
Malampun tiba,Yang zhan mengemas buku pelajarannya kedalam tas ranselnya dan bergegas berjalan menuju rumah Xixi.
Yang zhan : Permisi.
Ibu Xixi berjalan menuju pintu dan mendapati Yang zhan berdiri tepat dihadapannya.
Yang xhan : Selamat malam bibi,maaf mengganggu malam-malam seperti ini.
Ibu Xixi : Malam Yang zhan,ada apa malam-malam seperti ini kamu datang dengan membawa tas seperti itu?
Yang zhan : Iya bi,saya ingin belajar dengan Xixi,karena ada beberapa pelajaran yang saya belum faham.
Ibu Xixi : Ohhh,baiklah,ayo masuk!
sebentar bibi panggil Xixi dulu,kamu silahkan duduk.
Yang zhan : Baik bibi,terimakasih.
Yang zhan menunggu Xixi diruang tamu sambil mengeluarkan buku pelajarannya.
Xixi : Yang zhan,maaf kamu sudah menunggu lama ya?
Yang zhan : Tidak juga,aku baru saja sampai.
Xixi : Okay,bisa kita mulai sekarang belajarnya?
Yang zhan : Baiklah,ayo kita mulai belajarnya.
Xixi sibuk menjelaskan pelajaran kepada Yang zhan,namun Yang zhan malah terpaku dengan kecantikan Xixi.Yang zhan menatap Xixi dengan perasaan gembira dan ia sama sekali tak mendengarkan pelajaran apa yang sedang Xixi jelaskan.
Xixi : Bagaimana?
Kamu fahamkan?
Yang zhan.Yang zhan.
Yang zhan : Ahh,bagaimana?
Xixi : Kamu tidak memperhatikan penjelasanku dari tadi?
Yang zhan : Maaf,kita ulang lagi ya.
Xixi : Kali ini kamu harus mendengarkanku Yang zhan.
Yang zhan : Baiklah,aku akan memperhatikanmu Xixi.
Mereka berdua belajar hingga Xixi tertidur.
Yang zhan melepas jaket yang ia kenakan dan menyelimuti Xixi yang terlelap dengan manis dikursi dengan memegang buku pelajarannya,lalu Yang zhan berpamitan kepada ibu Xixi.
Yang zhan : Maaf bi,saya pamit pulang dulu.
Ibu Xixi : Xixi dimana Yang zhan?
__ADS_1
Kenapa sepi sekali?
Yang zhan : Xixi tertidur saat sedang belajar bi,ia masih ada diruang tamu dengan buku-buku di tangannya.
Baiklah,kalau seperti itu,saya pamit dulu.
Ibu Xixi : Iya,hati-hati dijalan Yang zhan.
Yang zhan : Iya bi.
Yang xhan pulang kerumah dan merebahkan diri ditempat tidurnya sambil tersenyum manis,karena membayangkan Xixi yang begitu ia cintai.
Malampun berlalu dan pagipun datang.
Xixi berjalan menuju sekolahnya dan Yang zhan berlari dari arah belakangnya sambil memanggil namanya.
Yang zhan : Xixi,tunggu aku !
Xixi : Kenapa kamu berlari seperti itu?
Yang zhan : Tidak apa-apa,ayo kita berangakat.
Yang zhan berjalan dan menggandeng tangan Xixi.Sontak Xixi langsung memandang kearah Yang zhan.
Yang zhan : Ada apa?
Mengapa kamu memandangiku seperti itu?
Xixi : Tidak,kamu sendiri kenapa menggandeng tanganku seperti ini?
Yang zhan : Kamu ini ada-ada saja.
Setelah sampai sekolah Xixi mendapati sepucuk surat sudah ada dimejanya lagi.Xixi bertanya kepada teman sekalasnya tentang surat itu,ia mencari tahu siapa yang menaruh surat itu dimejanya.Tapi teman-temannya tak ada yang tahu.Mereka bilang,surat itu sudah ada dimeja Xixi sejak pagi dan tak ada yang melihat siapa yang menaruhnya disana.
Xixi membuka surat itu.
Dear Xixi,
Bagaimana kabarmu hari ini?
Aku berharap kamu akan selalu baik-baik saja.Aku masih mengagumimu dari kejauhan ini,memandangmu dengan senyuman manis diujung bibirmu.Aku tak pernah tahu bahwa sebuah senyuman bisa sangat membuatku merasa gugup dan rasanya jantungku berdegub kencang.Aku begitu mengagumimu hingga tak mampu bicara langsung padamu seperti anak-anak lain.Maaf jika surat-suratku ini akan mengganggumu untuk beberapa waktu kedepan.
Tapi aku sama sekali tak ingin mengganggumu.Aku hanya salah satu dari pengagummu yang tak mempunyai keberanian untuk menunjukkan diri padamu.Semoga kamu akan bahagia selalu.
Dari pengagum rahasiamu.
Xixi merasa bingung dengan surat yang ia terima,sebenarnya Xixi juga ingin tahu siapa yang memberinya surat,namun dia tak bisa melakukan apapun.Xixi hanya menyimpan surat yang ia terima.
Yang zhan mendatangi Xixi dan bertanya.
Yang zhan : Xixi,kertas apa yang kamu pegang itu?
Xixi : Bukan apa-apa.
__ADS_1
Yang zhan menatapnya dengan penuh tanya dan cemburu kepada Xixi,namun Yang zhan tak mampu mengungkapkan rasa cemburunya kepada Xixi.
Yang zhan : Baiklah jika kamu tak ingin memberitahuku,tidak apa-apa.
Xixi : Yang zhan,maaf.
Yang zhan : Sudahlah tidak apa-apa.
Nanti pulang sekolah aku ingin mengajakmu pergi,apa kamu mau ikut bersamaku?
Xixi : Kemana?
Yang zhan : Nanti akan ku beri tahu,tapi kamu harus janji kalau kamu akan ikut aku sepulang sekolah nanti.
Xixi : Baiklah,aku akan ikut denganmu.
Bel pulang sekolah berbunyi,semua siswa dan siswi berjalan pulang kerumah masing-masing.
Yang zhan : Xixi,ayo kita jalan sekarang.
Xixi : Sekarang kita mau kemana?
Yang zhan : Sudah ikut saja !
Xixi : Wahhh,bagus sekali oemandangannya.
Yang zhan : Apa kamu suka ada disini?
Xixi : Iya aku suka sekali,disini banyak bunga dan pemandangannya begitu indah.
Yang zhan : Syukurlah jika kamu menyukainya.
Mereka mengamhabiskan waktu berdua sambil menikmati indahnya pemandangan yang ada.
Dalam hati yang zhan berkata.
Yang zhan : Andai aku ungkapkan perasaanku padamu,apa kamu akan menerimaku dan mau ku ajak kemari?
Andai saja perasaan ini bisa ku tunjukkan padamu Xixi.
Yang zhan menatap Xixi dengan penuh cinta dan ia mulai tersenyum dengan manis pada Xixi.
Xixi : Sudah sore,mari kita pulang.
Yang zhan : Iya,mari kita pulang.
Yang zhan masih berfikir apakah ia harus atau tak harus mengungkapkan perasaannya pada Xixi.
Yang zhan takut jika ia mengunggkapkan perasaannya pada Xixi,maka Xixi akan menjauhinya dan mereka tak bisa menjadi teman lagi.Namun perasaan Yang zhan kepada Xixi begitu besar hingga Yang zhan rela melakukan apa saja asal ia bisa melihat Xixi bahagia.
Yang zhan mengantarkan Xixi pulang kerumahnya,lalu ia pun pulang kerumah.
Yang zhan selalu melakukan yang terbaik agar Xixi bisa melihatnya suatu saat nanti,tapi ia tak mampu mengatakan perasaannya.Yang zhan cukup bahagia dengan menjadi teman Xixi selama ini,selama berteman dengan Xixi,Yang zhan banyak berubah dari yang dulunya ia seorang anak nakal menjadi anak manis dan penurut.Yang zhan selalu bisa melawan siapapun,namun selalu gagal jika melawan perkataan Xixi.Saat Xixi berkata sesuatu maka Yang zhan akan selalu mematuhinya,bahkan orang tua Yang zhan bingung terhadap anaknya itu.Mengapa Yang zhan hanya menuruti perkataan Xixi dan rak pernah mau mendengarkan oerkataan orang lain disekelilingnya.Namun selama Yang zhan bersikap baik,maka orang tuanya membiarkan ia tetap bersama dengan Xixi.Sesekali orang tua Yang zhan malah menitipkan anak laki-lakinya kepada Xixi dan berkata.
__ADS_1
"Biarkan Yang zhan ada didekatmu Xixi,ia menjadi anak yang begitu manis saat ada bersamamu dan itu membuat kami bahagia sebagai orang tuanya".