Cinta Untuk Xixi

Cinta Untuk Xixi
Pria penyayang


__ADS_3

Saat ini xia telah tidur dan Gu chan bergegas menemui Xixi,sesampainya diruangan ternyata Xixi dan Yang zhan sudah tidur.


Gu chan mendekat kearah Xixi dan memandangi wajah xixi yang sedang terlelap,ia menggenggam tangan Xixi dan berbisik ditelinganya.


Gu chan : Selamat malam Xixi,mimpi indah dan lekas sembuh cantik.


Gu chan menaruh tangan Xixi ditempat tidur,namun Xixi tetap menggeggam tangan Gu chan dan tidak mau melepasnya.Gu chan pun akhirnya duduk dikursi yang ada disamping tempat tidur Xixi dan membiarkan Xixi menggenggam tangannya hingga ia terlelap.


Waktu sudah menunjukkan pagi hari namun mereka bertiga masih tertidur saat orang tua Xixi datang.


Ibu Xixi melihat Xixi menggenggam tangan Gu chan dan masih saja tidak bangun.


Gu chan terbangun lebih dulu dan melihat jika orang tua Xixi sudah ada disampingnya.Ia kaget dan langsung melepaskan tangannya namun Xixi malah tidak mau melepakan tangannya.


Ibu Xixi : Xixi,bangun sudah pagi !


Xixi,ayo bangun !


hari ini kamu sudah boleh pulang.


Xixi akhirnya terbangun dan ia melihat Gu chan teppat disampingnya dengan muka merahnya karena ia merasa malu pada orang tua Xixi.


Xixi : Ahhh,maaf kak,Xixi tidak tau jika itu tangan kakak.


Orang tua Xixi tersenyum dan membuat mereka berdua merasa malu,sedangkan Yang zhan baru terbangun dan merasa seperti sedang dalam mimpinya,ia mencoba mengumpulkan nyawanya yang masih tertinggal didalam alam mimpi.


Yang zhan : Bibi,pamam,selamat pagi.


Ayah dan ibu Xixi : Pagi Yang zhan,apa kamu sudah sadar sekarang ?


Ayah xixi : Sebenarnya kalian tidur jam berapa semalam ? Mengapa jam segini baru bangun ?


Yang zhan : Maaf paman kami tidur malam karena asik bercerita,harusnya saya menjaga Xixi dengan baik,maaf paman,bibi.


Ibu Xixi : Sudah tidak apa-apa Yang zhan.Sebaiknya kita makan terlebih dahulu lalu setelah itu kita pulang.


Gu chan : Baik bi.


Yang zhan : Baik bi.

__ADS_1


Xixi : Ibu,bagaimana ini ?


Aku merasa malu sekali pada kak Gu chan karena menggenggam tangannya saat aku tidur.Sepertinya kak Gu chan juga merasa tidak nyaman karena ayah dan ibu tiba-tiba saja ada disini.


Ibu Xixi : Sudah makan saja dulu,kalau kamu merasa tidak nyaman maka bicarakan dengan Gu chan nanti.


Xixi : Ibu,aku malu sekali.


Ibunya hanya tersenyum pada Xixi,sementara Gu chan masih dengan wajahnya yang bingung tidak tahu harus bagaimana,wajahnya yang merah itu membuat Yang zhan bertanya kebinguunggan.


Yang zhan : Gu chan,ada apa denganmu ?


Apa kamu sedang tidak enak badan ?


Gu chan : Aahhh tidak,aku baik-baik saja.


Yang zhan : Benarkah ?


Tapi mengapa wajahmu merah seperti tomat ?


Gu chan : A,a,aku tidak apa-apa,sungguh.


Mereka melanjutkan makan dan mulai membereskan barang-barang milik Xixi,karena hari ini Xixi sudah bisa pulang kerumah.Setelah ayah dan ibu Xixi bertemu dengan dokter,akhirnya mereka bersiap untuk pulang dengan menggunakan mobil yang ayah Xixi bawa.


Ayah mengemudi didepan,sedangkan ibu berada disampingnya,lalu Yang zhan,Xixi dan Gu chan duduk dibelakang sambil sibuk dengan dunia mereka masing-masing.


Xixi dan Gu chan terlihat masih tidak nyaman karena apa yang terjadi tadi pagi.Setelah sampai dirumah Xixi,mereka membereskan barang-barang dan bercerita tentang banyak hal,tiba-tiba saja Yang zhan mendapat telefon dari seorang teman yang mengharuskan ia pergi.


kring,kring,kring.


Yang zhan : Halo,baiklah aku akan segera datang kesana.


Xixi : Ada apa Yang zhan?


Yang zhan : Tidak ada apa-apa Xixi,aku ada janji dengan temanku jadi sekarang harus pergi untuk menemui dia.


Xixi : Baiklah jika begitu,hati-hati dijalan.


Yang zhan berpamitan denga ayah dan ibu Xixi,lalu ia bergegas pergi untuk menemui temannya yang tadi menelefon.

__ADS_1


Kini tinggal Xixi dan Gu chan bedua saja,wajah mereka kebingungan dan mereka hanya saling menatap satu sama lain,tiba-tiba suasana didalam kamar itu begitu hening.


Gu chan : Oh iya,sebaiknya aku juga pergi karena ada beberapa hal yang harus aku lakukan.


Xixi : Kakak juga akan pergi sekarang?


Gu chan : Iya,kalau begitu kamu istirahat saja ya !


Sampai jumpa lagi besok disekolah.


Xixi : Iya kak,kakak juga hati-hati dijalan ya.


Gu chan : Iya Xixi.


Gu chan akhirnya berpamitan dengan ayah dan juga ibu Xixi.


Ibu Xixi : Xixi,kelihatannya Gu chan sangat malu saat berhadapan dengan ibu dan ayah,sebenarnya ada apa diantara kalian berdua ?


Xixi : Tidak ada apa-apa ibu.


Ibu Xixi : Lalu mengapa kamu menggemggam erat tangannya jika tidak ada apa-apa ?


Xixi : Ibu,sudah aku katakan jika aku benar-benar tidak sadar saat itu,entah apa yang aku mimpikan sampai seperti itu,tapi saat ada bersama dengannya membuatku merasa lebih tenang,seperti tak ada apapun yang bisa membuatku jadi cemas.


Ibu Xixi : Apa kamu menyukai Gu chan?


Xixi : Kenapa ibu bertanya seperti itu?


Ibu Xixi : Tidak apa-apa,ibu hanya bertanya saja,karena semenjak ada Gu chan,Xixi menjadi anak yang riang dan penuh dengan senyum.Ibu lihat Gu chan juga anak yang penyayang,saat dirumah sakit ibu sering melihatnya bermain bersama dengan anak-anak disana,dia juga memperlakukan setiap orang dengan baik.Ibu rasa tidak apa-apa jika Xixi berada dekat dengannya.


Xixi : Ibu memang benar jika kak Gu chan itu adalah pria penyayang,dia juga selalu memperlakukanku dengan baik,bahkan dia selalu menjagaku saat dirumah sakit.Tapi aku tidak tahu apa aku menyukainya seperti yang ibu bilang,karena aku memang suka saja saat ada dia didekatku.


Ibu Xixi : Kamu ini memang seperti itu,lalu bagaimana dengan Yang zhan?


Bukankah dia juga baik?


Sebelum ada Gu chan,Yang zhan yang selalu baik dan juga menjagamu,dia adalah orang pertama yang tidak bisa diam saat melihatmu terluka.Sampai-sampai dia menempel terus kepadamu dan selalu saja mengganggu ibu,dia selalu menanyakanmu setiap saat,anak ini dia juga baik dan perhatian pada Xixi,iyakan?


Xixi : Ibu benar,Yang zhan juga baik dan perhatian padaku,tapi aku tidak tahu harus bagaimana dengannya,perasaanku padanya hanya sebatas teman saja,dia adalah teman terbaikku dan aku tidak ingin melukainya.Aku takut jika suatu saat aku dan dia akan bertengkar dan berpisah jika salah satu diantara kita memiliki perasaan lebih dari sekedar teman.

__ADS_1


Ibu Xixi : Sudahlah,lebih baik kamu pikirkan lagi bagaimana kamu harus bersikap kepada mereka berdua,karena mereka begitu baik dan perhatian padamu,maka jangan sampai melukai perasaan mereka,kamu mengertikan?


__ADS_2