Cinta Untuk Xixi

Cinta Untuk Xixi
Mengumpulkan keberanian


__ADS_3

Xixi : Ya ampun pagi sekali kamu pergi,pantas saja aku tidak tahu.


Yang zhan : Iya karena aku harus pulang lebih dulu sebelum berangkat kesekolah.Memangnya kenapa?


Kamu mencari aku?


Xixi : Tidak,hanya tanya saja karena saat aku bangun kamu sudah tidak ada disini.Lagi pula tumben sekali kamu rajin berangkat sekolah.


Yang zhan : Aku memang rajin,kamu saja yang tidak tahu,lagi pula kamu sakit jadi tidak ada yang membantuku untuk belajar jadi aku harus menggantikanmu untuk belajar jadi aku bisa membantumu .😅


Xixi : Baiklah jika seperti itu,belajar yang rajin supaya aku tidak ketinggalan pelajaran selam dirawat disini.


Yang zhan : Iya,ahh Coba lihat diatas sana !


Banyak bintang dan langitnya sedang cerah sekali.


Xixi : Iya bagus sekali,oh iya tadi aku seperti melihat seseorang dari sekolah kita,tap aku tidak tahu siapa namanya.


Yang zhan : Kamu melihatnya juga?


Xixi : iya,kamuu tahu siapa dia?


Yang zhan : Aku tidak tahu dia siapa,memngnya kenapa?


Kamu penasaran dengan orang itu?


Xixi : Tidak juga,hanya saja tadi aku melihat dia makannya aku tanya sama kamu.


Yang zhan : Ya sudah jangan difikirkan lagi !


Mending kamu memikirkan aku saja,karena aku lelah sehrin mengikuti pelajaran yang begitu banyaknya.


Xixi : Tadi katanya mau jadi anak rajin,sekarang sudah mengeluh lelah.Kamu ini memang tidak pernah berubah Yang zhan.


Yang zhan : Karena tiba-tiba aku jadi tidak rajin maka kamu harus cepat sembuh Xixi.Lagi pula rasanya tidak nyaman berada disekolah sendirian tanpa kamu,seperti ada yang hilang dan waktu seperti terhenti disana.


Xixi : Ya ampun Yang zhan,kamu ini aneh sekali,disekolahkan ada banyak teman-teman yang lain,kenapa kamu tidak bermain bersama mereka?


Yang zhan : Tetap saja meski ada banyak teman lain tapi mereka bukan kamu jadi tidak semenyenangkan saat ada kamu disana.


Xixi : Biasanya ada aku juga kamu hanya tidur didalam kelas dan tidak mendengarkan apa yang guru sampaikan.


Yang zhan : Benarkah?


Aku hanya pura-pura saja,lagi pula ada kamu jadi aku tidakperlu khawatir soal pelajaran.Aku lebih bisa cepat mengerti saat kamu yang mengajariku.


Apa kamu berniat menjadi guru?

__ADS_1


Xixi : Entahlahh,aku belum memikirkan soal itu.Lagi pula kita baru saja masuk SMA,jadi aku belum punya pandangan akan kemana setelah lulus nanti,apakah akan jadi pengajar atau apa,aku sama sekali belum tahu.


Kamu sendiri memangnya sudah ada gambaran ingin menjadi apa nantinya?


Yang zhan : Sudah.


Xixi : Benarkah?


Yang zhan : Iya benar,aku sudah memikirkannya.


Xixi : Kalau begitu kamu akan jadi apa nanti setelah dewasa?


Yang zhan : Aku akan menjadi pengusaha kaya dan akan menjadi seseorang yang menjagamu,memenuhi segala yang kamu inginkan.


Xixi : Kamu ini ada-ada saja.


Yang zhan : Kenapa?


Kamu tidak percaya padaku?


Xixi : Bukannya seperti itu,tapi kenapa kamu ingin menjadi seperti itu hanya karena aku?


Yang zhan : Nanti jika sudah waktunya dan aku sudah memiliki keberanian untuk bicara padamu,maka aku akan memberi tahumu,mengapa aku melakukan semua hal hanya untukmu.


Xixi : Baiklah.


Xixi : Iya,lagi pula besok kamu masih harus berangkat sekolah,jadi lebih baik kita istirahat sekarang.


Yang zhan : Iya,mari aku bantu.


Xixi : Sudahlah Yang zhan,aku baik-baik saja,kamu ini terlalu khawatir padaku.Kamu tidak tahu kalau aku ini kuat?Aduhh.


Yang zhan : Iya kuat,sampai kesakitan kaya gitu,kamu ini lucu sekali.


Xixi : Kamu itu malah tersenyum lihat aku kesakitan.


Yang zhan : Habisnya kamu itu lucu sekali Xixi.Sudah sampai,sekarang kamu tidur yang nyenyak dan mimpi indah,kalau bisa mimpikan aku juga.


Xixi : Kamu ini aneh sekali,untuk apa aku mimpiin kamu?


Lagi pula kamu ada disini menjagaku.


Yang zhan : Iya,siapa tahu kamu ingin mimpikan aku.


Xixi : Kamu.


Yang zhan : Sudah tidur saja ya cantik !

__ADS_1


Xixi : Iya cerewet.


Yang zhan : Aku akan keluar sebentar,jadi kalau ada sesuatu segera hubungi aku,kamu mengertikan?


Xixi : Kamu mau pergi kemana?


Yang zhan : Aku hanya keluar sebentar untuk memastikan sesuatu,kamu tidur saja ya.


Xixi : Benar cuma sebentar?


Kamu tidak akan berkelahi dengan seseorang bukan?


Yang zhan : Iya aku janji hanya sebentar,kamu ini lama-lama mirip dengan ibuku,selalu saja curiga jika aku pergi.


Xixi : Maaf,Tapi kamu harus janji padaku jika kamu akan baik-baik saja dan tidak berkelahi dengan siapapun,meski orang lain yang memulainya.


Yang zhan : Baiklah,aku janji sama kamu kalau aku tidak akan seperti itu,Jadi sekarang kamu istirahat ya !


Xixi : Ya sudah aku tidur dulu.


Yang zhan : Iya.


Yang zhan pergi meninggalkan ruangan tempat Xixi dirawat.


Kali ini Yang zhan benar-benar mencari tahu tentang Gu chan,apa lagi rumah sakit ini adalah milik keluarga Gu.


Yang zhan yakin bahwa Gu chan tidak akan dengan sengaja datang kerumah sakit milik keluarganya tanpa ada suatu alasan yang jelas.


Yang zhan berjalan melalu lorong rumah sakit dan benar saja bahwa Gu chan masih ada disalah satu ruangan yang ada disana.Yang zhan melihat Gu chan sedang menulis sesuatu,tapi ia tidak tau apa yang Gu chan tulis karena ia hanya melihat dari kejauhan.Tiba-tiba Gu chan beranjak dari kursinya dan pergi meninggalkan ruangan itu,Yang zhan yang penasaranpun akhirnya mengikuti kemana Gu chan pergi.


Yang zhan :sudah selarut ini,kemana dia akan pergi?


Tanya Yang zhan pada dirinya sendiri.


Gu chan berhenti di depan salah satu ruangan dan ruangan itu adalah ruangan Xixi dirawat,Gu chan masuk kedalam ruangan dan melihat Xixi yang sedang tertidur.


Yang zhan masih melihatnya dari luar pintu dan diam saja sembari memastikan bahwa Gu chan tidak akan menyakiti Xixi.


Gu chan duduk dikursi yang ada disebelah Xixi,ia melihat Xixi yang gelisah dan langsung memegang tangan sisi dan juga kepalanya diusap perlahan,sepertinya Gu chan tahu banyak hal tentang Xixi,bahkan dia bisa menenangkan Xixi dari mimpi buruknya.Gu chan memakaikan selimut kepada Xixi dan beranjak pergi.


Yang zhan masuk keruangan setelah Gu chan pergi dan mendapati sepucuk surat disamping tempat tidur Xixi.


Saat hendak mengambil surat itu Yang zhan terkejut karena tiba-tiba saja Xixi menangis ketakutan didalam tidurnya.Yang zhan mencoba menenangkannya tapi Xixi tetap saja menangis dan belum terbangun dari tidurnya.Yang zhan mencoba membangunkan Xixi dan saat Xixi terbangun Yang zhan bertanya pada Xixi.


Yang zhan : Xixi,kamu baik-baik saja?


Xixi hanya terdiam sambil menangis,Yang zhan memelukny.

__ADS_1


Yang zhan :Sudahlah Xixi,itu hanya mimpi buruk jadi jangan menangis seperti ini.Aku akan menemanimu jadi kamu jangan khawatir lagi ya.


__ADS_2