Cinta Untuk Xixi

Cinta Untuk Xixi
Seseorang dalam mimpi


__ADS_3

Yang zhan : Sudahlah,bagaimana jika aku pergi untuk membeli makanan lebih dulu?Lagi pula paman dan bibi juga masih ada didepan,jadi kamu ada yang menemani.


Xixi : Ya sudah sana !


Tapi jangan terlalu lama ya !


Karena hari sudah hampir malam.


Yang zhan : Baiklah peri cantiku,tunggu aku sebentar ya !


Xixi : Baiklah,hati-hati dijalan !


Yang zhan : Siap bos.😊


Yang zhan pun pergi untuk membeli makanan dan Xixi masih duduk sembari membaca buku didalam ruangan.Dari luar perawat dan dokter masuk untuk mengecek keadaan Xixi,tapi ada satu orang yang Xixi tidak tahu,pria itu terdiam disamping dokter yang sedang berbicara kepada Xixi dan orang tuanya.


Xixi memandang kearah pria itu seperti tak asing namun ia sama sekali tak tahu dia siapa.Ketika dokter dan perawat itu pergi,pria itu tetap berdiri disamping Xixi dan bertanya.


Gu chan : Xixi,bagaimana keadaanmu?


sudah lebih baik atau belum?


Xixi : Sudah lebih baik,tapi kamu siapa?


Aku baru kali ini melihatmu bersama dokter dan juga perawat.Apa kamu mengenalku?


Gu chan : Perkenalkan namaku Gu chan,tapi kamu boleh memanggilku chan saja.


Xixi : Gu chan?


Sepertinya aku pernah mendengar nama itu,seperti tidak asing..


Gu chan : Benarkah?


Sebenarnya kita satu sekolah dan kebetulan tahun ini tahun terakhirku.Kamu satu kelas dengan Yang zhan bukan?


Xixi : Iya,aku memang sekelas dengannya.Tapi mengapa aku tidak pernah melihat Kakak disekolah?


Gu chan : Benarkah?


Aku sering mrlihatmu dan Yang zhan bersama disekolah.Mungkin aku tidak terlalu populer dibanding Yang zhan,sehingga kamu tidak tahu aku.

__ADS_1


Xixi : Ehhh,bukan seperti itu maksudku,maaf karena aku memang selalu bersama dengan Yang zhan.Selama ini dia selalu menjaga dan menemaniku,kami sudah seperti saudara.


Gu chan : Benarkah?


Jika seperti itu,pasti kalian sangat dekat ya?


Xixi : Iya,kita memang dekat.


Oh iya,kakak sedang apa disini?


Apa ada yang sakit?


Gu chan : Aku hanya kebetulan lewat saja dan kebetulan juga melihatmu ada disini,jadi aku ikut dokter masuk kesini.Maaf jika aku mengganggumu.


Xixi : Tidak apa-apa kak,sama sekali tidak mengganggu.Aku malh senang karena ada teman untuk diajak bicara,karena biasanya aku harus menunggu sendiri saat Yang zhan pergi keluar dan itu sangat membosankan.


Gu chan : Jika seperti itu,bolehkah jika aku sering-sering datang untuk menjengukmu?


Lagi pula aku juga tidak terlalu akrab denga banyak orang dan kebetulan aku merasa senang sekali bisa berbicara denganmu.


Xixi : Apa itu tidak merepotkan kak?


Lagi pula kakak datang kemari bukan untuk menjenguk ataupun periksa keadaan kakak.Jika kakak hanya datang untuk menjengukku,apa tidak apa-apa?


Xixi : Tapi kenapa kakak mau melakukan semua itu?


Padahal kita baru kenal dan juga kakak tidak tahu aku ini orang yang seperti apa.


Gu chan : Tidak masalah,aku merasa seperti sudah lama mengenalmu dan mungkin kamu yang melupakanku.


Xixi : Bagaimana mungkin seperti itu?


Gu chan : Ya,mungkin saja.Lebih baik kamu istirahat saja supaya lebih cepat sembuh,aku pamit pulang ya.


Xixi : Iya kak,hati-hati dijalan.


Gu chan : Iya,kamu juga istirahat ya!


Semoga lekas sembuh.


Xixi : Iya kak.

__ADS_1


Gu chan pergi meninggalkan Xixi dan dia sangat bahagia meski Xixi tak dapat mengingatnya.Bagi Gu chan kebahagiaan Xixi adalah segala-galanya,sekalipun itu berarti dia tak ada dalam ingatan Xixi.


Selama ini Gu chan selalu memperhatikan dan juga menjaga Xixi meski Xixi tidak mengetahui bahwa Gu chan adalah anak laki-laki yang ada dalam mimpinya,anak laki-laki yang selalu bisa menenangkannya saat dia merasa begitu ketakutan,namun sayngnya Xixi tak bisa mengingat anak laki-laki itu karena ingatannya tak begitu baik akibat rasa takutnya.


Yang zhan kembali setelah membeli beberapa makanan dan juga minuman,ia segera menuju keruangan tempat Xixi dirawat.Ketika ia masuk ternyata Xixi sedang tertidur,akhirnya Yang zhan menaruh semua makanan dan minuman itu dikursi yang ada didekat Xixi sambil menjaga Xixi.


Yang zhan bertanya-tanya pada dirinya sendiri.


Yang zhan : Tidak biasanya dia tertidur saat tidak ada siapapun disisinya,apa mungkin tadi ada yang menemaninya disini?


Sudahlah,mungkin tadi paman dan bibi yang menemaninya karena tahu jika aku pergi untuk membeli beberapa makanan.


Malampun tiba,Yang zhan melihat Gu chan diam-diam menatap kearah ruangan dimana Xixi dirawat,tetapi Gu chan tidak mendekat sama sekali.


Yang zhan yang penasaran dengan Gu chan akhirnya mendekat dan bertanya pada Gu chan.


Yang zhan : Kamu?


Lagi-lagi kamu disini dan terus menatap kearah ruangan Xixi,sebenarnya apa yang kamu rencanakan?


Apa yang sedang kamu lakukan akhir-akhir ini?


Kamu seperti mengintai keberadaan Xixi.


Gu chan : Maaf jika aku terkesan seperti yang kamu pikirkan,sebenarnya aku sudah lama mengenal Xixi namun dia kehilangan sebagian ingatannya dan dia sama sekali tidak mengingatku.


Yang zhan : Bagaimana bisa Xixi mengemalmu?


Selama ini dia selalu bersamaku dan dia tidak pernah berbicara tentangmu.


Gu chan : Aku mengenalnya jauh sebelum dia mengenalmu,hanya saja saat itu adalah saat-saat mengerikan bagi kami berdua.Xixi begitu ketakutan hinga mengakibatkan trauma,Xixi akan menangis sejadi-jadinya saat tertidur hanya karena dia mengingat jika dia s edang diikuti oleh orang jahat,meski saat tersadar dia hanya akan menganggap semua itu hanya mimpi,namun sebenarnya itu adalah ingatan yang sebenarnya terjadi.


Yang zhan : Kamu,jangan-jangan anak laki-laki yang selama ini Xixi mimpikan itu adalah kamu.Xixi pernah berkata dia akan tetap menamgis dalam tidurnya sampai ia menemukan anak laki-laki yang memegang erat tangannya,tapi ia ridak bisa mengingat dengan jelas,siapa anak laki-laki itu.


Gu chan : Aku tahu bahwa selama ini kamu selalu menjaga Xixi dengan baik,itu sebabnya aku tidak pernah mencoba untuk datang pada Xixi.Bagiku kebahagiaan Xixi adalah hal yang terpenting tapi tidak ku sangka jika Xixi masih saja mengingat kejadian buruk yang menimpa kami sehingga dia sering menangis dalam tidurnya.


Yang zhan : Lalu mengapa saat ini kamu mulai mendekati Xixi?


Bukankah kamu ingin dia bahagia?


Harusnya kamu tidak datang padanya lagi.

__ADS_1


Gu chan : Justru karena aku melihat dia masih mengingat kejadian itu makanya aku mencoba untuk dekat dengannya,karena anak laki-laki yang ia cari adalah aku.Dan yang bisa menenangkannya juga hanya aku.


__ADS_2