunya karena jika tidak, saat itu adalah hari dimana pemakaman ibu Jin Young.
Ibu Jin Young : "hari pemakaman? sekarang, apa yang kau katakan?"
nenek yang sudah kesal mengambil sendok panci.
__ADS_1
Nenek : "haruskah aku mengusirmu dari kehidupanmu juga?"
Ibu Jin young : "aigoo... keterlaluan!! apa yang akan kau lakukan dengan sendok itu?"
Seul Bi ikut mengambil pengaduk ddeokkbokki.
Seul Bi : "dia benar! kau benar-benar buruk!!" serunya pada Ibu Jin Young.
Ibu Jin Young marah-marah melihat perlakuan Nenek juga Seul Bi. Woo Hyun meminta Seul Bi untuk keluar. Seul Bi manyun dan mengikuti Woo Hyun yang keluar dari kedai.


Woo Hyun menarik Seul Bi menjauh dari kedai. setelah itu, ia melemparkan Seul Bi dengan kesal. Seul Bi memegang pergelangan tangannya yang kesakitan karena Woo Hyun menarik tangannya cukup keras.
Seul Bi mengangguk dengan lemah.
Seul Bi : "aku merasa bahwa itu tidak adil untukmu. wanita itu adalah orang jahat."
Woo Hyunv: "kau lebih buruk!! kau lebih buruk karena kau hanya mengganggu dan menyebabkan kerusuhan! karena kau, aku..."
Seul Bi : "aku mencoba untuk membantumu..."
__ADS_1
Woo Hyun : "siapa yang membantu siapa? kau bahkan tidak tahu dimana kau tinggal. bagaimana kau akan membantu?"
Seul Bi terdiam tidak dapat menjawab. kali ini Woo Hyun benar-benar marah pada Seul Bi. ia menyuruh Seul Bi untuk pergi saja.
Seul Bi : "aku hanya mengenalmu..."
Woo Hyun : "aku tidak mau tahu, jadi pergilah!"
Seul Bi diam menatap Woo Hyun.
Woo Hyun : "kau tidak mau pergi? kalau begitu, aku yang akan pergi!"
Woo Hyun berbalik dan meninggalkan Seul Bi. Seul Bi memanggilnya, ia menghentikan langkahnya.
Seul Bi : "yang kutahu hanya kau didunia ini... mari kita pergi bersama-sama."
Woo Hyun : "kenapa aku? ini sudah sangat keras dan cukup gila untukku meninggalkanmu. setelah bertemu denganmu, semuanya semakin buruk. jangan ikuti aku!!"
Woo Hyung berbalik dan lari dengan kencang meninggalkan Seul Bi sendirian. Seul Bi terdiam menatap kepergian Woo Hyun.


__ADS_1
Seul Bi jalan tanpa tujuan sendirian dengan lesu. tidak jauh darinya, sunbaenya sedang memperhatikannya dari belakang. tidak lama kemudian catatan hitamya bunyi dan bersinar dan ia segera pergi menjalankkan tugasnya sebagai malaikat.
(aku kok ngerasa sunbaenya Seul Bi ini suka sama Seul Bi ya....)