Cinta Untuk Xixi

Cinta Untuk Xixi
Menghindari luka


__ADS_3

Gu chan : Aku tahu jika dia memang tidak pandai menjaga dirinya sendiri,tapi sebenarnya dia bukannya benar-benar tidak tahu,dia hanya tidak ingin membuat orang lain merasa terbebani dengan apa yang dia rasakan.


Xixi : Sudah !


Aku sama sekaali tidak apa-apa,jadi jangan berdebat tentang apa yang harus dan tidak harus aku lakukan,lagipula dulu aku hanya punya Yang zhan yang selalu menjagaku dan sekarang ada kak Gu chan,harusnya sekarang aku jauh lebih aman,bukan begitu?


Yang zhan : Kamu ini masih saja tidak tahu apa yang sedang terjadi,terserah saja,aku hanya tidak mau melihatmu terluka lagi,apa kamu mengerti ?


Xixi : Iya aku mengerti,mulai sekarang aku akan lebih berhati-hati.


Yang zhan : Baiklah,kamu juga harus segera memberi tahu aku jika ada seseorang yang mengatakan sesuatu yang mengancammu,kamu mengerti ?


Xixi : Iya,aku mengerti.


Yang zhan : Tentang sesuatu yang mengganggumu dan membuatmu menangis saat tidurmu,apa kamu mau memberi tahuku ?


Xixi : Itu,aku hanya mimpi buruk saja.


Yang zhan : Kamu berbohong iyakan ?


Gu chan : Sudah !


Jangan memaksanya mengatakan hal yang tidak ingin dia katakan,lagipula lebih baik jika dia tidak mengingat hal yang membuatnya terluka lagi.


Yang zhan : Baiklah,aku rasa itu juga sangat menggangguku saat dia mengingat segalanya,dia mungkin akan mengingatmu dan melupakan aku.


Gu chan : Kamu berfikir terlalu jauh.


Xixi : Kalian sedang membicarakan apa ?


Kenapa berbisik seperti itu ?


Mencurigakan sekali.


Yang zhan : Akhirnya kamu bisa curiga juga,tapi kenapa malah kita yang di curigai ?


Xixi : Habisnya kalian bisik-bisik seperti itu,bagaimana mungkin aku tidak curiga.

__ADS_1


Gu chan : Tidak ada apa-apa Xixi,bagaimana kalau aku bantu untuk mengemas barang-barang kamu,supaya besok tidak repot kalau mau pulang.


Xixi : Tidak apa-apa kak,biar nanti Xixi saja yang bereskan,lagipula barangnya tidak banyak jadi Xixi bisa bereskan sendiri.


Gu chan : Baiklah jika begitu,nanti jika kamu sudah mulai sekolah lagi,aku akan sering datang kekelas kalian,tidak apa-apa bukan?


Xixi : Tentu saja tidak apa-apa kak,lagipula kakak adalah senior kami disekolah,jadi mungkin kita juga akan sering mengganggu kakak.


Gu chan : Baik jika begitu kalian ganggu akujuga mengasikkan,jadi aku ada teman untuk mengobrol.


Yang zhan : Itu memang maumu saja agar sering-sering bertemu dengan Xixi,iyakan?


mengaku saja !


Gu chan : Kamu itu terlalu berlebihan,lagipula kamu takut jika Xixi dan aku sering bertemu maka Xixi akan melupakanmu,iyakan ?


Malampu datang dan merekapun terlelap dalam mimpi masing-masing,namun berbeda dengan Xixi yang masih saja terjaga dari tidurnya,Xixi memandang Gu chan dengan penuh tanda tanya didalam kepalanya.


Xixi : Aku merasa sangat dekat dengan kak Gu chan,tapi entah mengapa dia memang terasa tidak asing bagiku,saat mendengar suaranya membuatku merasa tenang bahkan dalam mimpi buruk yang biasanya tak pernah ada seorangpun yang bisa menenangkanku,namun saat dia ada di dekatku maka segala mimpi buruk itu hilang dengan perlahan.Sebenarnya aku harus atau tak harus mengingat segalanya?


Tapi mengapa tak ada yang memberi tahuku tentang masalalu itu ?


Bahkan kak Gu chan juga tidak pernah membahas sesuatu yang berhubungan dengan masalaluku itu.


Susahlah,mungkin karena dia memang baik padaku,sehingga aku merasa sangat dekat dengannya dan seperti sudah sangat mengenalnya.


Gu chan : Xixi,aku pergi sebentar ya ?


Karena ada urusan,nanti aku akan datang lagi.


Xixi : Kakak mau kemana malam-malam seperti ini ?


Gu chan : Aku hanya akan menemui orang tuaku yang sedang ada disini,mereka memintaku untuk membantu memeriksa beberapa pasien,karena perawat yang seharusnya bertugas datang terlambat.


Xixi : Baiklah jika seperti itu,kakak hati-hati ya.


Gu chan : Iya Xi,kamu juga baik-baik disini dengan Yang zhan,jangan terus-terusan berdebat.

__ADS_1


Xixi : Iya kak.


Gu chan bergegas datang keruangan tempat orang tuanya bekerja,sesampainya disana ia bertemu dengan ibunya yang sedang bersama seorang anak yang tak asing bagi Gu chan.


Ibu Gu : Gu chan,kamu sudah datang.


Gu chan : Iya bu,ada apa ibu memanggiku datang kemari ?


Ibu Gu : Kamu tahu anak itu bukan ?


Sedari tadi dia tidak mau meminum obatnya,bahkan orang tuanya juga berusaha membujuknya dengan berbagai cara,tapi dia tetap tidak mau dan saat ditanya apa yang dia inginkan,dia menjawab jika dia ingin bermain bersamamu.


Gu chan : Baiklah jika begitu aku akan membujuknya supaya dia mau meminum obatnya.


Xia : Kakak.


Gu chan : Iya Xia,sudah malam kenapa kamu masih diruangan dokter ?


Apa Xia tidak lelah ?


Xia : Aku tidak mau minum obat tapi ayah dan ibu memaksaku dan membawaku bertemu dengan dokter.


Gu chan : Kalau begitu Xia harus medengarkan kata ayah dan ibu,karena mereka ingin Xia lekas sembuh.Nanti jika xia sembuh,Xia bisa bermain dengan teman-teman,pasti sangat mengasikkan.


Xia : Tapi aku ingin bermain dengan kakak saja,teman-temanku bilang mereka tidak mau bermain denganku karena aku sakit.


Gu chan : Baik Xia boleh bermain dengan kakak sekarang dan Xia juga harus minum obat supaya lekas sembuh dan nanti saat sembuh Xia bisa bicara dengan teman-teman Xia bahwa sia sudah bisa bermain dengan mereka karena sudah tidak sakit lagi,bagaimana ?


Xia : Iya kak.


Gu chan : Kalau begitu minum obat dulu supaya kita bisa bermain.


Akhirnya Xia meminum obatnya dan mengajak Gu chan bermain hingga Xia tertidur dipangkuannya.Gu chan begitu baik pada anak perempuan karena ia selalu mengingat Xixi,semenjak ia jauh dari Xixi,setiap hari ia akan datang kerumah sakit untuk bermain dengan pasien anak-anak di rumah sakit.Anak-anak di rumah sakit semuuanya dekat dengan Gu chan,terutama anak-anak perempuan.


Gu chan seperti malaikat didekat anak-anak itu,bahkan saat dokter dan perawat tidakk bisa membujuk anak-anak itu maka Gu chan hanya mengajak mereka bermain lalu mereka menuruti perkataan Gu chan.Hatinya begitu lembut dan selalu penuh kasih sayang saat bersama anak-anak,senyumnya membuat siapapun yang melihatnya merasa bahagia.


Kali ini Gu chan mmenjadi semakin sibuk dirumah sakit kaena dia juga menemukan cintanya yang selama ini terpisah.Banyak hal yang ingin Gu chan biccarakan dengan Xixi,namun karena tahu ingatan Xixi telah hilang,ia pun tak berani menanyakannya karena takut jika Xixi akan merasa tidak nyaman ataupun merasa ketakutan seperti dulu.

__ADS_1


__ADS_2