
Hari semmakin malam,namun Xixi belum juga bisa tidur,ia merasa bahunya masih sakit dan sulit baginya tidur dengan kondisi bahu yang terluka.
Yang zhan melihat Xixi yang sedari tadi tak dapat tidur nyenyak,lalu i menghampiri Xixi dan berkata.
Yang zhan : Xixi,ada apa denganmu?
Sepertinya kammu tak biasa tidur,apa lukamu masih terasa begitu menyakitkan?
Xixi : Aku tak bisa tidur dengan kondisi bahu seperti ini,rasanya sakit sekali Yang zhan.
Yang zhan : Bagaimana kalau aku mengajakmu melihat bintang malam ini?
Lagipula cuacanya sedang baik dan pemandangan dari atap rumahsakit ini juga cukup bagus dengan banyaknya lampu di kota ini.
Xixi :Baiklah,sepertinya itu ide yang cukup bagus.Lagipula diam seharian diruangan ini mebuatku merasa aneh.
Yang zhan : Baiklah jika begitu,ayo kita pergi.
Oh iya,gunakan jaket ini supaya tidak kedinginan.
Xixi : 🙂 Kamu cerewer swkali Yang zhan.
Yang zhan : Biar saja,lagipula ini demi kebaikkanmu juga,karena aku tidak mau terjadi appapun padamu.Jadi selama kamu ada bersamaku,kamu harus baik-baiik saja,kkamu mengerti?
Xixi : Baiklah,lakukan apapun yang kamu mau Yang zhan.
Yang zhan membawa Xixi ketap rumah sakit,setelah sampai atap ternyata pemnsangaannya memang begitu indah,Xixi sampai tak bisa berkata apa-apa selain memandang pemandangan itu dengan kagum dan senyum manis diwajahnya.
Yang zhan : Bagaimna pemandangannya?
Bagus bukan?
Xixi : Iya,ini indah sekali Yang zhan,,Bagaimana kamu tahu ditap ini ada pemandangan seindah ini?
Apa kamu pernah datang kemari?
Yang zhaan : Tadi saat paman dan bibi masih menjagamu disini aku iseng saja naik kemari dann ernyata disini pemandangannya indah,jadi saat aku melihatmu tidak bisa tidur,yang terfikir olehku adalah ingin mengajakmu melihat pemandangan ini,lagipula dimalam seperti ingi akan semakin indah jika ada bintang-bintang seperti sekarang,,aku yakin kamu akan menyukainya.
Xixi : Iya,aku mmenyukai pemandangan ini dengan bintang-bindang yang bertabur dilangit malam,membuat aku merasa bahwwa saat ini kita sedang ada didalam mimpi indah.
__ADS_1
Yang zhan : Kemarilah,duduk disini saja agar kamu tak merasa lelah.
Xixi : Iya Yang zhan.
Yang zhan : Ada bintang jatuh,apa kamu percaya bahwa kata orang,jika kita berdoa saat ada bintang jatuh maka doa kita akan terkabul?
Xixi : Benarkah?
Bolehkah aku mencobanya?
Apa doaku akan sampai kepada tuhan dan akan menjadi kenyataan?
Yang zhan : Tentu saja,doamu akan terkabul,karena kamu wanita yang baik Xixi.
Xixi : Ah,kamu ini bisa saja,jangan membuatku terlihat aneh seperti itu !
Yang zhan : Aneh bagaimana?
Justru akan lebih aneh jika ada orang yang bicara bahwa kamu tidak baik.
Xixi : Aku mungkin tak sebaik yang kamu kira Yang zhan.Sebaikknya kamu jangan terlalu baik juga kepadaku.
Yang zhan : Mengapa seperti itu?
Semua manusia memiliki kekurangannya masing-masing dan kamu tak pernah tahu kapan,bagaimana atau karena apa seseorang bisa bersiikap tak baik dan menunjukkan kelemahan mereka.
Yang zhan : Iya aku tahu itu,tapi bagiku,kamu adalah hal terindah dan terbaik yang pernah aku temui.Kaamu selalu tersenyum manis meski orang-orang memperlakukanmu dengan tidak baik,kamu selalu berusaha percaya bahwa semua orang itu baik,bahkan kamu tak pernah menyalahkan siapapun yang telah melukaimu san mencoba menjatuhkanmu.
Xixi : Sebenarnya aku tahu dengan jelas bahwa disunia ini ada begitu banyak manusia dengan kedok diwajahnya,aku bersikap seolah tak tahu apa-apa,aku hanya berpura-pura agar hatiku tidak terluka Yang zhan.
Yang zhan : Lalu setelah kamu tau semua kebenarannya,mengapa kamu masih saja bersikap baik pada semua orang yang kamu temui?
jelas-jelas aku saja tak tahan melihtmu diperlakukan seperti itu,tapi kamu tetap menahan segala lukamu sendiri.
Xixi : Yang zhan,ada bannyak hal yang tak perlu kita balas dengan sama,bukankah saat kita mencoba membalas perlakuan buruk seseorang maka kita akan menjadi sama seperti mereka?
Aku tidak ingin menjadi sama seperti orang-orang itu.
Yang zhan : Baiklah,seperti apapun yang kamu katakan,kamu masih tetap Xixi terbaik yang pernah aku kenal selama hidupku.
__ADS_1
Dulu saat aku terluka,kamu yang menjagaku hingga aku sembuh dan sekarang giliranku menjagamu.Kamu tahu saat pertama kali kita berjumpa?
Saat itu,kamu seperti superhiro yang sedang melawan kejahatan.Padahalkamu adalah seorang gadis kecil,tapi kamu dengan mudahnya mengelabuhi orang-orang jahat itu.Apa kamu tahu?saat itu aku merasa ketakutan dan lebih takut lagi saat kamu datang seorang diri.Aku takut kamu juga akan dilikai oleh mereka,tapi ternyata malah mereka yang kabur karena ulahmu.
Xixi.
Ya ampun,kamu ini sudah tertidur karena aku begitu berisik ya?
Akhirnya Xixi tertidur dibahu Yang zhan.
Yang zhan pun membawanya kembali keruangan untuk beristirahat.Dalam gendongan Yang zhhan,Xixi berbisik lirih.
Xixi : Aku senang berjumpa denganmu Yang zhan.
Yang zhan : 😊 Kamu manis sekali bahkan setelah tidur sekalipun.
Yang zhan berjaga semalaman hingga tertidur disamping tempat tidur Xixi dengan menggenggam tangan Xixi.Pagipun tiba,ayah dan ibu Xixi datang kerumah sakit kareena Yang zhan harus berangkat sekolah.Namun sesampainya mereka melihaaat Yang zhan dan Xixi yang masih tertidur..Ayah Xixi membangunkan Yang zhan.
Ayah Xixi : Yang zhan bangunYang zhan : Ah,maaf paman,saya tertidur seperti ini.Ayah Xixi : Tidak apa-apa Yang zhan,terimakasih sudah menjaga Xixi semalaman,lebih baik kamu pulang dan bbersiap untuk berangkat sekolah.Yang zhan : Baik paman,kalau begitu saya pamit dulu,nanti siang selesai sekolah saya akan datang lagi untuk menemani Xixi.Aayah Xixi : Iya,kalau begitu hati-hati dijalan dan salam untuk orang tuamu.Yang zhan : iya paman,nanti akan saya sampaikan.Kalau begitu saya pergi sekarang.Yang zhan kembai kerumah dan bersiap untuk berangkat sekolah.Hari ini yang zzhan tak melihat ada surat ditempat duduk Xixi,entah siapa sebenarnya seseorang yang akhir-akhir ini selalu menaruh surat dimeja Xixi.Yang zhan penasaran akan sosok pria itu tapi saat ini ia lebih berfokus pada pelajaran dan pada Xixi.Baginya kesehatan Xixi jauh lebih penting diatas apapun.Yangzhan berusaha keras dalam setiap pelaajaran agar ia bisa menjelaskann pelajaran kepada Xixi,ia juga menyalinkan setiap mata pelajaran yang dipelajari hari itu.Jam istirahat berbunyi.Yang zhaan berjalan menuju kantin,lalu wanita yang kemarin menyelaki Xixi datang dan menghampiri Yang zhan.Aila : Yang zhan.Yang zhan : Untuk apa kamu menemuiku?Aku sama sekali tak ingin melihat wajahmu itu.
Yang zhan : Ah,maaf paman,saya tertidur seperti ini.
Ayah Xixi : Tidak apa-apa Yang zhan,terimakasih sudah menjaga Xixi semalaman,lebih baik kamu pulang dan bbersiap untuk berangkat sekolah.
Yang zhan : Baik paman,kalau begitu saya pamit dulu,nanti siang selesai sekolah saya akan datang lagi untuk menemani Xixi.
Aayah Xixi : Iya,kalau begitu hati-hati dijalan dan salam untuk orang tuamu.
Yang zhan : iya paman,nanti akan saya sampaikan.Kalau begitu saya pergi sekarang.
Yang zhan kembai kerumah dan bersiap untuk berangkat sekolah.Hari ini yang zzhan tak melihat ada surat ditempat duduk Xixi,entah siapa sebenarnya seseorang yang akhir-akhir ini selalu menaruh surat dimeja Xixi.Yang zhan penasaran akan sosok pria itu tapi saat ini ia lebih berfokus pada pelajaran dan pada Xixi.Baginya kesehatan Xixi jauh lebih penting diatas apapun.
Yangzhan berusaha keras dalam setiap pelaajaran agar ia bisa menjelaskann pelajaran kepada Xixi,ia juga menyalinkan setiap mata pelajaran yang dipelajari hari itu.
Jam istirahat berbunyi.
Yang zhaan berjalan menuju kantin,lalu wanita yang kemarin menyelaki Xixi datang dan menghampiri Yang zhan.
Aila : Yang zhan.
__ADS_1
Yang zhan : Untuk apa kamu menemuiku?
Aku sama sekali tak ingin melihat wajahmu itu.