
Xixi : Yang zhan,aku takut sekali.
Sambil memegang tangan Yang zhan dengan erat Xixi masih ketakutan dengan mimpinya.Dalam hati Xixi apa yang ia alami saat dia masih kecil adalah trauma yang sangat dalam,Xixi ketakutan dan terus mencari seseorang yang ia temui saat itu,seorang anak laki-laki yang seumuran dengannya namun Xixi tidak ingat siapa nama anak laki-laki itu.
Yang zhan : Ada aku disisi,kamu tenang saja ya,aku akan selalu menjagamu.Maafkan aku karena meninggalkanmu sendiri.
Xixi : Aku,aku.
Yang zhan : Tidak apa-apa Xixi,menangislah jika kamu ingin menangis.
Yang zhan memegang erat tangan Xixi,berharap Xixi akan segera merasa tenang.Namun ia sadar bahwa ia tidak bisa dengan mudah menenangkan Xixi seperti yang Gu chan lakukan.
Tapi mengapa Gu chan bisa menenangkan Xixi dengan mudah?
Mengapa Gu chan seolah tahu apa yang terjadi pada Xixi?
Yang zhan terus berfikir tentang Gu chan yang semakin hari semakin sering berada disekeliling Xixi.
Yang zhan : Tidak apa-apa Xixi,ada aku disini.Aku janji tidak akan pergi kemanapun.
Xixi akhirnya tertidur kembali karena lelah menangis hingga beberapa jam,tapi ia tidak mengatakan apapun kepada Yang zhan.
Malampun berganti pagi dan Yang zhan masih tetap terjaga karena ia takut jika Xixi akan terbangun dan menangis histeris seperti semalam.Saat ayah dan ibu Xixi datang,Yang zhan berpamitan dan pergi menuju sekolah.
Setelah sampai disekolah Yang zhan semakin curiga dengan Gu chan dan tentang surat yang tempo hari didapat Xixi,akhir-akhir ini tak terlihat sepucuk suratpun di meja Xixi dan malah surat itu ada di rumah sakit tempat Xixi dirawat.
Yang zhan mulai penasaran kepada Gu han dan berebcana mengikuti Gu chan selama di sekolah.
Yang zhan melihat Gu chan diruang kelas sendirian sambil menulis sesuatu,sebenarnya Yang zhan penasaran dengan apa yang Gu chan tulis tapi ketika hendak masuk kekelas itu tiba-tiba ada seorang siswa cantik mendekat kearah Gu chan dan berusaha mengajak berbicara,namun Gu chan hanya diam dan berlalu pergi.Wanita itu mengikuti Gu chan dan membuat Gu chan merasa tak nyaman,akhirnya Gu han berkata.
Gu chan : Maaf,saya telah ada janji dengam seseorang,jadi lebih baik kamu berhenti mengikuti saya.
Yang dan : Mengapa kamu selalu menghindariku Gu chan?
Sebenarnya apa salahku?
Gu chan : Kamu tidak salah,hanya saja aku tidak ingin berbicara dengan wanita manapun.
Yang dan : Apa kamu punya seseorang yang kamu cinta?
__ADS_1
Siapa dia?
Hingga membuat kamu enggan berbicara pada wanita manapun.
Gu chan : Maaf,tapi aku harus pergi kerumah sakit.Jadi kamu tidak perlu mengikutiku.
Yang dan : Jadi benar apa yang teman-teman bilang tentang kondisi kamu?
Kamu sakit parah hingga harus bolak-balik kerumah sakit.
Gu chan : Maaf tapi baik atau tidaknya aku,tidak ada kaitanya dengan kalian.Jadi lebih baik beehenti untuk mengikutiku mulai sekarang.
Akhirnya bel pulang sekolahpun berbunyi,Yang zhan dan Gu chan bergegas untuk pergi kerumah sakit tempat Xixi dirawat.
Gu chan lebih dulu sampai dirumah sakit dan langsung pergi ke ruangan untuk menanyakan keadaan Xixi.
Yang zhan melihat Gu chan di ruangan medis dan berjalan menuju ruangan Xixi.Ia berharap Gu chan tidak akan mendekati Xixi,namun lagi-lagi Gu chan hannya memandang Xixi dari kejauhan lalu pergi.
Yang zhan : Xixi,kamu sudah makan belum?
Xixi : Memangnya kenapa?
Yang zhan : Tidak apa-apa,aku membawa makanan kesukaanmu,apa kamu mau?
Yang zhan : Iya,kamu tidak usah khawatir karena aku sudah berpamitan kepada ibuku,jika aku akan langsung kemari dan menginap disini untuk menemanimu.
Xixi : Baiklah jika kamu sudah berpamitan maka aku juga lega,jadi ibumu tidak akan merasa cemas karena kamu.
Yang zhan : Kamu sendiri,apa kamu juga mencemaskan aku?
Yang zhan menatap dalam kedua mata Xixi.
Xixi : Kamu itu kenapa sih?
Ya jelas aku mencemaskanmu,karena aku cuma punya satu sahabat yang paling baik dan sahabatku itu adalah kamu Yang zhan.
Yang zhan merasa sekeras apapun ia berusaha,Xixi memang akan selalu menganggapnya sebagai sahabatnya dan tidak lebih.Meski merasa sedikit terluka,namun Yang zhan masih berharap jika suatu saat Xixi akan menyadari perasaannya.
Yang zhan : Iya baiklah,karena kamu mencemaskanku jadi hari ini kamu yang begadang untuk menjagaku.
__ADS_1
Xixi : Bagaimana ceritanya aku yang menjaga kamu?Padahal aku yang sakit.
Yang zhan : Kamu ini lucu sekali saat sedang cemberut seperti itu,aku hanya bercanda.Karena aku adalah pahlawan kebaikkan maka aku akan menjaga peri cantik yang bernama Xixi agar dia cepat sembuh dan bisa kembali sekolah bersamaku.
Xixi : Kamu ini lucu sekali Yang zhan,udah mulai gombal.Jangan-jangan kamu sedang jatuh cinta pada seorang wanita cantik,benarkan?
Yang zhan : Tidak,kamu terlalu banyak berfikir Xixi.
Xixi : Yang benar?
Kamu yakin sedang tidak jatuh cinta kepada siapapun?
Yang zhan : Tidak,tidak ada yang aku cintai.Karena aku sudah punya satu peri cantik disisiku.
Xixi : Sudah,jangan menggangguku seperti itu,lebih baik kita makan saja.
Yang zhan : Sini biar ku bantu,lagi pula aku pusing melihatmu makan dengn tangan kiri seperti itu.
Xixi : Ya,mau bagaimana lagi?Kan yang sakit yang kanan jadi tidak apa-apa aku makan pakai tangan kiri,aku bisa.
Yang zhan : Biar aku suapin saja,lagi pula kamu sedang sakit jadi tidak apa-apa jika aku memanjakanmu.
Oh iya,menurut kamu jika aku menyukai seorang gadis apa gadis itu juga akan menyukaiku?
Xixi : Ternyata benarkan kalau kamu sedang jatuh cinta pada seseorang.
Yang zhan : Terserah saja,jadi menurut kamu bagaimana?
Jika aku berlutut dan berkata"aku mencintaimu sejak kita pertama kali bertemu"Apa dia akan tersentuh?
Xixi : Kamu ini sedang apa Yang zhan?Kamu lucu sekali,tali kamu adalah pria baik jadi,dia pasti akan menerimamu.Kalau begitu berjuanglah dan jangan lupa kenalkan dia padaku,supaya dia tidak cemburu seperti wanita-wanita yang mengejarmu.
Yang zhan : Tenang saja,wanita itu begitu baik dan murah senyum jadi dia pasti tidak akan melakukan hal bodoh seperti yang dilakukan wanita lain.
Xixi : Benarkah?
Kamu kenal dia dimana?
Kamu berubtung sekali sudah bertemu dengan cintamu.Aku juga mau tapi aku tidak tahu cinta itu seperti apa.
__ADS_1
Yang zhan : Kalau aku sedekat ini denganmu,apa yang kamu rasakan?
Xixi : Entahlah,aku tidak merasakan apapun.