Cinta SMA Malaikat

Cinta SMA Malaikat
episode 7


__ADS_3

Woo jin (ayah Sung Yeol) juga berada disitu. ia menyapa Woo hyun dengan sebutan anak yang terpuji karena sikapnya yang tadi telah menolong Ahjussi yang tergeletak dijalan.


polisi yang mengintrogasi tanya apa Woo Jin mengenal Woo Hyun juga malaikat.


polisi: "aku harus tahu sesuatu agar bisa membantu mereka, apa yang harus aku lakukan?" tanyanya pada Woo jin.


malaikat berdiri dari duduknya dan menatap sekitarnya dengan kebingungan.


Woo Jin : "bisakah aku mengajukan beberapa pertanyaan?" tanyanya pada malaikat.


Woo Hyun mengajak malaikat untuk kembali duduk. ponsel Woo Hyun tiba-tiba bunyi, sahabatnya Kang Ki Soo meneleponnya.


Ki Soo berada dikedai ddeokkbokki nenek Woo Hyun. ia kaget ketika mendengar Woo Hyun berada dikantor polisi. ia tanya, bagaimana bisa Woo Hyun berada dikantor polisi. ternyata ibu Jin Young datang kekedai ddeokkbokki milik nenek Woo Hyun.


Nenek : "mengapa Woo Hyun-ku di kantor polisi?" tanyanya pada Ki Soo.


ibu Jin Young : "karena dia sudah di kantor polisi, itu sangatlah bagus." ucapnya seraya merebut ponsel dari tangan Ki Soo.


ibu Jin Young kemudian pergi. Nenek segera bersiap untuk pergi kekantor polisi menjemput Woo Hyun.

__ADS_1


kembali kekantor polisi...


Woo Jin menanyakan kembali apakah malaikat masih belum mengingat namanya. malaikat melihat sekitarnya dan melihat sebuah majalah yang tergeletak dimeja. ia juga melihat sebuah gambar botol minuman dengan merek 'Iseul Cheoreong'. ia kemudian mendapatkan ide.


malaikat : "Lee Seul". ucapnya pada Woo jin.


Woo Jin : "Lee Seul? lalu, apa nama keluargamu?"


malaikat kembali melirik majalah dimeja dan melihat cover bintang Hallyu Bi (hujan).


malaikat : "Bi"


Woo Jin : "Bi?"


Woo Jin : "ah..., Lee Seul bi?"


malaikat : "Lee Seul Bi!!" ucapnya dan tersenyum senang.


sekarang kita panggil malaikat dengan nama Lee Seul Bi ya!

__ADS_1


Woo Hyun heran, kenapa sangat mudah Woo Jin bertanya dibandingkan dirinya saat bertanya tadi.


Woo Hyun : "kau ingat namamu? kalau begitu aku pikir kau bisa mengingat hal-hal lain juga."


Woo Hyun merasa dirinya sekarang sudah aman karena Seul Bi sudah bisa mengingat namanya. ia pamit pergi pada polisi. ia juga meninggalkan nomor ponselnya untuk dihubungi jika sewaktu-waktu terjadi sesuatu.


tapi ketika Woo Hyun akan beranjak pergi, Seul Bi memegang lengannya dengan erat hingga Woo Hyun sulit melepas genggaman Seul Bi.


Ibu Jin Young datang kekantor polisi ditemani pak guru. Woo Jin tanya pada ibu Jin Young tujuannya datang kekantor polisi.


Ibu Jin Young : "untuk menuntut orang ini" ucapnya seraya melirik Woo Hyun.


Woo Jin tampak terlihat bingung sedangkan Woo Hyun kembali duduk seraya menatap kesal pada Ibu Jin Young.


Ibu Jin Young : "untuk kejahatan membantu percobaan bunuh diri dan sebagai penyerang dan tindakan kekerasan disekolah."


Woo Hyun : "Ahjumma!!!"


Ibu Jin Young : "putri ku..., mencoba untuk bunuh diri karena lelaki sepertinya!" ucapnya pada Woo Jin. ia lalu melihat Woo Hyun. "hanya memakan (menghancurkan) hidupmu sendiri, sangat nikmat. jangan mengganggu kehidupan orang lain dan menyemprotkan air bajinganmu! ah serius..., benar-benar!"

__ADS_1


Nenek juga datang kekantor polisi. Woo Hyun kaget melihat neneknya datang kekantor polisi.


Woo Jin memberikan sarannya pada Ibu Jin Young untuk menyelesaikan dengan musyawarah dibandingkan menuntut Woo Hyun. Nenek terkejut mendengar kata 'menuntut'.


__ADS_2