
Malam Minggu ini Lia dan Dika berencana untuk keluar. Tak lupa Lia mengajak Rani juga untuk ikut ngumpul.
" ran malam ini kita keluar ya, kan Uda lama juga kita gak jalan jalan. " ucap Lia lewat sambungan telpon dengan Rani.
" eemmm....kayak nya gue gak bisa deh Li, gue juga ada acara". jawab Lia
"ohh...ya Uda gak apa apa". ujar lia, ada kesedihan di hati Lia sebab Rani tak bisa, tapi dia tidak mau egois yang hanya mementingkan dirinya sendiri.
" Lo gak marah kan". tanya Rani dengan sedikit rasa takut, dia takut Lia akan merajuk padanya.
"Ya gak lah. Kan lo ada urusan gak mungkin juga kan gue maksa lo". ujar Lia
"Maaf ya.."
" Iya gak apa apa. Santai aja".
Sambungan telepon pun terputus. Rani tak enak hati karna menolak ajakan Lia tapi mau gimana lagi, malam ini dia juga akan keluar bersama Reno.
Flashback
_________
Setelah acara memasak selesai mereka makan bersama, sesekali maminya Reno menggoda anaknya dan pacarnya.
" Gimana ren masakan Rani enak kan? tanya maminya Reno dengan senyuman manisnya.
" hmmm...jawab Reno dia sama sekali tak berniat untuk menjawab pertanyaan dari maminya.
"Kok jawabnya cuma hmm...doang sih. Emang kamu gak suka ya masakan yang kami bikin ini". tanya maminya Reno, kali ini maminya menampilkan wajah sedihnya dan mencerutkan bibirnya sedikit.
"Bukan gitu mi. Reno suka kok, masakan yang mami bikin ini enak, enak banget malah". Jawab Reno sambil memandang maminya dan tersenyum.
Rani yang baru pertama kali melihat Reno tersenyum dan reflek ikut tersenyum juga ada sedikit kekaguman di dalam hatinya Rani ketika melihat Reno tersenyum.
" Ternyata dia ganteng juga kalo lagi tersenyum gitu". gumam Rani dalam hati.
" is Lo mikir apa si ran Lo gak boleh kagum sama tu bocah yang tak tau sopan santun. Apa lagi sampai suka, pokoknya lu harus hati hati". Gumam Rani dalam hati sambil menggelengkan kepalanya.
maminya Reno masih menampilkan wajah kesalnya sama putra kesayangannya itu. dia Bahkan sudah tak berselera makan lagi.
" Loh, kok mami makan nya uda sih kan mami belum makan banyak baru cuma 3 suapan". Tanya Reno pada maminya.
"Mami uda gak nafsu mau makan".
__ADS_1
" Kok gitu sih mi. Mami jangan marah dong sama Reno. Ok, sekarang gini aja mami mau minta apa aja pasti Reno turuti asalkan mami makan lagi ya". Mohon Reno pada maminya.
" Serius?
Seketika wajah maminya Reno berubah dan terlihat senang.
Reno hanya bisa mengangguk kan kepala nya.
" Kalo gitu mami mau malam Minggu ini kamu sama Rani pergi kencan gimana".Tanya mami Rani pada Reno.
Rani yang mendengar perkataan maminya Reno kaget dan terbatuk " uhuk, uhuk". Rani tersedak saat makan, Reno yang melihat Rani tersedak makanan reflek mengambil kan minum dan memberikan nya pada Rani tanpa sepatah kata pun.
Rani mengambil minum yamg di berikan Reno dan langsung meminumnya..
" Kamu kenapa sayang, kok sampai batuk gitu". Tanya maminya Reno pada Rani.
" Gak apa apa kok Tante".
" Kamu kaget ya dengan perkataan Tante barusan". tanyq maminya Reno pada Rani.
Rani hanya bisa tersenyum, dai bingung mau jawab apa, jika dia bilang maka maminya Reno pasti akan menaruh curiga padanya.
" Jadi gimana kalian mau kan? Biasanya kalo sepasang kekasih itu pasti menunggu nunggu malam Minggu bair bisa kencan. Tapi kok mami perhatikan kalian seperti terkejut gitu mendengarkan permintaan mami? tanya mami sambil memandang Rani dan Reno
Rani yang tau akan kode yang di berikan Reno hanya bisa mengangguk kan kepala nya.
" eee tadi Reno senyum sama gue itu asli apa gue sedang mimpi ya". Gumam Rani dalam hati.
" Yaudah kalo gitu berati Uda deal ya kalian harus kencan malam Minggu ini? ucap maminya Reno.
" Kok gue jadi kena sasaran gini sih. Dasar menyebalkan". grutu Rani dalam hati.
flashback off
_______
Dika tampak terlihat senang, karna bisa kencan berdua dengan lia. Dia sangat bersyukur karna Rani tak bisa ikut dengan mereka. Sesekali dia menyenandungkan lagu bahagia untuk menggambar hatinya yang sedang berbunga bunga.
" Gua harus tampil rapi ni di depan Lia, gue mau buat dia terpesona dengan ketampanan gue". ujar dika
Dika pusing mau memakai baju apa, semua baju yang ada di lemari nya dia bongkar, bahkan dia sudah mencoba beberapa baju. Namun belum juga menemukan baju yang cocok untuk di kenakan nya.
Dan pada akhirnya dia memutuskan memakai baju kemeja lengan panjang yang di gulung sampai siku dan celana jeans serta sepatu. Penampilan Dika kali ini benar benar berbeda dari sebelum nya. Biasaya dia akan memakai baju kaos saja jika pergi.
__ADS_1
Malam pun telah tiba. Dika yang telah selesai dengan masalah baju yang ingin dia kenakan pun akhirnya keluar dari kamar dan mengambil kunci mobilnya. Dia berjalan menuruni anak tangga rumahnya .
Mamanya heran melihat Dika yang berpenampilan beda dengan biasanya.
" Tumben rapi gini mau kemana? Tanya mamanya Dika penuh selidik.
" Gimana ma dika ganteng kan dengan penampilan dika seperti ini? tanya dika pada mamanya.
" Anak mama kan emang Uda ganteng dari Sononya jadi mau pake baju apa pun tetap ganteng. Tapi kalo yang ini kamu bertambah ganteng dan berkarisma". ucap mamanya dika.
" Emang mau ketemu sama siapa? tanya mamanya dika.
" Hehehe...biasalah ma mau ketemu calon mantu nya mama". jawab Dika sambil menampilkan senyum manisnya.
" Yaudah kalo gitu dika pamit dulu ya ma. Assalamualaikum". pamit Dika pada mamanya sambil mencium pipi kiri dan pipi kanan mamanya serta mencium telapak tangan mamanya.
" Wa'alaikumsalam yaudah kamu hati hati ya jangan ngebut ngebut bawa mobilnya.
Dika pun meninggalkan rumah dan langsung menuju ke rumah Lia.
sesampai nya di rumah Lia Dika langsung memencet bel dan gerbang pun di buka oleh satpam.
Dika langsung turun dari mobil dan langsung masuk kerumah Lia bersama ART.
" Tunggu ya den, bibi panggil kan dulu non Lia nya". ucap bibi sum.
dika hanya mengangguk kan kepalanya.
setelah kepergian bik sum tak lama kemudian Lia pun turun dari kamarnya dan menuruni anak tangga rumahnya.
Dika yang mendengar suara hentakan kaki dari atas langsung mengalihkan pandangan nya dari hpnya, dan melihat Lia yang sedang menuruni anak tangga rumahnya. Dika terpana dengan penampilan Lia yang menurutnya sangat cantik. Dia menatap Lia tanpa kedip.
" Kamu cantik". kata Dika pada lia yang telah sampai di dekat dika. Rani hanya membalas dengan senyuman dan mengatakan " kamu juga tampan".
dika yang mendengar kata kata yang keluar dari mulut Lia jantung nya jadi deg deg kan dan salah tingkah.
**Bersambung...
Mau tau gimana kelanjutan nya yuk vote author biar semangat up nya
jangan lupa like, komen dan shere ke teman teman ya kk.
salam dari eneng 🤩**
__ADS_1